Kemenhub: Boeing Bakal Paparkan Hasil Temuan terkait Jatuhnya Lion Air

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan melakukan audit khusus personel atau awal Lion Air. Audit khusus ini dilaksanakan setelah investigasi pada Boeing 737 Max selesai dijalankan.

“Kami akan lakukan special audit sesuai dengan SOP. Kami akan lakukan special audit kepada awak pesawat. Semua pilot-pilot dari Boeing 737 itu akan kami (lakukan) assessment,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Jumat 2 November 2018.

Ia pun tak menutup kemungkinan audit akan diperluas kepada pihak manufaktur.

Utusan Beoing pun sudah tiba di Indonesia dan bekerja bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

Sebelumnya, CEO Boeing Dennis Muilenburg berjanji akan mengirimkan utusan berupa tenaga ahli untuk memberi bantuan.

Budi menjelaskan, butuh enam bulan bagi pihak KNKT untuk mendapatkan kesimpulan apa yang terjadi pada Lion Air JT 610 dengan membaca data-data yang ada di blackbox.

“Memang cukup lama, paling tidak enam bulan, karena ada suatu proses yang perlu dilakukan,” jelas dia.

Lebih lanjut, Budi menjelaskan akan meminta pendampingan dari pihak internasional seperti IATA dan EU. Pasalnya, ia tak mau Indonesia kembali dicekal.

Meski begitu, ia menegaskan untuk mengutamakan segi layanan, bukan bisnis. “Bukan bisnisnya yang kami lihat, tapi layanan. Kalau bisnis itu risiko bisnis, kalau layanan itu masyarakat,” tegasnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengapresiasi kinerja tim gabungan yang mampu menemukan bagian black box.