Persiapan Timnas U-22 jelang hadapi Thailand

Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri (tengah) memberi arahan kepada pemain dalam latihan menjelang pertandingan babak Final Sepak Bola AFF U-22 di Stadion Nasional Olimpiade, Phnom Penh, Kamboja, Senin (25/2/2019). Timnas U-22 Indonesia akan menghadapi tim Thailand pada babak final 26 Februari 2019. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/hp.

Marinus sempat ditangani fisioterapis, Indra Sjafri: tidak ada masalah

Phnom Penh, Kamboja (ANTARA News) – Pelatih tim nasional Indonesia U-22 Indra Sjafri memastikan penyerang Marinus Wanewar tidak mengalami masalah meski sempat mendapatkan penanganan dari fisioterapis tim di sela latihan di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Senin pagi.

“Tidak ada masalah,” kata Indra pendek ketika ditanya soal kondisi Marinus, selepas sesi latihan.

Selama sesi latihan, Marinus terlihat bergabung dengan kelompok pemain yang tampil satu babak atau lebih di laga semifinal melawan Vietnam sehari sebelumnya.

Sebagaimana dalam sesi-sesi latihan sebelumnya, kelompok tersebut hanya menjalani porsi latihan ringan untuk menjaga kebugaran.

Namun, setelah hampir 40 menit berlatih, Marinus menepi dan menjalani sesi terpisah bersama fisioterapis tim dengan perban elastis melekat di lutut kirinya.

Marinus sejauh ini merupakan pencetak gol terbanyak Indonesia sekaligus top skor turnamen dengan catatan tiga gol.

Baca juga: Indra Sjafri: Marinus anak cerdas, bisa kontrol emosi

Sementara rekan-rekan Marinus lainnya juga dipastikan Indra berada dalam kondisi bugar untuk menyongsong partai final melawan Thailand pada Selasa (26/2) malam.

“Semua pemain siap kecuali Andy,” kata Indra merujuk pada bek tengah sekaligus kapten Timnas U-22 Andy Setyo Nugroho.

Andy yang sebelumnya diperkirakan bakal absen hingga akhir turnamen dalam sesi latihan sudah ikut bergabung bersama rekan-rekannya selama 30 menit, meski kemudian ia juga menepi untuk mendapatkan penanganan dari fisioterapis.

“Dia masih 80 persen saya tidak mau ambil resiko karena ada event yang lebih tinggi juga yakni (kualifikasi) AFC,” ujar Indra.

Baca juga: Lampaui perkiraan, Andy Setyo sudah ikut latihan

Selepas berlaga di Piala AFF U-22, tim besutan Indra akan segera kembali ke Jakarta untuk melakukan persiapan mengikuti kualifikasi Piala Asia U-23 2020.

Indonesia tergabung di Grup K bersama Brunei Darussalam, Thailand dan tuan rumah kualifikasi Vietnam. Setiap tim bakal bermain tiga kali pada 22-26 Maret 2019.

Jika lolos, Indonesia berhak tampil di putaran final Piala Asia U-23 2020 yang bakal digelar di Thailand.

Baca juga: Penggawa Garuda Muda tak mau sesumbar soal final

Baca juga: Thailand tantang Indonesia di partai final
 

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mourinho: Hazard punya modal untuk sukses bersama Madrid

Jakarta (ANTARA News) – Pemain internasional Belgia, Eden Hazard memiliki modal berupa bakat dan kepribadian untuk mereguk sukses di Real Madrid jika ia memilih untuk meninggalkan Chelsea dan bergabung bersama tim papan atas Spanyol itu, demikian disampaikan mantan pelatihnya Jose Mourinho, Senin.

Seperti dikutip Reuters, Hazard yang akan menjadi pemain bebas kontrak pada Juni 2020, pernah menyampaikan harapannya untuk bergabung dengan Real Madrid, dan sejak itu media Inggris pun melaporkan bahwa pembicaraan mengenai perpanjangan kontrak dengan Chelsea tidak dibahas.
Baca juga: Eden Hazard semakin dekat ke Real Madrid

Maurizio Sarri, bos Chelsea pun angkat bicara dan bulan lalu menegaskan bahwa Hazard bebas untuk meninggalkan Chelsea jika pemain berusia 28 tahun itu sudah tidak betah di London.
Baca juga: Sarri: Hazard boleh tinggalkan Chelsea kapan pun dia mau

“Apakah dia mempunyai bakat untuk bermain bersama Real Madrid. Tentu dia punya,” kata Mourinho, mantan bos Real Madrid yang pernah bersama Hazard di Chelsea dari 2013 sampai 2015.

“Apakah dia mempunyai kepribadian untuk mengenakan baju kaos ‘super berat’ dan bermain di depan penggemar di Stadion Bernabeu?, Ya, dia punya,” katanya.

“Soal ambisi Eden, apakah terus bermain sepanjang karirnya untuk Chelsea atau bermain untuk klub raksasa seperti Real Madrid, saya tidak tahu karena saya sudah lama tidak berbicara dengan dia,” kata Mou, sapaan Mourinho.

Mantan pelatih yang dikenal dengan julukan “The Special One” itu, yang saat ini banyak mengisi waktu sebagai komentor televisi dan acara lainnya sejak dipecat sebagai pelatih Manchester United pada Desember 2018 lalu, mengakui bahwa ia ingin kembali melatih pada akhir musim kompetisi tahun depan.

Baca juga: Hazard rindu reuni dengan Mourinho

Pewarta: Atman Ahdiat
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Inilah reaksi atas pembangkangan kiper Arrizabalaga kepada pelatihnya

Jakarta (ANTARA News) – Aksi pembangkangan kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga yang tidak mau diganti oleh pelatihnya Maurizio Sarri di final Piala Liga Inggris menghadapi Manchester United di Stadion Wembley, Minggu, menuai reaksi keras.

Itulah insiden paling aneh yang pernah terlihat di pertandingan final yang berakhir dengan kemenangan Manchester City 3-4 melalui adu penalti dan dampak dari peristiwa tersebut diperkirakan akan serius bagi Arrizabalaga maupun pelatih Sarri.
Baca juga: Sarri: penolakan Kepa adalah akibat “kesalah pahaman besar”

Baca juga: Manchester City juara Piala Liga Inggris lewat drama adu penalti melawan Chelsea

Berikut ini adalah beberapa reaksi atas peristiwa yang melibatkan Sarri dengan kiper termahal di dunia itu, seperti yang dikutip BBC:

Mantan penyerang Chelsea, Chris Sutton:

“Kepa jangan bermain lagi untuk Chelsea. Pertandingan itu seharusnya menjadi pertandingan terakhir bagi dia bersama kostum Chelsea. Ia memang memalukan. Saya belum pernah melihat kejadian seperti ini. Kepa yang harus dipecat, bukan Sarri.”

Mantan pemain tengah tim nasional Inggris, Jermain Jenas, komentator BBC:
“Bagi pemain yang benar-benar menantang Sarri di depan umum tidak akan mendapat tempat bersama saya.”

Vincent Kompany, kapten Manchester City kepada Sky Sports: “Saya tahu kalau Willy Calaberro adalah kiper yang bagus untuk adu penalti. Terakhir kami juga menang bersama dia, jadi saya sebenarnya tidak ingin dia masuk. Akhirnya memang tidak terjadi.”

John Terry, mantan kaptem Chelsea kepada Sky Sports: “Akan sangat menari untuk melihat nanti apakah Kepa akan dimainkan pada pertandingan berikutnya”.

Garry Lineker, mantan kapten tim nasional Inggris dan sekarang presenter BCC dalam cuitannya: “Wow.. ini gila. Saya tidak yakin kalau saya pernah melihat seorang pemain menolak untuk diganti.”

Jamie Redknapp, mantan pemain tengah tim nasional Inggris, kepada Sky Sports: “Ketika nomor Anda keluar, Anda harus meninggalkan lapangan, meski itu menyakitkan. Anda harus menghormati rekan Anda yang akan menggantikan. Sarri mengambil keputusan bukan tanpa sebab. Ia menggantikan dia karena mengalami kram sebanyak dua kali di lapangan. Saya merasa kasihan kepada Sarri. Dalam situasi seperti itu, sikap itu adalah pembunuh dan tentu sangat berat bagi dia.”
Baca juga: Kepa Arrizabalaga, kiper termahal dunia

Pewarta: Atman Ahdiat
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sarri: penolakan Kepa adalah akibat “kesalah pahaman besar”

Jakarta (ANTARA News) – Pelatih Chelsea Maurizio Sarri menegaskan bahwa penolakan kiper Kepa Arrizabalaga untuk digantikan pada final Piala Liga, Minggu, merupakan hasil dari “kesalah pahaman besar” dan kiper asal Spanyol tersebut “benar tapi dengan cara yang salah.”

Arrizabalaga terlihat cedera saat mencoba menghadang Sergio Aguero untuk mencetak gol pada saat-saat terakhir babak perpanjangan waktu dan Sarri pun memutuskan untuk menggantikan Kepa.

Pada pertandingan tersebut, Chelsea akhirnya menyerah kepada Manchester City dengan 3-4 melalui adu penalti.

Tapi ketika adu penalti akan dilakukan setelah terjadi perubahan susunan pemain, kiper cadangan Chelsea Willy Caballero pun sudah siap untuk ke tengah lapangan, namun Kepa tersikeras bahwa ia siap untuk melanjutkan pertandingan dan terus bertahan di lapangan, membuat marah Sarri.

“Itu adalah sebuah kesalah pahaman besar karena saya mengerti kalau dia mengalami kram. Saya tentu tidak ingin memasang kiper dalam kondisi seperti itu,” kata Sarri kepada wartawan usai pertandingan.

“Kiper hanya ingin memberitahu saya bahwa ia dalam kondisi bagus untuk menghadapi adu penalti,” katanya.

“Sebuah kesalah pahaman besar. Kepa benar, tapi dengan cara yang salah,” kata Sarri menambahkan.

Arrizabalaga akhirnya tetap berada di bawah mistar saat pemenang harus ditentukan melalui adu penalti dan hasilnya, Chelsea kalah 3-4 setelah sebelumnya bermain imbang 0-0.

Saat menghadapi Tottenham Hotsupur pada pertandingan Liga Utama, Rabu, mantan kapten Chelsea, John Terry yang bekerja sebagai komentator di stasion televisi, mengatakan bahwa akan menarik untuk melihat nanti apakah Kepa akan tetap diturunkan.

Sementara Chris Sutton, mantan pemain Chelsea lainnya, menggambarkan sikap kiper asal Spanyol tersebut sebagai “pemberontakan”.

“Ia (Sarri) tidak dianggap. Itu adalah hal paling buruk yang bisa terjadi terhadap seorang pelatih,” kata Sutton.

Usai pertandingan, Kepa seperti dikutip dari situs resmi Chelsea mengakui bahwa ia tidak bermaksud untuk melawan pelatih dan yang terjadi adalah sebuah kesalah pahaman.

“Tidak ada maksud saya untuk tidak patuh kepada bos. Itu hanya sebuah kesalah pahaman,” kata mantan kiper Athletico Bilbao yang saat ini tercatat sebagai kiper termahal di dunia itu, yaitu dengan nilai transfer 69,4 juta poundsterling.

Baca juga: Manchester City juara Piala Liga Inggris lewat drama adu penalti melawan Chelsea

Pewarta:
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Lampaui perkiraan, Andy Setyo sudah ikut latihan

Phnom Penh (ANTARA News) – Bek tengah sekaligus kapten tim nasional Indonesia U-22 Andy Setyo Nugroho yang tengah dibekap cedera punggung mengalami kemajuan pemulihan yang melampaui perkiraan.

Bahkan pada sesi latihan Timnas U-22 di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Senin pagi, Andy sempat bergabung dengan rekan-rekannya.

Andy berada dalam kelompok para pemain yang tidak bermain atau hanya tampil kurang dari satu babak di laga semifinal melawan Vietnam sehari sebelumnya.

Sebagaimana menjadi kebiasaan khas pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri, kelompok tersebut akan mendapatkan porsi latihan dengan intensitas lebih tinggi demi menjaga kebugaran stamina dalam keadaan siap tanding.

Baca juga: Vietnam permasalahkan wasit, Indra Sjafri: cincai lah

Dokter Timnas U-22 Syarif Alwi mengatakan kondisi Andy jauh lebih baik dari yang diperkirakan, namun menurut dia kecil kemungkinan Indra akan mengambil risiko untuk menurunkan bek PS Tira-Persikabo itu di partai pamungkas.

“Itulah terkadang dalam kedokteran satu ditambah satu bisa sama dengan 10,” kata Syarif di sela-sela mendampingi Timnas U-22 berlatih.

Pria yang akrab disapa Papi itu menyatakan meski kondisi Andy sudah membaik, terapi stem cell yang selama ini diberikan tetap dilanjutkan untuk membantu si pemain memulihkan diri dengan lebih cepat lagi.

Andy mengalami cedera punggung yang kambuh saat ia jatuh terduduk di tepian lapangan Stadion Nasional dalam laga kedua penyisihan Grup B melawan Malaysia, Rabu (20/2) lalu.

Syarif awalnya mendiagnosa Andy mengalami kompresi hernia grade 1 yang bisa membuat si pemain menepi hingga kurun waktu 2-3 pekan.
  Pelatih tim nasional Indonesia U-22, Indra Sjafri (berdiri) tengah berbincang dengan fisioterapis yang tengah menangani bek tengah sekaligus kapten tim nasional Indonesia U-22 Andy Setyo Nugroho di sela-sela latihan di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Senin (25/2/2019) pagi. (ANTARA/Gilang Galiartha)
Meski sempat mengikuti porsi intensitas tinggi di 30 menit pertama sesi latihan, Andy kemudian menghabiskan 15 menit berikutnya bersama fisioterapis setelah mengeluhkan kembali kondisi otot-otot bagian bawah tubuhnya.

Otot-otot tersebut, kata Syarif, memang menjadi kaku terdampak penyempitan syaraf di bagian punggung akibat kompresi atau tekanan hernia.

Pun sempat beristirahat, Andy lantas kembali bergabung ketika Indra memberikan porsi latihan terakhir yang dilakukan oleh semua pemain kecuali, para kiper yang masih diawasi Asisten Pelatih Timnas U-22 Hendro Kartiko.

Indonesia kemungkinan tetap tak diperkuat Andy ketika melakoni partai final Piala AFF U-22 melawan Thailand di Stadion Nasional Kamboja, Selasa (26/2) malam.

Baca juga: Penggawa Garuda Muda tak mau sesumbar soal final
 

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

City juara Piala Liga

Pemain Manchester City merayakan kemenangan mereka menjuarai Piala Liga melawan Chelsea di Wembley Stadium, London, Inggris, Minggu (24/2/2019). City menang melalui babak adu penalti dengan skor 4-3 usai bermain imbang 0-0. ANTARA FOTO/Action Images via Reuters/Carl Recine/foc,

Manchester City juara Piala Liga Inggris lewat drama adu penalti melawan Chelsea

London (ANTARA News) – Manchester City mengalahkan Chelsea 4-3 lewat drama adu penalti pada laga final Piala Liga Inggris di Stadion Wembley, London, Minggu waktu setempat.

Laga final itu berakhir 0-0 setelah babak tambahan waktu. Raheem Sterling membuat gol penentu kemenangan bagi City dalam adu penalti, demikian dilaporkan Reuters pada Senin pagi.

City dibuat frustrasi pada 90 menit pertama dan babak tambahan ketika Chelsea lebih menguasai permainan.

Namun anak asuhan Pep Guardiola yang terbukti lebih klinis pada adu penalti ketika Sterling membuat gol kemenangan bagi mereka.

Kiper Chelsea Kepa Arrizabalaga, yang tampak kesakitan setelah melakukan penyelamatan bola sepakan Sergio Aguero, sempat menolak arahan pelatih Maurizio Sarri yang ingin menariknya keluar lapangan untuk digantikan Willy Caballero.

City, dengan hasil itu, menjuarai Piala Liga empat kali dalam enam musim dan naik ke peringkat dua klub dengan gelar terbanyak yaitu enam gelar di bawah Liverpool yang delapan kali menjadi juara Piala Liga Inggris.

Baca juga: Chelsea tantang City di final Piala Carabao usai singkirkan Hotspur melalui adu penalti

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kalahkan Leverkusen, Dortmund rebut kembali puncak klasemen

Berlin (ANTARA News) – Borussia Dortmund mengalahkan Bayern Leverkusen 3-2 pada Minggu untuk meraih kembali pimpinan klasemen sementara Bundesliga.

Klub yang bermarkas di lembah Ruhr itu mengantongi 54 poin, sementara Bayern Munich berada di peringkat dua dengan 51 poin setelah mengalahkan Hertha Berlin pada pertandingan Sabtu, demikian dilaporkan Reuters pada Senin pagi.

Dortmund, yang tidak pernah menang pada lima laga sebelumnya di semua kompetisi, mengawali pertandingan dengan buruk ketika Leverkusen menikmati 75 persen penguasaan bola di 15 menit pertama.

Namun tim tuan rumah mencetak gol pertama lewat Dan-Axel Zagadou lewat tembakan jarak dekat menyusul sepak pojok pertama bagi Dortmund yang dilakukan oleh Rapahael Guerreiro.

Kevin Volland membalas gol tersebut untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-37 lewat kerjasama apik dengan Kai Havertz. Namun satu menit berselang, pemain muda Dortmund Jadon Sancho membuat gol sensasional lewat tendangan voli memanfaatkan umpan silang Abdou Diallo.

Mario Goetze membuat gol ketiga bagi Dortmund pada menit ke-60.  Gol Goetze itu bisa menutup kemenangan Dortmund dengan selisih dua gol namun bek Leverkusen Jonathan Tah mampu mengeksekusi tendangan bebas untuk mengejar ketertinggalan mereka pada menit ke-74.

Dortmund, yang kalah 0-3 dari Tottenham Hotspur pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, mampu mempertahankan kemenangannya di tengah tekanan dari Leverkusen.

Baca juga: Dortmund tergelincir lagi dengan hasil imbang di Nuremberg

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Morata cetak gol pertama, Atletico bungkam Villareal 2-0

Madrid (ANTARA News) – Alvaro Morrata mencetak gol pertamanya bagi Atletico Madrid ketika mengalahkan Villareal 2-0 di Madrid, Minggu, untuk memperpendek jarak dengan pemimpin klasemen Barcelona menjadi tujuh poin.

Morata, yang dipinjamkan dari Chelsea dan telah menjadi korban Video Assistant Referee (VAR) yang menganulir dua gol dia pada sejumlah pertandingan belakangan, membuka kebuntuan Atletico pada menit ke-31 dengan meneruskan umpan silang Filipe Luis ke pojok bawah gawang dengan tendangan voli, demikian dilaporkan Reuters pada Senin pagi.

Pertandingan itu bagi anak asuhan Diego Simeone tidak se-intens pertandingan ketika mereka mengalahkan Juventus 2-0 pada Liga Champions.

Atletico memiliki peluang untuk menambah keunggulannya lewat Diego Costa yang memiliki tiga peluang bagus untuk mencetak gol.

Mereka mengunci kemenangan lewat gol pemain tengah Saul Niguez pada menit ke-88.

Kiper Sergio Asenjo salah perhitungan ketika menyambut bola yang mengarah ke gawangnya sehingga Saul mampu meraih bola terlebih dahulu. Bek Victor Ruiz juga kurang pas waktunya untuk meloncat sehingga melewatkan bola yang akhirnya menggetarkan jala gawang mereka.

Atletico berada di peringkat dua setelah 25 pertandingan dengan 50 poin, selisih tujuh poin dari pemuncak klasemen Barcelona.

Villareal, sementara itu berada di peringkat 18 dengan 23 poin.

Baca juga: Ditahan imbang Huesca 1-1, harapan Espanyol tembus Liga Europa menipis

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gol Dybala bungkam Bologna 1-0

Jakarta (ANTARA News) – Gol Paulo Dybala membawa Juventus menang 1-0 atas Bologna dalam laga lanjutan Serie A di Stadion Renata Dall’Ara, Bologna, Minggu.

Gol Dybala tercipta pada menit ke-67 setelah baru bermain selama delapan menit, demikian laman resmi legaseriea.it pada Minggu malam.

Bologna yang bermain di depan pendukungnya lebih mengusai bola di babak pertama dan beberapa kali mengancam gawang Juve yang dijaga oleh Mattia Perin.

Pada 15 menit pertama striker Bologna asal Paraguay Federico Santander terhitung dua kali mengancam gawang Perin dengan tendangan jarak jauh dari luar kotak namun keduanya masih melebar tipis di sisi gawang.

Kemudian di menit ke-28, Santander meneruskan bola dari umpan Soriano dengan sepakannya yang lagi-lagi melebar tipis di sisi gawang.

Bologna bersemangat untuk menguji Perin di babak pertama. Terhitung lima dari sembilan tembakan pemain Bologna dilakukan dari luar kotak.

Klub asuhan Sinisa Mihajlovic itu mengincar kemenangan pertama di kandang melawan Juve sejak terakhir kali pada 1998.

Sementara itu Juve bersusah payah menemukan celah di Stadion Renato Dall’ara malam itu.

Peluang terbaik Juve di babak pertama terjadi di menit ke-31 ketika Federico Bernardeschi dengan solo effort dari sisi kanan menembakkan bola dengan sudut tipis di depan gawang namun masih melebar.

Pelatih Massimiliano Allegri memasukkan Paulo Dybala menggantikan Alex Sandro pada menit ke-59.

Delapan menit kemudian keputusan itu berbuah manis. Matuidi memberi umpan silang ke tengah kotak, namun bola membentur kaki bek Bologna Helander yang kemudian mengarah ke depan Dybala untuk diteruskan dengan mudah ke gawang Lukasz Skorupski.

Perin menyelamatkan gawang Juve menjelang peluit panjang dari dua tembakan pemain Bologna yang mengarah ke gawang. Sansone melakukan tendangan dari luar kotak namun bisa dihalau Perin. Bola pantul kemudian disambar Santander yang berada di sisi kanan gawang, namun lagi-lagi Perin bisa menghalaunya.

Kemenangan itu membawa Juventus kokoh di puncak klasemen dengan 69 poin hingga pekan ke-25 diikuti oleh Napoli di peringkat dua dengan selisih 16 poin.

Sementara itu, Bologna di peringkat 18, belum lolos dari zona degradasi dengan 18 poin.

Juve akan bertandang ke markas Napoli pada 4 Maret nanti, sementara Bologna akan dijamu oleh Udinese satu hari sebelumnya.
 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Redam Southampton 2-0, Arsenal naik ke peringkat empat

London (ANTARA News) – Arsenal menang mudah 2-0 ketika menjamu Southampton berkat dua gol awal Alexandre Lacazette dan Henrikh Mhkitaryan di Stadion Emirates, Minggu, untuk membawa mereka naik ke peringkat empat dalam klasemen Liga Inggris.

Arsenal membuka keunggulan pada menit keenam pada situasi yang cukup aneh, Lacazette dengan tumitnya berhasil meneruskan bola umpan Mkhitaryan ke dalam gawang sementara para pemain lain sedang meminta hadiah penalti setelah Lucas Torreira dilanggar di dalam kotak penalti, demikian dilaporkan Reuters pada Minggu.

Tim tuan rumah menggandakan keunggulannya 10 menit kemudian ketika kiper Southampton Angus Gunn, yang baru tampil dua kali di Liga Premier, menghalau bola namun bola justru mengarah ke Alex Iwobi.

Gelandang asal Nigeria itu menerebos ke depan dan memberi umpan silang ke Mhkitaryan untuk membuat gol kedua.

Lacazette seharusnya bisa membuat hat-trick pada paruh pertama jika dia bisa mengeksekusi dengan baik beberapa peluang bagus yang dia dapat.

Dalam pertandingan itu Southampton hanya membukukan tiga tembakan sementara the Gunners 11 kali.

Southampton, yang berada di peringkat 18 klasemen, memasukkan Charlie Austin pada babak kedua untuk melihat apakah mereka bisa mempertahankan rekor mencetak gol ketika melawan Arsenal setiap kali bertemu di liga, namun the Saints gagal untuk membuat terobosan.

Hasil itu membuat skuat asuhan Unai Emery naik ke peringkat empat dengan 51 poin setelah Manchester United ditahan imbang tanpa gol oleh Liverpool di Old Trafford.

Baca juga: Dikalahkan Burnley, Pochettino sebut Spurs bukan pesaing utama juara liga
 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Laga Manchester United vs Liverpool berakhir tanpa gol

Jakarta (ANTARA News) – Liverpool kembali ke puncak klasemen Liga Premier Inggris meski ditahan imbang 0-0 oleh Manchester United pada Minggu (24/2) di Old Traford.

Skuat asuhan Jurgen Klopp kini memiliki 66 poin dari 27 pertandingan, sedangkan posisi kedua Manchester City masih harus menjalani laga melawan Chelsea pada final Piala Liga pada Senin malam.

City saat ini hanya tertinggal satu poin dari Liverpool, tetapi dengan jumlah pertandingan yang sama. Dengan hasil ini nasib juara Liverpool berada di tangan mereka sendiri sekarang dengan 11 pertandingan tersisa.

Namun, mereka sudah pasti kecewa karena tidak mengambil keuntungan dari skuat United yang dilanda badai cedera.

Pelatih United, Ole Gunnar Solskjaer terpaksa kehilangan Nemanja Matic dalam laga ini. Ander Herrera pun dimainkan di tengah, bersama dengan Juan Mata dan Paul Pogba.

Kedua tim memulai laga dengan berhati-hati. The Reds bermain tidak mau mengambil risiko, sedangkan Setan Merah lebih bertahan di  wilayahnya sehingga sedikit sekali terciptanya peluang di menit-menit awal.

Pertandingan tersebut berubah menjadi keras dan membuat wasit harus beberapa kali menghentikan laga karena cukup banyaknya jumlah pelanggaran.

Gelandang Ander Herrera menjadi korban dari kerasnya permainan dan ia mengalami cedera hingga harus digantikan oleh Andreas Pereira.

Beberapa menit kemudian, Juan Mata harus dipapah keluar lapangan dan digantikan oleh Jesse Lingard, yang bahkan tidak bisa menyelesaikan babak pertama  karena cedera pahanya kambuh.

Penyerang asal Inggris tersebut harus diganti oleh Alexis Sanchez. Pemain Liverpool sendiri tidak luput dari kerasnya pertandingan tersebut, dengan Firmino diganti oleh Daniel Sturridge karena cedera.

Peluang emas pertama justru diciptakan oleh United, yang bermula dari serangan balik. Romelu Lukaku memberikan umpan terobosan kepada Lingard di kotak penalti. Pemain tim nasional Inggris itu berusaha melewati Alisson, tetapi kiper Brasil itu lebih tangkas dan mampu mengamankan bola.

Pada babak kedua, United bermain lebih agresif setelah mendapatkan dukungan keras dari para pendukung di Old Trafford.

Skuat Setan Merah sering memanfaatkan permainan bola mati dengan baik. Dua sepakan bebas mereka nyaris bersarang ke gawang The Reds, yang pertama dari sundulan Paul Pogba meski masih bisa diamankan Alisson. Peluang kedua muncul dari tandukan Marcus Rashford yang sayang masih melebar.

Sedangkan, Liverpool tampil dengan performa kurang meyakinkan meski mendominasi penguasaan bola, mereka tak mampu menciptakan banyak peluang. Solid dan rapihnya pertahanan United dinilai menjadi menjadi salah satu alasannya.

Jelang usai, gawang Liverpool akhirnya kebobolan. Joel Matip membelokkan umpan silang Chris Smalling ke gawangnya sendiri, tetapi gol tersebut dianulir wasit karena offside.

Hasil imbang tanpa gol tersebut bertahan hingga peluit tanda pertandingan berakhir dibunyikan.

Baca juga: Redam Southampton 2-0, Arsenal naik ke peringkat empat
 

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indra Sjafri: Marinus anak cerdas, bisa kontrol emosi

Phnom Penh (ANTARA News) – Pelatih tim nasional Indonesia U-22 Indra Sjafri menyebut bahwa penyerangnya, Marinus Wanewar, sebagai sosok yang cerdas dan bisa mengontrol emosinya dalam pertandingan.

Hal itu dilontarkan Indra dalam jumpa pers setelah Indonesia sukses mengalahkan Vietnam 1-0 pada semifinal Piala AFF U-22, di mana Marinus sejak menit pertama hingga pengujung laga selalu menjadi sasaran provokasi para pemain lawan.

“Saya kenal Marinus tujuh minggu, sekarang minggu kedelapan ini. Dia anak cerdas,” kata Indra di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Minggu petang.

“Jangan pikir dia gampang dipancing emosinya sama lawan, dia bisa kontrol emosinya,” ujarnya menambahkan.

Sehari sebelum pertandingan Pelatih Vietnam U-22, Nguyen Quoc Tuan, menyatakan akan mewaspadai Marinus bersama dua tandemnya di lini depan yakni Osvaldo Haay dan Witan Sulaiman.

Kewaspadaan itu kemudian diterjemahkan dalam bentuk provokasi tingkat tinggi kepada Marinus sejak tendangan mula dilakukan lewat gangguan yang dilakukan oleh bek Nguyen Van Hanh.

Di menit-menit awal, Marinus sempat sedikit terprovokasi ketika ia berbenturan dengan Van Hanh dan mendapatkan peringatan dari wasit Thant Zin Oo.

Namun, justru Van Hanh lah yang mendapatkan ganjaran atas tindakannya, ketika dengan sengaja menjatuhkan Marinus dalam pergerakan tanpa bola di tengah situasi serangan balik Indonesia pada menit ke-31.

Baca juga: Vietnam permasalahkan wasit, Indra Sjafri: cincai lah

Marinus kemudian berangsur-angsur kerap menjadi penengah tiap kali situasi memanas di tengah lapangan antara para pemain Indonesia dan Vietnam hingga laga usai ketika ia bisa meluapkan kegembiraannya turut membantu Indonesia mencapai partai final AFF U-22.

Terlebih lagi, kemenangan itu diraih bersamaan dengan Marinus merayakan hari ulang tahun ke-22.

“Tolong kepada media dan masyarakat Indonesia kawal dan dukung Marinus,” kata Indra.

“Saya ingin dia menjadi penyerang terbaik Indonesia,” ujar mantan pelatih Timnas U-19 itu memungkasi.

Baca juga: Indra Sjafri: sekarang kami ingin bawa Piala AFF U-22 ke Indonesia

Hingga saat ini Marinus masih berbagi tempat dengan penyerang Vietnam Tran Danh Trung di pucuk daftar top skor sementara AFF U-22 dengan koleksi tiga gol.

Marinus bisa saja menobatkan dirinya menjadi yang tersubur di Kamboja jika kembali memperkuat Indonesia di partai final melawan Thailand pada Selasa (26/2) malam.

Baca juga: Penggawa Garuda Muda tak mau sesumbar soal final

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Penggawa Garuda Muda tak mau sesumbar soal final

Phnom Penh (ANTARA News) – Para penggawa tim nasional Indonesia U-22 kompak menolak untuk tinggi hati menyikapi keberhasilan mereka mencapai partai final Piala AFF U-22 usai meredam Vietnam 1-0 dalam laga semifinal di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Minggu sore.

Kiper Awan Setho Raharjo yang kembali sukses menjaga kesucian gawang Indonesia dalam dua laga beruntun mengaku tak mau banyak bicara dan lebih memilih memberikan yang terbaik jika dipercaya Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri tampil di partai final nanti.

“Saya nggak mau banyak bicara. Yang penting tunjukkan saat pertandingan final nanti. Amin, semoga nanti main di final,” kata Awan pendek selepas pertandingan.

Sikap serupa juga diperlihatkan bek tengah Bagas Adi Nugroho yang di laga kali ini kembali dipercaya mengemban ban kapten yang diwariskan Andy Setyo Nugroho, yang dipastikan bakal absen hingga turnamen berakhir karena cedera punggung.

Bagas mengaku bersyukur dengan penampilan Garuda Muda di babak semifinal hingga bisa menaklukkan Vietnam.

Menurut dia itu semua tak lepas dari derasnya dukungan yang diterima baik dari penonton yang datang langsung ke Phnom Penh, maupun masyarakat dan keluarga mereka di Tanah Air.

“Perjuangan teman-teman, doa dari teman-teman juga. Saya harap ke depan kami bisa menang di final,” ujarnya.

Baca juga: Indonesia kena enam kartu kuning, wasit tetap dikambinghitamkan pelatih Vietnam

Baca juga: Indra Sjafri: sekarang kami ingin bawa Piala AFF U-22 ke Indonesia

Pemain termuda Timnas Indonesia U-22, Witan Sulaiman, mengaku tak mau berlama-lama menikmati euforia kemenangan atas Vietnam dan segera mencurahkan fokus untuk menyongsong partai final.

“Alhamdulillah kita meraih hasil positif di semifinal. Lupakan euforia ini, kita harus fokus di final nanti,” ujar atlet gemblengan SKO Ragunan itu.

Ketika diwawancarai baik Awan, Bagas maupun Witan belum mengetahui siapa lawan mereka di partai final.

Baca juga: Tendangan bebas Luthfi antar Indonesia ke final

Baca juga: Thailand tantang Indonesia di partai final

Lawan Indonesia di final adalah Thailand, yang baru saja mengubur mimpi tuan rumah Kamboja lewat drama adu penalti yang berakhir dengan skor 5-3 setelah 90 menit waktu normal dan 2×15 menit babak tambahan berakhir imbang tanpa gol di Stadion Nasional, Minggu malam.

Partai final antara Indonesia kontra Thailand bakal berlangsung pada Selasa (26/2) malam, setelah Vietnam dan Kamboja berhadapan untuk memperebutkan tempat ketiga pada sore harinya, yang sekaligus menjadi kali pertama pasukan tuan rumah merasakan berlaga di bawah terik matahari masih menyinari permukaan lapangan.

Baca juga: Vietnam permasalahkan wasit, Indra Sjafri: cincai lah

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Leicester City berhentikan Claude Puel

Jakarta (ANTARA News) – Tim Liga Premier Leicester City mengatakan pada Minggu, mereka telah berpisah dengan manajer Claude Puel, dan para pelatih tim utama Mike Stowell dan Adam Sadler akan mengambil alih skuat sampai manajer baru ditunjuk.

“Klub ingin berterima kasih kepada Claude atas upayanya memimpin tim selama 16 bulan dalam perannya dan semoga dia baik dalam karir masa depannya,” kata Leicester yang berada di posisi ke-12 dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Reuters.

Baca juga: Pelatih Leicester keluhkan ketajaman timnya saat dikalahkan Spurs

Pewarta: Fitri Supratiwi
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Thailand tantang Indonesia di partai final

Phnom Penh (ANTARA News) – Tim nasional Thailand U-22 menantang Indonesia di partai final Piala AFF U-22 setelah berhasil menyingkirkan tuan rumah lewat adu penalti yang berakhir dengan skor 5-3 dalam laga semifinal di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Minggu malam.

Kedua tim diharuskan melakoni drama adu penalti setelah bermain imbang tanpa gol dalam 90 menit waktu normal dan 2×15 menit babak tambahan.

Thailand sebetulnya sempat dua kali memperoleh peluang berbahaya di babak tambahan kedua, namun dua kali pula percobaan mereka ditolak oleh mistar gawang, yakni sepakan Kittipong Sansanit dan tendangan bebas Korawich Tasa.

Lima algojo Thailand dalam drama adu penalti berhasil menyarangkan bola ke gawang Kamboja yang dikawal kiper Hul Kumhuy dari titik putih, yakni secara berurutan kapten Saringkan Promsupa, penyerang Ritthidet Phensawat, gelandang Jedsadakorn Kowngam, penyerang Korawich Tasa dan bek Marco Ballini.

Kumhuy sebetulnya sempat menepis tendangan pamungkas dari Ballini, namun ia tak mampu menghentikan bola untuk tetap melesak ke dalam gawangya sehingga memastikan kemenangan Thailand.

Pasalnya, penendang ketiga Kamboja Narong Kakada gagal melakukan tugasnya dengan baik ketika mengarahkan bola ke tengah namun terlalu tinggi dan membentur bagian atas mistar gawang sebelum keluar lapangan.

Dengan demikian, Thailand bakal menghadapi Indonesia di partai final Piala AFF U-22 yang berlangsung pada Selasa (26/2) malam di Stadion Nasional.

Baca juga: Tendangan bebas Luthfi antar Indonesia ke final

Baca juga: Indra Sjafri: sekarang kami ingin bawa Piala AFF U-22 ke Indonesia

Pertemuan dengan Thailand sayangnya kurang sesuai dengan keinginan Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, yang berharap bisa kembali bertemu tuan rumah di partai final.

“Saya pingin Kamboja, supaya ditonton lebih banyak orang di stadion,” kata Indra dalam jumpa pers purnalaga, merujuk pada kondisi tribun Stadion Nasional yang hanya dipadati penonton ketika Kamboja bermain saja.

Indonesia lolos ke final setelah berhasil melewati Vietnam dengan kemenangan 1-0 di laga semifinal berkat gol semata wayang dari tendangan bebas Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah.

Sebelum Indonesia bertemu Thailand di partai final, Vietnam dan Kamboja akan terlebih dulu berhadapan dalam laga perebutan tempat ketiga pada Selasa (26/2) sore, yang menjadi kali pertama tuan rumah tampil ketika matahari masih terik menyinari permukaan lapangan Stadion Nasional, sepanjang turnamen AFF U-22.

Baca juga: Indonesia kena enam kartu kuning, wasit tetap dikambinghitamkan pelatih Vietnam

Baca juga: Vietnam permasalahkan wasit, Indra Sjafri: cincai lah

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Vietnam permasalahkan wasit, Indra Sjafri: cincai lah

Phnom Penh (ANTARA News) – Pelatih tim nasional Indonesia U-22 Indra Sjafri menanggapi santai mengenai berangnya kubu Vietnam atas berbagai keputusan wasit di laga semifinal Piala AFF U-22 yang berakhir dengan kemenangan Indonesia 1-0 di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Minggu sore.

“Saya kalau wasit nggak paham, ada komisioner yang menilai dia,” kata Indra dalam jumpa pers purnalaga ketika dikonfrontir mengenai pernyataan Pelatih Vietnam U-22 Nguyen Quoc Tuan yang mengkritik keras kepemimpinan wasit di laga tersebut.

Indra meminta semua pihak tidak membesar-besarkan jika ada keputusan-keputusan wasit Thant Zin Oo asal Myanmar sepanjang laga tersebut.

“Saya pikir dalam pertandingan seketat ini wasit bisa saja membuat kekeliruan. Tapi saya pikir cincai lah,” katanya.

Quoc Tuan dalam jumpa pers purnalaga segera mengeluarkan komentar yang menyatakan bahwa wasit tidak melakukan apa-apa dalam beberapa situasi di dalam kotak penalti Indonesia.

Baca juga: Indonesia kena enam kartu kuning, wasit tetap dikambinghitamkan pelatih Vietnam

Bahkan, ketika enam dari delapan kartu kuning yang dikeluarkan wasit ditunjukkan kepada pemain Indonesia, hal itu tidak mengurangi keberangan yang dirasakan Quoc Tuan.

“Indonesia seperti tidak sedang bermain bola, terlalu banyak kontak fisik,” kata Quoc Tuan.

Pertandingan berlangsung keras sejak awal, bahkan Marinus Wanewar seolah dijadikan target sasaran provokasi oleh para pemain Vietnam yang sempat berbuah peringatan dari wasit terhadap penyerang Bhayangkara itu di menit-menit awal.

Namun, Marinus perlahan lebih tenang sementara kubu Vietnam tetap berusaha memancing emosinya. Termasuk ketika Nguyen Van Hanh menjatuhkan Marinus dalam pergerakan tanpa bola di tengah situasi upaya serangan balik Indonesia pada menit ke-31.

Van Hanh merupakan pemain pertama yang mendapatkan kartu kuning di laga tersebut, kendati Indonesia kemudian diganjar enam kartu kuning secara keseluruhan.

Tendangan bebas yang dieksekusi Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah pada menit ke-70 berbuah menjadi gol semata wayang yang memastikan kemenangan Indonesia atas Vietnam, sekaligus mengantarkan Garuda Muda lolos ke partai final, menanti pemenang semifinal lain antara Kamboja dan Thailand.

Baca juga: Tendangan bebas Luthfi antar Indonesia ke final

Baca juga: Indra Sjafri: sekarang kami ingin bawa Piala AFF U-22 ke Indonesia

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bhayangkara FC permalukan PSIS 4-1

Magelang (ANTARA News) – Bhayangkara FC mempermalukan tim tuan rumah PSIS Semarang di hadapan ribuan pendukungnya dengan skor 4-1 pada pertandingan leg kedua Piala Indonesia di Stadion Moch Soebroto Kota Magelang, Minggu.

Sejak awal pertandingan kedua tim bermain saling menyerang, tim Mahesa Jenar sebenarnya unggul lebih dulu pada babak pertama menit ke-7 yang diciptakan oleh Hari Nur Yulianto.

Namun gol tim tuan rumah tersebut bisa dibalas oleh tim tamu pada menit ke-24 melalui kaki pemain belakang Anderson Aparicido Salles, kedudukan 1-1 tersebut bertahan hingga akhir babak pertama.

Memasuki babak kedua, kedua tim terus saling menyerang untuk menciptakan gol dan pada menit ke-53 pemain tengah Bhayangkara FC Dendy Sulistyawan berhasil menyarangkan bola ke gawang PSIS yang dijaga Joko Ribowo.

Tidak sampai di situ, pada menit ke-63 gawang PSIS kembali bobol, kali ini melalui tendangan bebas pemain Bhayangkara Lee Yujun. Menjelang akhir pertandingan pada menit ke-86 Anderson Aparicido Salles kembali menyarangkan bola ke gawang PSIS juga melalui tendangan bebas.

Pada menit-menit terakhir pertandingan tim tuan rumah terus berupaya menggempur pertahanan lawan, namun beberapa peluang untuk menciptakan gol tidak bisa dimanfaatkan dengan baik.

Usai pertandingan Pelatih Kepala PSIS Jafri Sastra menyampaikan permintaan maaf kepada para suporter yang telah jauh-jauh datang ke Magelang untuk mendukung PSIS tetapi hasilnya tidak seperti yang diharapkan.

“Pertama-tama kami pelatih dan pemain minta maaf pada suporter karena sudah hadir di sini, namun pertandingan hari ini tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan,” katanya.

Ia menuturkan para pemain sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memenangi pertandingan, namun tidak mudah untuk menciptakan gol, sementara kesalahan demi kesalahan dimanfaatkan oleh tim lawan untuk mengembangkan situasi yang mereka inginkan. 

“Pemain membuat pelanggaran di daerah pertahanan dan dimanfaatkan lawan, tetapi apa pun itu, pertandingan sore ini merupakan sebuah pelajaran berharga, karena tidak mudah sebuah tim berlaga dengan kehilangan separoh dari pemain intinya. Setelah ini tentu kami harus berbenah lagi,” katanya.

Pelatih Kepala Bhayangkara FC Angel Affredo Vera menyampaikan, pihaknya telah mempelajari permainan lawan sehingga bisa memenangkan pertandingan ini.

“Akhirnya kami menang, pasti senang, sepak bola seperti itu bisa menang bisa kalah. Kalau beberapa pertadingan sebelumnya kalah tetapi hari ini kami bisa menang,” katanya.

Baca juga: Arthur Bonai belum gabung PSIS karena dipanggil timnas

Baca juga: PSIS bidik poin sempurna saat ladeni Bhayangkara FC

Pewarta:
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indonesia kena enam kartu kuning, wasit tetap dikambinghitamkan pelatih Vietnam

Phnom Penh (ANTARA News) – Pelatih tim nasional Vietnam U-22, Nguyen Quoc Tuan, mengkambinghitamkan kepemimpinan wasit Thant Zin Oo atas kekalahan mereka 0-1 dari Indonesia dalam laga semifinal Piala AFF U-22 di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Minggu sore.

Padahal dalam laga yang diwarnai banyak kontak fisik dan pelanggaran tersebut, wasit asal Myanmar itu sudah memberikan enam kartu kuning kepada para pemain Indonesia.

Quoc Tuan merasa Vietnam seharusnya mendapatkan banyak pelanggaran di dalam kotak penalti Indonesia, terutama pada babak kedua.

“Yang pertama wasit selalu membela Indonesia, kami punya banyak situasi di dalam kotak penalti, tapi wasit tidak melakukan apa-apa atas itu. Tidak ada pelanggaran bagi Indonesia di dalam kotak penalti mereka,” kata Quoc Tuan dalam jumpa pers purnalaga.

Lebih lanjut, Quoc Tuan bahkan menyebut Indonesia tidak seperti sedang bermain bola dalam pertandingan tersebut.

“Indonesia seperti tidak bermain bola, terlalu banyak kontak fisik,” ujar Quoc Tuan.

Secara keseluruhan wasit mengeluarkan tak kurang dari delapan kartu kuning sepanjang laga, enam di antaranya ia hadapkan kepada para pemain Indonesia.

Pun demikian, kartu kuning pertama yang dikeluarkan wasit diberikan kepada bek Vietnam Nguyen Van Hanh, sosok yang sepanjang laga selalu berusaha memprovokasi demi memancing emosi penyerang Indonesia Marinus Wanewar.

Van Hanh kala itu menghantam jatuh Marinus pada menit ke-31 ketika sang penyerang Bhayangkara FC itu tengah bergerak tanpa bola dalam situasi serangan balik.

Meski demikian, pertandingan yang perlahan mulai memanas membuat para pemain Indonesia banyak melakukan keputusan gegabah dan/atau terpancing emosinya ketika diprovokasi pemain Vietnam.

Maka jadilah Bagas Adi Nugroho, Osvaldo Ardiles Haay, Firza Andika, Awan Setho Raharjo, Witan Sulaiman dan M. Rafi Syarahil diganjar kartu kuning atas pelanggaran-pelanggaran yang mereka lakukan.

Ironisnya bagi Quoc Tuan yang berharap mendapatkan penalti dari banyak situasi di kotak terlarang Indonesia, timnya justru kebobolan dari bola mati ketika M. Luthfi Kamal Baharsyah melesakkan tendangan bebas dari tepian kotak penalti pada menit ke-70.

Meski kalah, Vietnam masih akan berada di Kamboja untuk menghadapi siapapun yang kalah di laga semifinal lain antara tuan rumah melawan Thailand.

Baca juga: Tendangan bebas Luthfi antar Indonesia ke final

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indra Sjafri: sekarang kami ingin bawa Piala AFF U-22 ke Indonesia

Phnom Penh (ANTARA News) – Pelatih tim nasional Indonesia U-22 Indra Sjafri mengatakan saat ini targetnya bersama Garuda Muda bergeser, setelah mencapai dua target awalan di Piala AFF U-22.

Sebuah tendangan bebas yang dieksekusi gelandang M. Luthfi Kamal Baharsyah berhasil memastikan kemenangan Indonesia atas Vietnam di babak semifinal pada Minggu sore di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, sekaligus membawa tim besutan Indra mencapai partai final.

“Target pertama kami lolos grup karena kami berada di Grup B yang sangat ketat. Kami bisa keluar walau awalnya tertatih-tatih,” kata Indra dalam jumpa pers purnalaga.

“Yang kedua kami ingin mencapai final dan itu juga tercapai. Sekarang kami ingin membawa Piala AFF U-22 ke Indonesia,” ujar dia menambahkan.

Indra menilai bahwa timnya memiliki ketimpangan waktu beristirahat hanya satu hari menyongsong laga semifinal, lebih pendek dibndingkan dua hari milik Vietnam.

“Tapi kami merespon permainan mereka dengan tepat,” kata mantan pelatih Timnas U-19 itu.

“Walaupun sercara keseluruhan kita bermain kurang maksimal, tapi Alhamdulillah dapat gol yang luar biasa,” ujar dia meneruskan.

Kini Indonesia menjadi tim pertama yang memastikan satu tempat di partai final Piala AFF U-22, menunggu pemenang dari laga semifinal lain antara tuan rumah Kamboja melawan Thailand yang masih berlangsung.

Baca juga: Indonesia kena enam kartu kuning, wasit tetap dikambinghitamkan pelatih Vietnam

Baca juga: Tendangan bebas Luthfi antar Indonesia ke final

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Selebrasi Timnas U-22 usai lolos final

Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri (tengah) bersama tim ofisial Indonesia dan para pemain menyapa para pendukung Timnas Indonesia seusai pertandingan Semi Final Piala AFF U-22 melawan Vietnam di Stadion Nasional Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, Minggu (24/2/2019). Timnas U-22 Indonesia berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 1-0 sehingga melaju ke babak final. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/pras.

Persija bakal gunakan jersey teknologi terbaru

Jakarta (ANTARA News) – Menyandang predikat juara Liga 1 musin 2018, Persija terus mendapatkan perhatian khusus dan bahkan pada musim kompetisi musim ini bakal didukung oleh jersey yang menggunakan teknologi terbaru.

Vice President Sales dan Manager PT Panatrade Caraka (Specs), Ryan Tirta dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu mengungkapkan bahwa teknologi yang akan digunakan Bambang Pamungkas dan kawan-kawan adalah Specs Active dengan memakai teknologi X-Dry dan Zhield.

“Ya bahan itu akan dipakai oleh klub yang disponsori oleh Specs. Teknologinya dipakai meski bukan Specs Active, karena namanya ada X-Dry juga,” katanya.

“Jadi nanti untuk jersey Persija itu akan beda banget. Specs Active baru digunakan pada tahun ini,” katanya menambahkan.

Persija nantinya akan mengeluarkan desain jersey terbaru untuk Persija di Liga 1. Tiga warna sudah disiapkan Specs, namun belum akan diluncurkan ke publik.

“Ya, nanti tunggu tanggal peluncurannya,” katanya menegaskan.

Sementara itu, Brand Manager Specs Active, Linna menjelaskan Specs Active merupakan produk berkualitas, seperti running, training, dan leisure. Pihak Specs juga bakal menyematkan bahan kualitas active untuk jersey tim sepakbola.

“Produk dari Specs Active menggunakan bahan yang berkualitas dan dirancang sedemikian rupa sehingga tidak menggangu pergerakan ketika berolahraga,” katanya.

“Pemakai pun dapat fokus kepada dirinya dan tujuan olahraga mereka, sesuai dengan tagline kami, You and Your Workout Goals,” katanya menambahkan.

Baca juga: Persija tanpa Marko Simic-Neguete di Piala AFC 2019

Baca juga: Persija rekrut bek PSM Makassar Steven Paulle

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Jakarta Pertamina pertahankan posisi tiga Proliga

Yogyakarta (ANTARA News) – Tim putra Jakarta Pertamina Energi pertahankan posisi tiga Proliga seperti tahun lalu setelah mengalahkan Palembang Bank Sumsel Babel 3-1 (23-25, 28-26, 25-21, 25-17) di Grandfinal Proliga 2019 di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Minggu.

“Pertandingan perebutan tempat ketiga dan keempat adalah pertandingan yang paling sulit. Kesulitannya adalah membangkitkan mental pemain saat bertanding,” kata pelatih kepala Jakarta Pertamina Energi Putut Marheanto usai pertandingan.

Meskipun sempat tertinggal di set pertama, namun pemain Jakarta Pertamina Energi mampu membalikkan keadaan dan bangkit di tiga set terakhir untuk menghentikan harapan Palembang Bank Sumsel Babel meraih posisi ketiga Proliga 2019.

“Saya hanya mengatakan ke pemain untuk bermain lebih semangat lagi karena ini adalah pertandingan terakhir. Bagaimana pun juga, pertandingan ini harus bisa memberikan kenangan yang indah untuk seluruh pemain yang sudah berjuang dari awal, termasuk untuk pemain asing,” kata Putut.

Sedangkan pelatih kepala Palembang Bank Sumsel Babel Pascal Wilmar mengatakan, permainan anak asuhnya memang sulit berkembang meskipun sempat unggul di set pertama.

“Sepertinya para pemain masih trauma dengan kekalahan di Malang. Untuk membangkitkan mental mereka sangat sulit dan inilah yang terjadi,” kata Wilmar yang harus puas meraih posisi keempat Proliga 2019.

Pada pertandingan tersebut, kedua tim berusaha untuk tetap menampilkan permainan terbaiknya meskipun hanya memperebutkan posisi ketiga dan keempat.

Perolehan poin kedua tim pun hampir selalu ketat di tiap set, bahkan di set keempat, kedua tim berbagi angka hingga kedudukan 12-12 sebelum akhirnya Jakarta Pertamina Energi bisa keluar dari tekanan dan unggul dua poin menjadi 14-12.

Momentum tersebut tidak disia-siakan dan mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Jakarta Pertamina Energi untuk terus unggul dalam perolehan poin hingga meraih kemenangan. Aleksander Minic memastikan kemenangan sertelah servisnya tidak mampu dikembalikan lawan.
Baca juga: Putri PGN Popsivo Polwan juara Proliga 2019
Baca juga: Putri Jakarta BNI rebut posisi tiga Proliga 2019

Pewarta:
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tendangan bebas Luthfi antar Indonesia ke final

Phnom Penh (ANTARA News) – Sebuah gol yang dicetak gelandang tim nasional Indonesia U-22, M. Luthfi Kamal Baharsyah, memastikan kemenangan 1-0 atas Vietnam dalam babak semifinal PIala AFF U-22 di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Minggu sore.

Gol dari eksekusi tendangan bebas Luthfi tersebut sekaligus mengantarkan Garuda Muda menjejaki partai final, menantikan pemenang laga semifinal lain antara tuan rumah Kamboja melawan Thailand yang berlangsung Minggu malam.

Laga babak pertama berjalan cukup imbang dan kedua tim sama-sama memiliki peluang yang mengancam gawang satu sama lain, namun hingga 45 menit dan dua menit tambahan berakhir tak ada gol tercipta.

Indonesia tampil lebih percaya diri mengawali babak kedua ketika Witan Sulaiman melepaskan umpan silang ke area tiang jauh yang disambut dengan tandukan tajam Marinus Wanewar, namun kiper Phan Van Bieu melakukan pengorbanan dengan membenturkan badannya ke tiang demi menghalau bola.

Laga semakin panas ketika Osvaldo Haay terpancing emosinya oleh kontak fisik pemain Vietnam, namun di hari ulang tahunnya Marinus justru hadir menjadi penengah dari situasi tersebut.

Nurhidayat sempat melakukan blunder dengan kegagalannya melakukan sapuan, dan bola justru mengarah kepada Tran Duc Nam.

Melihat situasi permainan tak kunjung berkembang, Indra memasukkan M. Rafi Syarahil menggantikan Sani Rizki Fauzi sebagai perubahan kreativitas serangan di lini tengah pada menit ke-60.

Tak sampai 10 menit berselang, Marinus melakukan umpan terobosan ke dalam kotak penalti yang berusaha dijangkau Gian Zola Nasrulloh Nugraha, namun ia dilanggar tepat sebelum memasuki kotak penalti.

Luthfi yang menghadapi bola dengan dingin melakukan tendangan yang meski sempat membentur barisan pagar hidup Vietnam namun arahnya tetap masuk ke dalam gawang demi membawa Indonesia unggul 1-0 pada menit ke-70.

Gol itu memaksa Quoc Tuan melakukan pergantian pemain dengan memasukkan top skor mereka Tran Danh Trung menggantikan Nguyen Huu Thang.

Pada menit ke-84 terjadi kemelut di depan gawang Indonesia, beruntung Rafi sigap menyapu bola muntah hasil sundulan pemain Vietnam yang membentur barisan pertahanan Garuda Muda.

Hingga masa injury time lima menit berakhir Indonesia sukses mempertahankan kemenangan 1-0.

Susunan pemain:

Indonesia (4-1-2-3): Awan Setho Raharjo: Asnawi Mangkualam Bahar, Nurhidayat Haji Haris, Bagas Adi Nugroho, Firza Andika; Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah; Sani Rizki Fauzi (M. Rafi Syarahil), Gian Zola Nasrulloh Nugraha (Hanif Abdurraruf Sjahbandi); Osvaldo Ardiles Haay, Marinus Wanewar, Witan Sulaiman (Rachmat Irianto)
Pelatih: Indra Sjafri

Vietnam (4-2-3-1): Phan Van Bieu; Dung Quang Nho, Nguyen Van Dat, Nguyen Van Hanh (Le Minh Binh), Nguyen Hung Thien Duc; Tran Thanh Son, Nguyen Hoang Duy; Le Van Xuan, Nguyen Huu Than (Tran Danh Trung), Phan Thanh Hau; Tran Duc Nam
Pelatih: Nguyen Quoc Tuan

Baca juga: Babak pertama Vietnam vs Indonesia imbang tanpa gol

Baca juga: Ladeni Vietnam, Indra Sjafri pertahankan “winning team”
 

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Semifinal Piala AFF U-22: Indonesia vs Vietnam

Pemain Timnas U-22 Indonesia Asnawi Mangkualam Bahar (tengah) berebut bola dengan pemain Vietnam Nguyen Huu Thang dalam pertandingan Semifinal Piala AFF U-22 di Stadion Nasional Olimpiade Phnom Penh, Kamboja, Minggu (24/2/2019). ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/aww.

De Gea: Pertandingan lawan Liverpool adalah yang terbesar di Inggris

Jakarta (ANTARA News) – Kiper Manchester United David de Gea yakin bahwa pertandingan mereka melawan Liverpool adalah pertandingan terbesar dalam sepak bola Inggris, seperti dilansir Skysports pada Minggu.

Kiper asal Spanyol tersebut dipastikan kembali mengawal gawang Setan Merah dalam starting line-up pelatih Ole Gunnar Solskjaer di Old Trafford pada Minggu setelah Sergio Romero bermain dalam kemenangan United di Piala FA atas Chelsea awal pekan ini.

De Gea, yang pernah bermain dalam derby Madrid antara Atletico dan Real di La Liga, berpendapat bahwa tidak ada rivalitas terbesar antara United lawan Liverpool di Inggris.

Setelah mengalahkan Tottenham, Arsenal dan Chelsea, Ole Gunnar Solskjaer dapat mengokohkan statusnya sebagai kandidat favorit untuk menjadi pelatih permanen Manchester United dengan mengalahkan Liverpool. 

Bila menang para suporter United dipastikan akan semakin mendukung Solskjaer untuk menukangi klub mereka karena memberikan pukulan besar bagi upaya klub rival, Liverpool untuk mengklaim trofi Liga Premier Inggris pertama dalam 29 tahun.

Berikut adalah informasi jelang pertandingan Manchester United vs Liverpool:

Minggu pukul 21:05 di beIN Sports 1 dan MNC TV
Stadium: Old Trafford
Wasit: Michael Oliver

MANCHESTER UNITED
Subs: Grant, McTominay, Mata, Fred, Romero, Dalot, Gomes, Chong, Lukaku
Diragukan: Lingard (match fitness)
Cedera: Darmian, Rojo, Valencia
Sanksi: Tidak ada
Gol terbanyak: Pogba (11)

LIVERPOOL
Subs: Mignolet, Keita, Shaqiri, Milner, Lallana, Sturridge, Moreno, Origi, Jones, Camacho, Hoever
Diragukan: Tidak ada
Cedera: Gomez, Lovren, Oxlade-Chamberlain
Sanksi: Tidak ada
Gol terbanyak: Salah (17)

Baca juga: Solskjaer: MU tidak lagi “underdogs” melawan Liverpool

Baca juga: Juergen Klopp sanjung kinerja Jordan Henderson
 

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Arthur Bonai belum gabung PSIS karena dipanggil timnas

Semarang (ANTARA News) – Pemain baru PSIS Semarang Arthur Bonai belum bisa bergabung dengan tim kebanggaan Ibu Kota Jawa Tengah itu karena harus mengikuti pemusatan latihan bersama timnas sepak bola Indonesia.

“Surat panggilan sudah disampaikan kepada kami,” kata General Manejer PSIS Semarang Wahyu Winarto di Semarang, Minggu.

Di satu sisi, kata dia, pemanggilan tersebut memberikan kebanggaan tersediri bagi PSIS karena pemain incarannya dipanggil untuk memperkuat timnas.

Namun, karena harus mengikuti pemusatan latihan timnas, Arthur belum bisa bergabung bersama PSIS. “Rencananya baru bergabung usai pemusatan latihan,” katanya.

Sementara itu, pemain yang direkrut bersamaan dengan Arthur dari Perseru Serui adalah Kelvin Woppi dan dipastikan sudah bisa bergabung dengan PSIS.

Dalam upaya memperkuat komposisi pemain, PSIS masih memburu sejumlah pemain, khususnya untuk memenuhi kuota pemain asing.

Sejumlah nama pemain asing sudah didatangkan oleh manajemen PSIS untuk mengikuti seleksi sekaligus uji coba.

Baca juga: PSIS siap ikuti keputusan PSSI soal KLB

Baca juga: PSIS bidik poin sempurna saat ladeni Bhayangkara FC

Pewarta:
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Babak pertama Vietnam vs Indonesia imbang tanpa gol

Phnom Penh (ANTARA News) – Babak pertama laga semifinal Piala AFF U-22 antara Vietnam menghadapi Indonesia berakhir imbang tanpa gol di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Minggu sore.

Meski diwarnai sejumlah peluang berbahaya ke gawang satu sama lain, namun tak ada gol tercipta hingga wasit meniup peluit tanda usainya babak pertama.

Sejak tendangan mula permainan berjalan cukup imbang, peluang berbahaya pertama didapatkan Vietnam pada menit ke-19 ketika kapten Tran Thanh Son berhasil merangsek ke sisi kanan dan melepaskan umpan silang yang disambut tandukan Tran Duc Nam, beruntung bagi Indonesia, bola masih melambung di atas mistar gawang Awan Setho Nugroho.

Pelatih Vietnam Nguyen Quoc Tuan rupanya punya cara berbeda mengantisipasi ancaman yang disebutnya datang dari trio lini depan Indonesia. Khususnya bagaimana Marinus Wawenar menjadi incaran provokasi khususnya oleh Nguyen Van Hanh.

Laga belum genap berjalan lima menit ketika insiden provokasi yang dilancarkan Van Hanh berujung peringatan wasit Thant Zin Oo asal Malaysia kepada Marinus. Lantas Marinus dengan sengaja dijatuhkan ketika berada dalam posisi pergerakan tanpa bola di tengah situasi serangan balik pada menit ke-31, sehingga wasit tak ragu merogoh sakunya untuk mengeluarkan kartu kuning bagi Van Hanh.

Pertandingan berangsung menjadi banyak diwarnai kontak fisik dan pelanggaran, namun Indonesia yang mendapatkan peluang ketika Bagas Adi Nugroho menyambut tendangan bebas M. Luthfi Kamal masih tepat mengarahkan bola ke arah kiper Phan Van Bieu.

Lantas peluang itu disusul tendangan jarak jauh Sani Rizki Fauzi yang masih terlalu lemah dan mudah dijinakkan Van Bieu pada menit ke-35.

Sebaliknya, gawang Indonesia juga terancam ketika Vietnam melepaskan tendangan bebas dan tiga pemain mereka lepas dari kawalan untuk menyambut bola di hadapan Awan, beruntung sundulan Van Hanh masih melenceng dari sasaran.

Baca juga: Ladeni Vietnam, Indra Sjafri pertahankan “winning team”

Susunan pemain:

Indonesia (4-1-2-3): Awan Setho Raharjo: Asnawi Mangkualam Bahar, Nurhidayat Haji Haris, Bagas Adi Nugroho, Firza Andika; Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah; Sani Rizki Fauzi, Gian Zola Nasrulloh Nugraha; Osvaldo Ardiles Haay, Marinus Wanewar, Witan Sulaiman
Pelatih: Indra Sjafri

Vietnam (4-2-3-1): Phan Van Bieu; Dung Quang Nho, Nguyen Van Dat, Nguyen Van Hanh, Nguyen Hung Thien Duc; Tran Thanh Son, Nguyen Hoang Duy; , Le Van Xuan, Nguyen Huu Than, Phan Thanh Hau; Tran Duc Nam
Pelatih: Nguyen Quoc Tuan.

Baca juga: Ladeni Vietnam, Indra Sjafri pertahankan “winning team”

Baca juga: Pratinjau Vietnam vs Indonesia, adu tajam Marinus dan Danh Trung

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Persija tanpa Marko Simic-Neguete di Piala AFC 2019

Jakarta (ANTARA News) – Persija Jakarta dipastikan menjalani turnamen Piala AFC 2019 tanpa sang penyerang andalan Marko Simic dan bek impor yang baru direkrut Januari 2019, Vinicius “Neguete” Lopes.

Dikutip dari laman resmi Persija Jakarta di Jakarta, Minggu, posisi Marko Simic di Piala AFC 2019 diisi oleh pemain asal Brazil yang didatangkan dari Perseru Serui Silvio Escobar.

Sementara Neguete harus memberikan tempat kepada Steven Paulle, pesepak bola Prancis yang sebelumnya memperkuat PSM Makassar.

Dengan demikian, tiga slot pemain asing Persija di Piala AFC 2019 diisi oleh Silvio Escobar, Steven Paulle dan Bruno Matos. Satu pemain asing lain dari kawasan Asia adalah Rohit Chand.

Selain itu, nama-nama lokal baru yaitu Heri Susanto, Ryuji Utomo, Tony Sucipto, Rishadi Fauzi dan pemain yang dihadirkan dari Persiba Balikpapan Fadil Redian juga masuk dalam skuat AFC.

Persija berada di Grup G Piala AFC 2019 bersama Becamex Binh Duong (Vietnam), Ceres-Negros (Filipina) dan Shan United (Myanmar).

Jika berhasil menjadi dua tim terbaik grup, Persija akan melangkah ke semifinal zona ASEAN Piala AFC 2019. Persis di tahap ini lah Persija tersingkir pada Piala AFC 2018 usai ditaklukkan klub asal Singapura Home United.

Persija Jakarta akan menghadapi wakil Vietnam Becamex Binh Duong di laga perdananya pada Grup G Piala AFC 2019, Selasa (26/2) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, mulai pukul 15.30 WIB.

Berikut skuat Persija di Piala AFC 2019.

Penjaga gawang:  Gianluca Pagliuca Rossy (nomor punggung 1), Andritany Ardhiyasa (26), Daryono (53), Shahar Ginanjar (88).

Bek: Dany Saputra (3), Ryuji Utomo (4), Maman Abdurrahman (6), Ismed Sofyan (14), Tony Sucipto (16), Rezaldi Hehanussa (28), Steven Renaud Paulle (86).

Gelandang: Ramdani Lestaluhu (7), Yan Pieter Nasadit (8), Bruno Matos (10), Novri Setiawan (11), Fitra Ridwan (17), Muhamad Fadil Redian (19), Nugroho Fatchur Rohman (23), Riko Simanjuntak (25), Rohit Chand (32), Sandi Sute (45), Septinus Alua (89).

Penyerang: Bambang Pamungkas (20), Silvio Escobar (21), Rishadi Fauzi (72), Heri Susanto (94).

Baca juga: Persija rekrut bek PSM Makassar Steven Paulle

Baca juga: Laga Persija di Piala AFC dimajukan ke 15.30 WIB

Baca juga: Persija pertimbangkan coret Marko Simic dari Piala AFC 2019

Pewarta: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Berada di persimpangan, sepak bola Indonesia mau dibawa ke mana?

Jakarta (ANTARA News) – Pasca mundurnya Edy Rahmayadi dari posisi ketua umum PSSI dan dicokoknya sejumlah tersangka oleh Satgas Anti Mafia Bola, sepak bola Indonesia sekarang berada di persimpangan, demikian kata sejumlah pengamat.

Budayawan Arswendo Atmowiloto dalam sebuah diskusi tentang sepak bola, yang diadakan Sepakbola Indonesia Juara, di Jakarta, Minggu mengatakan saat ini adalah momentum yang baik bagi sepakbola Indonesia untuk berbenah.

“Polisi sudah bergerak, titik. KLB ada. Siapa saja kalau dia (ketua umum PSSI) benar, kita dukung. Selesai. Ini perbaikannya dan momentumnya baik,” kata Arswendo.

Berada di persimpangan berarti sepakbola Indonesia bisa dibawa maju, mundur, belok ke kanan, maupun ke kiri. Sekarang ini mau ke mana?

Tidak ada yang menyangka Edy Rahmayadi bisa mundur dari kursi nomor satu federasi sepak bola nasional itu ketika dia menghadiri Kongres PSSI 2019 di Bali pada Januari.

Satgas Anti Mafia Bola, yang dibentuk akhir tahun lalu, juga telah menggeledah dua markas PSSI di Kemang dan FX Sudirman serta menetapkan sejumlah tersangka termasuk Plt ketua umum PSSI Joko Driyono yang diduga melakukan perusakan dokumen pengaturan skor.

“Ini yang menang adalah situasinya. Kita tidak bisa bayangkan pak Edy bisa lengser,” kata Arswendo.

Sementara itu Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewabroto mengungkapkan bahwa memang pemerintah tidak bisa melakukan intervensi terhadap PSSI.

Namun, dia menggambarkan bahwa situasi sekarang berbeda. Jika dulu federasi sepak bola Internasional FIFA ketika masih di bawah Sepp Blatter selalu dekat dan melindungi PSSI.

“Era FIFA sekarang berbeda,” kata Gatot tentang kepemimpinan Gianni Infantino, presiden baru FIFA. “Sekarang itu beda, mereka sangat kritis.”

FIFA pun sekarang sangat responsif ketika pemerintah berusaha untuk berkomunikasi dan konsultasi terkait PSSI, kata Gatot.

“Ada fenomena bahwa komunikasi ini bisa dibangun dan tidak didominasi oleh PSSI.”

Bahwa PSSI telah memutuskan untuk menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) itu menyangkut internal PSSI yang memiliki statuta yang tak boleh diintervensi oleh pemerintah maupun polisi.

Meski belum memutuskan waktu pelaksanaan KLB, PSSI telah memiliki dua agenda penting menjelang KLB yaitu membentuk perangkat Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP) serta agenda kedua adalah penetapan tanggal kongres pemilihan kepengurusan baru.

PSSI pun bakal mengirim perwakilan ke Zurich untuk berkoordinasi secara langsung dengan FIFA untuk mendapatkan arahan dan rekomendasi yang tepat.

Ada selentingan yang menyebutkan bahwa KLB sebaiknya dilaksanakan usai pemilu April nanti. Gatot membantah. “KLB itu tidak ada hubungannya dengan Pileg dan Pilpres.”

“Jangan berlindung di balik itu,” kata Gatot.

Pemerhati isu bola Andi Sururi menggarisbawahi bahwa ini bukan pertama kalinya sepakbola berada di persimpangan jalan.

“Suporter sudah pernah turun ke jalan, negara pernah membekukkan PSSI. Sekarang kita butuh momen apalagi? Kita ingin sepak bola ini baik,” kata Andi.

Andi memandang bahwa ketua umum baru saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan pergantian pengurus di daerah dan sistem.

“Kalau orang-orangnya itu saja, saya tidak percaya. Buat saya waktu mereka sudah habis, “kata Andi.

Ketua umum PSSI yang ideal menurut Andi adalah orang yang, selain jujur dan tegas, harus punya kemampuan manajerial yang bagus karena sepakbola itu memiliki pasar yang luas.

Sedangkan Gatot berharap ketua umum PSSI yang baru nanti adalah orang yang memiliki komitment untuk memajukan sepakbola Indonesia.

Selain itu harus memiliki track record yang bagus, tidak memiliki masa lalu yang bisa menyandera kepemimpinannya nanti.

Selain itu juga harus tegas dan bisa mengambil keputusan.

“Dalam kondisi apa pun bisa mengambil keputusan, harus bisa menjadi nahkoda saat badai. Pak Edy memang tegas, tapi tidak ada decision making sehingga terombang-ambing,” kata Gatot.

Ketua baru juga harus memiliki orientasi ke depan dan roadmap program kerja yang jelas.

Komedian, penyiar radio sekaligus penikmat bola Ronal Surapradja mengumpamakan siapapun yang bisa membangun sepakbola Indonesia dengan baik maka dia pantas mendapatkan apresiasi tertinggi.

“Kalau dia sukses, dia pantas mendapat tiket ke surga. Karena susah banget,” canda Ronal.

Ronal teringat ketika kecil dulu sering diajak ayahnya menonton pertandingan liga sepakbola nasional di stadion.

Namun situasi dulu dan sekarang berbeda. Ronal sekarang tidak mau membawa anak-anaknya menonton pertandingan sepakbola karena merasa tidak nyaman.

“Auranya tidak sehat, fightnya pun tidak sehat. Saya tidak mau bawa anak nonton.”

Ronal pun berhadap KLB segera dilakukan untuk melakukan revolusi di tubuh PSSI.

“Penyelesaian harus lewat revolusi. Di dalam revolusi ada dua sikap yang harus dilakukan yaitu menjebol tatanan lama dan membangun tatanan baru dengan semangat baru.

“Kalau PSSI tidak dibenahi dari sekarang, yang menanggung nanti adalah anak-anak kita tadi,” pungkas Ronal.

Baca juga: Presiden minta Polri bersihkan mafia bola sampai tuntas

Baca juga: Anggota Exco: KLB tak boleh ganggu program PSSI

Baca juga: Kemenpora inginkan ketua baru PSSI tidak “nyambi”

Oleh Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ladeni Vietnam, Indra Sjafri pertahankan “winning team”

Phnom Penh (ANTARA News) – Pelatih tim nasional Indonesia U-22 Indra Sjafri memutuskan mempertahankan winning team untuk meladeni Vietnam di babak semifinal Piala AFF U-22.

Sebelas pemain yang sama merupakan mereka yang bertanggung jawab mengantarkan Indonesia ke babak semifinal, dengan mengalahkan tuan rumah Kamboja 2-0 dalam laga pamungkas penyisihan Grup B, Jumat (22/2) lalu.

Dengan demikian, gelandang Bhayangkara FC Sani Rizki Fauzi tetap dipercaya mendampingi Gian Zola Nasrulloh Nugroho sebagai tandem lini serang kedua Indonesia.

Sementara top skor Marinus Wanewar tetap didampingi Witan Sulaiman dan Osvaldo Haay di kedua sisi.

Di kubu Vietnam, pelatih Nguyen Quoc Tuan malah melakukan pendekatan defensif menghadapi Indonesia dengan menurunkan lima pemain yang berposisi pemain belakang.

Padahal dalam tiga laga sebelumnya Vietnam tidak pernah menurunkan lebih dari tiga pemain bertahan di awal laga. Langkah itu dilakukan Quoc Tuan untuk melunasi upayanya mengantisipasi trio Witan-Marinus-Osvaldo di lini depan Indonesia.

Sementara itu, sesama top skor turnamen bersama Marinus dengan tiga gol, Tran Danh Trung, memulai laga dari bangku cadangan sebab satu-satunya pemain berposisi natural yang diturunkan Quoc Tuan adalah Tran Duc Nam.

Baca juga: Pratinjau Vietnam vs Indonesia, adu tajam Marinus dan Danh Trung

Berikut susunan pemain kedua tim:

Indonesia: Awan Setho Raharjo: Asnawi Mangkualam Bahar, Nurhidayat Haji Haris, Bagas Adi Nugroho, Firza Andika; Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah; Sani Rizki Fauzi, Gian Zola Nasrulloh Nugraha; Osvaldo Ardiles Haay, Marinus Wanewar, Witan Sulaiman
Pelatih: Indra Sjafri

Vietnam: Phan Van Bieu; Nguyen Van Dat, Dung Quang Nho, Nguyen Van Hanh, Nguyen Hoang Duy, Nguyen Hung Thien Duc; Tran Thanh Son, Nguyen Huu Thang, Phan Thanh Hau, Le Van Xuan; Tran Duc Nam
Pelatih: Nguyen Quoc Tuan

Baca juga: Ulang tahun ke-22 Marinus dirayakan skuat Garuda Muda

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Inter akan segera tawarkan kontrak baru untuk Icardi

Jakarta (ANTARA News) – Inter Milan dikabarkan siap untuk mengajukan tawaran kontrak ke istri yang sekaligus menjadi agen Mauro Icardi, Wanda Nara untuk mengakhiri saga transfer pemain Argentina tersebut.

Situasi internal Icardi semakin tidak terkendali beberapa pekan terakhir, bahkan penyerang tersebut dicopot dari posisi kapten Inter.

Menurut Corriere dello Sport yang dilansir Marca pada Sabtu waktu setempat (23/2), Inter akan membuat proposal baru untuk pihak Icardi dalam beberapa jam mendatang demi mengatasi situasi ini.

Surat kabar itu mengklaim bahwa Icardi akan menerima tawaran kontrak berdurasi empat tahun dengan gaji 6,5 juta euro (sekitar Rp103,3 miliar) per musim.

Kontrak tersebut akan membuatnya menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di Inter dan ketiga di Serie A, di belakang Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala.

Awalnya, Nara meminta 10 juta euro (sekitar Rp158,9 miliar) per musim untuk Icardi, jumlah yang dengan tegas ditolak oleh Inter Milan.

Setelah kehilangan jabatan kapten sebelum pertandingan Liga Eropa kontra Rapid Vienna, Icardi “dibekukan” di tengah kritik keras dari para penggemar dan beberapa rekan satu timnya.(KR-HSI)

Baca juga: Zanetti yakin masalah Icardi di Inter bisa diselesaikan

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ulang tahun ke-22 Marinus dirayakan skuat Garuda Muda

Phnom Penh (ANTARA News) – Penyerang tim nasional Indonesia U-22 Marinus Wanewar berulang tahun yang ke-22 dan dirayakan oleh rekan-rekannya dan pelatih di skuat Garuda Muda di Phnom Penh Hotel, Kamboja, Minggu.

Di sela-sela pemanasan ringan pagi di komplek hotel, salah seorang staf Timnas U-22 membawakan kue kecil yang dihiasi lilin untuk ditiup Marinus.

Sementara rekan-rekannya kompak menyanyikan lagu selamat ulang tahun bagi Marinus sembari melemparkan candaan dengan mengubah lirik menjadi “makan lilinnya” ketika kue ulang tahun sudah berada di hadapan pemain kelahiran 1997 itu.

“Puji Tuhan, saya senang sekali bisa bersama orang-orang baik dan hebat untuk di momen ini,” kata Marinus dalam komentar singkatnya.

Baca juga: Pratinjau Vietnam vs Indonesia, adu tajam Marinus dan Danh Trung

Selain berterima kasih atas kejutan kecil yang diterimanya, Marinus mengaku menjadi termotivasi dan bersemangat atas hal tersebut.

Terlebih lagi, pada sore harinya Marinus dkk akan menghadapi Vietnam di babak semifinal Piala AFF U-22 di Stadion Nasional, Phnom Penh.

“Saya punya harap bisa terus kasih dan bantu tim dapatkan hasil yang terbaik,” tutur pemuda asal Papua itu.

Penyerang Bhayangkara FC tersebut menjadi pahlawan kemenangan 2-0 Indonesia atas Kamboja lewat dua gol yang disarangkannya ke gawang tuan rumah.

Berkat itu pula Indonesia lolos ke semifinal sementara Marinus saat ini menempati puncak daftar pencetak gol bersama penyerang Vietnam Tran Danh Trung.

Baca juga: Cetak dwigol penentu kemenangan, Marinus: semoga semifinal lebih siap

***3***

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pratinjau Vietnam vs Indonesia, adu tajam Marinus dan Danh Trung

Phnom Penh (ANTARA News) – Daftar penyerang tersubur Piala AFF U-22 saat ini dihuni oleh dua pemain yakni penyerang Vietnam Tran Danh Trung dan penyerang Indonesia Marinus Wanewar.

Keduanya sama-sama mengemas tiga gol setelah tampil di dua dari tiga pertandingan negara masing-masing dalam fase penyisihan grup.

Danh Trung lebih dulu mencapainya ketika ia mengantarkan Vietnam menghempaskan Timor Leste 4-0 dalam laga kedua penyisihan Grup A sekaligus memastikan tiket ke babak semifinal kala itu.

Sedangkan Marinus memborong dua gol penentu keberhasilan Indonesia mempecundangi tuan rumah Kamboja 2-0 di laga pamungkas penyisihan Grup B, yang juga memastikan satu tiket terakhir ke semifinal.

Praktis laga semifinal antara Vietnam melawan Indonesia yang bakal berlangsung Minggu sore di Stadion Nasional, Phnom Penh, juga menjadi panggung adu ketajaman antara Marinus dan Danh Trung.

Hari berlangsungnya laga semifinal juga bertepatan dengan hari ulang tahun Marinus yang ke-22 sehingga tentu penyerang Bhayangkara FC itu memiliki motivasi lebih untuk bisa menunjukkan yang terbaik.

Pun demikian, Danh Trung memiliki keuntungan lebih yakni masa istrihat yang jauh lebih panjang dibandingkan Marinus.

Setelah mencetak dua gol di laga kedua dan Vietnam sudah dipastikan lolos ke semifinal, Danh Trung menjadi penghangat bangku cadangan di laga ketiga melawan Thailand. Sehingga secara keseluruhan penyerang berusia 18 tahun itu memiliki waktu istirahat selama kurang lebih empat hari menjelang semifinal.

Sebaliknya Marinus praktis hanya memiliki waktu istirahat sehari lantaran ia harus pahlawan kemenangan atas Kamboja pada Jumat (22/2) dan segera merumput lagi pada Minggu (24/2), tentunya jika tetap diberi kepercayaan oleh Pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri meski rasanya tidak ada alasan bagi dia untuk tidak memberikannya.

“Semoga kami lebih siap lagi di semifinal,” demikian harapan pendek yang diutarakan Marinus selepas menorehkan dua gol kemenangan Indonesia melawan Kamboja, Jumat (22/2) lalu.

Baca juga: Cetak dwigol penentu kemenangan, Marinus: semoga semifinal lebih siap

Marinus tampil sangat perkasa dan mengintimidasi dalam laga melawan Kamboja, ketika ia berhasil membuat para pemain bertahan tuan rumah gugup tiap kali bola ada di dekat penyerang asal Papua itu.

Bahkan gol kedua yang dicetaknya ke gawang Kamboja menggambarkan penuh betapa Marinus mampu menjadi makhluk buas di dalam kotak penalti, menaklukkan penjagaan dua orang bek lawan dalam memperebutkan bola lambung yang tiba dan dengan tenang mampu melepaskan tendangan ke arah gawang.

Atas kemampuannya itu, Pelatih Timnas Vietnam U-22 Nguyen Quoc Tuan menjadikan Marinus sebagai satu dari tiga pemain yang bakal diincar mendapatkan pengawalan ketat dari anak-anak asuhannya, bersama Witan Sulaiman dan Osvaldo Haay.

“Nomor tiga, sepuluh dan delapan,” kata Quoc Tuan penuh keyakinan ketika diminta menyebutkan para pemain Indonesia yang diwaspadai.

Baca juga: Pelatih Vietnam waspadai trio lini depan Indonesia

Quoc Tuan boleh saja mewaspadai Marinus, tapi bukan berarti sang penyerang akan membiarkan pengawalan ketat maupun provokasi yang mungkin akan dilancarkan kepadanya mengganggu konsentrasinya untuk berjuang memenangkan Indonesia.

Lagipula, Marinus genap berusia 22 tahun di hari pertandingan, tentu ia semakin dewasa dalam menghadapi setiap tantangan yang datang.

90 menit atau adu penalti?

Menjaga optimisme tim di tengah mengikuti sebuah turnamen adalah kewajiban pelatih kepala masing-masing.

Jika pelatih kepala kerap memuji penampilan lawan dan pelit mengumbar kebanggaan atas para pemainnya sendiri, bukan tidak mungkin kondisi moral di ruang ganti akan terganggu. Setidaknya demikian yang diajarkan dalam gim simulasi pelatih sepak bola, Fooball Manager dan sejenisnya.

Tapi tentu Indra Sjafri mengamini benar pandangan tersebut, dalam keadaan apapun ia tak pernah kehabisan optimisme atas kualitas timnya, yang secara tidak langsung mewakili kualitasnya memilih skuat di dalamnya.

Ketika seorang wartawan dari media Vietnam mengikuti jumpa pers seusai kemenangan Indonesia atas Kamboja, segera terlontar permintaan komentar bagaimana Indra melihat lawannya di semifinal itu.

“Saya pernah bertemu Vietnam beberapa kali, juga ketika melatih U-19 kami pernah berhadapan di final (Piala AFF U-19 2013). Vietnam tim yang bagus, tapi bukan tidak bisa dikalahkan,” kata Indra.

“Bahkan di 2013 itu, Vietnam mencapai final dengan status tak terkalahkan, namun pada akhirnya kami bisa mengalahkan mereka lewat adu penalti,” ujar dia menambahkan.

Status tak terkalahkan itu kini disandang baik Vietnam maupun Indonesia dalam Piala AFF U-22. Vietnam sedikit lebih baik karena memiliki catatan dua kemenangan dan satu kali imbang, sedangkan Indonesia “cuma” sekali menang dan dua kali bermain imbang.

Baca juga: Vietnam yakin semifinal selesai 90 menit, Indonesia siapkan algojo adu penalti

Status tersebut akan hilang dari salah satu tim, pasti. Bisa lewat 90 menit, dua kali babak tambahan atau melalui adu penalti.

Quoc Tuan optimistis bahwa waktu normal 90 menit akan cukup untuk menentukan pemenang dari laga tersebut.

“Saya kira pemenang akan ditentukan dalam 90 menit,” kata Quoc Tuan.

Optimisme itu disambut dengan kelakar oleh Indra, sembari mengatakan “ya bagus dong, kita juga 85 menit selesai.”

Namun di balik optimisme yang ada, Indra rupanya tidak mau jemawa dan lengah.

Ia tetap mengantisipasi semua kemungkinan yang ada dalam laga semifinal, termasuk jika harus diteruskan sampai adu penalti. Oleh karenanya, di sesi latihan Sabtu (23/2) sore, menu pamungkas sebelum pendinginan adalah simulasi tendangan penalti.

“Semua kemungkinan yang akan terjadi besok kita antisipasi dari sekarang,” kata Indra.

Entah 90 menit atau adu penalti, keyakinan Quoc Tuan maupun antisipasi Indra peluangnya sama-sama 50:50, sebagaimana peluang Indonesia dan Vietnam mencapai partai final Piala AFF U-22 2019.

Baca juga: Sering kram jelang pengujung laga, Witan kenapa?

Baca juga: Kapten Garuda Muda bakal absen hingga pengujung AFF U-22

***3***

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Hat-trick ke-50 Messi bawa Barcelona pukul Sevilla 4-2

Sevilla, Spanyol  (ANTARA News) – Lionel Messi membuat hat-trick ke-50 sepanjang karirnya untuk membawa Barcelona menang 4-2 atas tuan rumah Sevilla dalam laga lanjutan La Liga, Sabtu.

Sevilla, yang baru mengantongi satu kemenangan di liga setelah awal tahun, unggul terlebih dahulu lewat gol pemain sayap veteran mereka Jesus Navas, namun tak lama Messi menyamakan kedudukan. Sevilla  memanfaatkan kelengahan lini belakang Barca untuk kembali unggul lewat gol Gabriel Mercado menjelang turun minum.

Pelatih Barca Ernesto Valverde membuat dua pergantian pemain serang di awal babak kedua dengan memasukkan Ousmane Dembele dan Sergi Roberto. Perubahan strateginya berhasil ketika Dembele pemain sayap asal Prancis itu memberi umpan ke Messi yang berada di dalam kotak penalti yang melakukan finis cantik di pojok atas gawang.

Setelah gol keduanya, Messi membuat gol ketiga pada menit ke-85 untuk membawa Barca unggul dengan memanfaatkan kelemahan lini belakang Sevilla dalam melakukan clearance bola sehingga striker Argentina itu dengan mudah melesakkan bola ke gawang Tomas Vaclik.

Luis Suarez menambah keunggulan Barca menjadi dua gol di perpanjangan waktu, melakuan chipping bola umpan terobos Messi melewati Vaclik. Dengan kemenangan itu Barca memimpin di puncak dengan 57 poin setelah 25 pertandingan, diikuti oleh Atletico Madrid di peringkat dua dengan 47 poin. Atletico bisa memperkecil jarak poin jika mereka mampu menghindari kekalahan ketika menjamu Villareal pada Minggu.

Sevilla turun ke peringkat lima di bawah Getafe setelah sebelumnya mengalami kekalahan 0-3 ketika bertemu Villareal pekan lalu.

Sevilla sering juga menjadi korban keganasan Messi. Tahun lalu Messi yang turun dari bangku cadangan mencetak gol dalam waktu dua menit untuk membuat pertandingan berakhir seri 2-2.

Dengan hasil pertandingan kali ini, Messi telah mencetak 36 gol dari 37 pertandingan melawan tim Andalusia itu. Hat-trick tersebut merupakan yang ke-44 bagi Messi untuk Barca, yang terdiri dari 32 kali di La Liga, delapan di Liga Champions, tiga di Piala Raja, dan satu di Piala Super Spanyol. Selain itu dia juga mencetak enam hat-trick ketika membela tim nasional  Argentina.
(Uu.A059/

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Dikalahkan Burnley, Pochettino sebut Spurs bukan pesaing utama juara liga

Burnley (ANTARA News) – Sang pelatih Mauricio Pochettino mengatakan bahwa Tottenham Hotspurs kehilangan kesempatan untuk menjadi penantang gelar juara liga setelah kalah 1-2 dari Burnley pada Sabtu.

“Bagi saya pertandingan ini akan menjadi kunci untuk menekan lawan kami. Jika kami tidak menang, kami tidak bisa memberikan tekanan dan kami tidak bisa mengganggap (diri kami) sebagai pesaing sebenarnya. Kami kehilangan kesempatan yang sangat baik,” kata pelatih asal Argentina itu seperti dikutip Reuters pada Sabtu malam.

Pochettino menyalurkan kemarahannya kepada wasit Mike deen dengan konfrontasi di akhir laga.

“Kalian ingin merasakan kemenangan, kalian tahu bagaimana pentingya pertandingan ini dan ketika kalian merasa kecewa dan sedih, kalian membuat kesalahan,” kata dia.

“Kami membuat sejumlah kesalahan di lapangan dan saya membuat kesalahan setelah itu. Saya harus pergi ke ruang ganti dan minum air tapi apa yang terjadi terjadi lah. Kami ingin merefleksikan diri sendiri,” kata pelatih Spurs itu yang mengaku mungkin akan meminta maaf kepada sang wasit.

Baca juga: Kane cetak gol usai cedera, namun Tottenham kalah 1-2 dari Burnley

Pochettino kemungkinan akan mendapatkan sanksi dari FA karena tingkah lakunya di akhir laga.

“Saya kira saya kan menerima apa pun itu dari FA. Apa yang terjadi di lapangan saya harap itu tidak berbuntut panjang.”

Setelah kekalahan itu, Spurs tetap tertinggal lima poin di belakang Manchester City dan Liverpool karena gagal memberikan tekanan ke peringkat dua besar klasemen itu.

City akan menghadapi Chelsea di final Piala Liga Carabao pada Minggu, sementara Liverpool akan menghadapi Manchester United di Old Trafford pada Minggu.

Spurs bisa saja memperkecil jarak menjadi dua poin jika menang di markas Burnley.

“Pertandingan tadi adalah kesempatan yang fantastis bagi kami untuk menjadi pesaing sebenarnya dan untuk menunjukkan bahwa kami di sana karena kami layak,” kata Pochettino.

Spurs perlu memperbaiki pertahanannya dan teknik penguasaan bola ke depan, kata dia.

Satu-satunya hal positif bagi Spurs adalah kembalinya Harry Kane, yang sempat menyamakan kedudukan di menit ke-65 pasca absen enam pekan karena cedera.

Spurs sebelumnya telah mengantongi empat kemenangan secara beruntun di liga.

“Kalian bisa menang, bisa kalah. Harry mencetak gol, saya senang dia kembali, itu akan sangat membantu namun tak ada yang lebih penting dari tim,” kata Pochettino.

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bayern kalahkan Hertha untuk tempel Dortmund di puncak

Berlin (ANTARA News) – Bayern Munich membutuhkan gol dari Javi Martinez di babak kedua untuk mengalahkan tim tamu Herta Berlin 1-0 pada Sabtu dan bersama Borussia Dortmund menjadi pimpinan sementara Bundesliga.

Setelah sempat tertinggal tujuh poin dari Dortmund beberapa pekan lalu, tim Bavarians sekarang mengantongi 10 kemenangan dari 11 pertandingan liga untuk menyamakan poin menjadi 51, demikian Reuters pada Sabtu malam.

Namun demikian, Bayern berada di peringkat dua karena jumlah selisih gol. Dortmund bisa mengklaim pimpinan sementara liga jika mereka bisa menghindarkan diri dari kekalahan melawan Bayern Leverkusen pada Minggu.

Bayern, yang menahan imbang Liverpool 0-0 awal pekan ini di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, menguasai pertandingan tapi kekurangan penyelesaian klinis ketika Hertha mengandalkan serangan balik.

Joshua Kimmich hampir mencetak gol bunuh diri ketika dia berusaha menghalau David Selke, namun untungnya bola melebar dari gawang pada menit ke-57.

Lima menit setelah kesempatan terbaik Hertha itu, Martinez membuat gol dengan sundulan kepala menyusul sepak pojok James Rodriguez.

Hertha harus bermain dengan 10 orang ketika Karim Rekik melakukan pelanggaran keras ke Robert Lewandowski pada menit ke-84 di luar kotak penalti.

Ada pula kabar buruk bagi Bayern ketika pemain sayap mereka Kingsley Coman, yang beberapa hari lalu pulih dari cedera mata kaki, ditarik keluar lapangan karena diduga mengalami cedera paha pada menit ke-58.

Borussia Moenchengladbach yang berada di peringkat tiga klasemen kehilangan pijakannya untuk perebutan gelar juara setelah kalah 0-3 di kandang ketika menjamu VFL Wolfsburg yang merupakan pertandingan ketiga mereka secara beruntun dengan hasil tanpa kemenangan sehingga tetap berada di peringkat tiga dengan 43 poin.

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Persija rekrut bek PSM Makassar Steven Paulle

Dia direkrut atas rekomendasi staf kepelatihan Persija. Paulle bisa bermain di laga pertama Persija di Piala AFC menghadapi Becamex Binh Duong karena sudah disahkan oleh AFC

Jakarta (ANTARA News) – Persija Jakarta resmi merekrut bek PSM Makassar Steven Paulle, yang berasal dari Prancis, dan mengikatnya dengan kontrak berdurasi satu tahun.

Dikutip dari laman resmi Persija di Jakarta, Minggu (24/2), Paulle sudah didaftarkan di turnamen Piala AFC 2019.

“Dia direkrut atas rekomendasi staf kepelatihan Persija. Paulle bisa bermain di laga pertama Persija di Piala AFC menghadapi Becamex Binh Duong karena sudah disahkan oleh AFC,” ujar CEO Persija Ferry Paulus.

Persija memberikan nomor punggung 86 kepada pesepak bola kelahiran Cannes, Prancis, pada 10 Februari 1986 tersebut.

Paulle sendiri baru merumput di Indonesia pada tahun 2017. Dia memperkuat PSM Makassar sampai tahun 2018.

Dia membantu PSM merebut posisi kedua Liga 1 Indonesia tahun 2018. Saat itu, dia bermain 31 kali untuk timnya dan mencetak satu gol.

Dengan demikian, Paulle menjadi pemain asing ketiga yang direkrut Persija dalam rentang dua hari terakhir.

Sebelum Paulle, klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut sudah mendatangkan Silvio Escobar dan Rohit Chand. Semuanya sudah resmi terdaftar di Piala AFC 2019.

Kedatangan mereka membuat salah satu pemain impor yang baru didatangkan pada Januari 2019, Jahongir Abdumuminov dilepas oleh tim. 

Persija Jakarta akan menghadapi wakil Vietnam Becamex Binh Duong di laga Grup G Piala AFC, Selasa (26/2) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, mulai pukul 15.30 WIB. 
 

Pewarta: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Laga Persija di Piala AFC dimajukan ke 15.30 WIB

Jakarta (ANTARA News) – Jadwal laga Persija Jakarta menghadapi wakil Vietnam Becamex Binh Duong yang akan berlangsung Selasa (26/2) di Stadion Utama Gelora Bung Karno, dimajukan jadi pukul 15.30 WIB dari sebelumnya 19.00 WIB.

Dikutip dari laman resmi Persija di Jakarta, Sabtu, pihak klub berjuluk Macan Kemayoran itu sudah mendapatkan persetujuan dari AFC, yang disampaikan melalui Sekretaris Jenderal PSS Ratu Tisha Destria, terkait perubahan jam tersebut.

“Manajemen sudah mengirimkan surat perubahan jadwal dan diterima,” kata Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan Persija Haen Rahmawan. Haen pun meminta suporter loyal Persija The Jakmania untuk menyesuaikan kedatangan dengan jadwal yang baru.

Mewakili manajemen, dia juga meminta The Jakmania untuk sama-sama menjaga Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada hari pertandingan, sebelum sampai setelah laga.

“Tetap menjaga ketertiban, keamanan di stadion. SUGBK adalah aset nasional yang wajib dijaga bersama-sama,” kata Haen.

Persija berada di Grup G Piala AFC 2019 bersama Becamex Binh Duong (Vietnam), Ceres-Negros (Filipina) dan Shan United (Myanmar).

Jika berhasil menjadi dua tim terbaik grup, Persija akan melangkah ke semifinal zona ASEAN Piala AFC 2019. Persis di tahap inilah Persija tersingkir pada Piala AFC 2018 lalu setelah  ditaklukkan klub asal Singapura Home United. ***3***

Pewarta: M054
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Presiden klub: Madura United untuk indonesia

Madura United memang untuk Indonesia. Kami sudah siap dengan segala resikonya jika para pemain dipanggil timnas Indonesia. Karena puncak prestasi dari pemain adalah memperkuat timnas negaranya

Pamekasan (ANTARA News) – Presiden Klub Madura United FC Achsanul Qosasi menyatakan, Madura United memang untuk Indonesia, dan oleh karenanya ia tidak terlalu mempersoalnya banyaknya pemain di klub sepak bola itu yang dipanggil Timnas.

“Madura United memang untuk Indonesia. Kami sudah siap dengan segala resikonya jika para pemain dipanggil timnas Indonesia. Karena puncak prestasi dari pemain adalah memperkuat timnas negaranya,” kata Achsanul dalam keterangan tertulisnya yang diterima Antara di Pamekasan, Sabtu sore.

“AQ” sapaan karib tokoh Madura asal Kabupaten Sumenep ini lebih lanjut menjelaskan, sejak awal dirinya menyadari bakal banyak pemain Madura United yang akan direkrut Timnas.

“Ini kan kesempatan bagi pemain lain di Madura United untuk tampil,” katanya.

Ada lima pemain klub sepak bola berjuluk “Laskar Sape Kerrap” itu yang dipanggil Timnas, sehingga mereka dipastikan tidak bisa memperkuat klub di Piala Presiden 2019.

Kelima pemain itu masing-masing Muhammad Ridho, Fachruddin Aryantano, Zulfiandi, Andik Vermansyah dan Greg Nwokolo.

Hal senada juga dikemukakan oleh Manajer Madura United FC Haruna Soemitro.

Haruna mengatakan, pihaknya justru bangga jika banyak pemain Madura United FC yang direkrut Timnas.

“Benar kata Pak AQ, bahwa ini resiko dari pemain bintang nasional yang banyak di Madura United ini. Tapi, ini adalah kesempatan dan kita banyak memiliki pemain lain,” katanya.

Para pemain yang dipanggil Timnas semuanya mengaku senang, karena bagi mereka adalah bagian dari upaya mendarmabhaktikan diri kepada negara melalui jalur sepak bola.

“Meski saya pemain naturalisasi, saya senang. Dan ini merupakan bentuk pengabdian saya pada negara,” kata kapten Madura United FC Greg Nwokolo.

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sering kram jelang pengujung laga, Witan kenapa?

Phnom Penh (ANTARA News) – Pemain sayap tim nasional Indonesia U-22 Witan Sulaiman kerap mengalami kram pada menit-menit jelang pengujung laga dalam tiga pertandingan penyisihan Grup B Piala AFF U-22 di Kamboja.

Dokter Timnas U-22 Syarif Alwi mengatakan hal itu berkaitan dengan usianya yang masih sangat muda sehingga otot-ototnya masih belum mumpuni untuk menumpu beban bertanding selama 90 menit penuh.

“Witan itu masih muda, usia muda wajar kalau belum mumpuni ototnya menerima peregangan hingga 90 menit,” kata Syarif di sela-sela mendampingi Timnas U-22 menjalani sesi latihan di Stadion Nasional, Phnom Penh, Sabtu sore.

Witan memang tak pernah tampil penuh dalam tiga pertandingan yang sudah dijalani Indonesia di Piala AFF U-22.

Pada laga pertama menghadapi Myanmar, Witan hanya bermain selama 64 menit sebelum digantikan oleh Fulgensius Billy Paji Keraf.

Lantas di laga kedua melawan Malaysia, Witan memulai pertandingan dari bangku cadangan dan baru merumput pada tendangan mula babak kedua menggantikan Billy.

Di laga ketiga ketika Garuda Muda sukses mempecundangi Kamboja, Witan kembali tak main penuh dan digantikan oleh bek kanan Ferdyan Wahyu Sugiantoro pada menit ke-75.

Baca juga: Indra Sjafri tak permasalahkan timnas main sore ataupun malam

Kendati tak tampil penuh di tiga laga, Witan sejauh ini telah memiliki catatan satu gol indah ke gawang Malaysia dan satu assist penting untuk gol pembuka Marinus Wanewar di laga melawan Kamboja.

Kemampuan dan stamina Witan tentu akan dibutuhkan Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri saat Garuda Muda berlaga di semifinal menghadapi Vietnam pada Minggu (24/2) sore.

“Wajar begitu itu, dulu waktu awal-awal Saddil (Ramdani) juga begitu kan. Sekarang ya sudah beda, sudah tumbuh, sudah dewasa,” ujar dokter yang akrab disapa Papi itu.

Baca juga: Vietnam yakin semifinal selesai 90 menit, Indonesia siapkan algojo adu penalti

Witan saat ini tercatat sebagai pemain termuda di skuat Timnas Indonesia U-22 dengan usia 17 tahun empat tahun dan sembilan hari ketika turnamen AFF U-22 2019 dimulai 17 Februari lalu.

Bahkan dalam tiga pertandingan yang sudah dijalani, atlet gemblengan SKO Ragunan itu selalu berstatus pemain termuda yang merumput di lapangan dalam masing-masing laga itu.

Secara keseluruhan ia merupakan pemain termuda keenam di antara semua peserta Piala AFF U-22. Gelandang Timor Leste Expedito Soares merupakan pemain paling muda yang mengikuti Piala AFF U-22 2019 dengan tanggal kelahiran 11 Oktober 2002.

Baca juga: Pelatih Vietnam waspadai trio lini depan Indonesia

Baca juga: Kapten Garuda Muda bakal absen hingga pengujung AFF U-22

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kane cetak gol usai cedera, namun Tottenham kalah 1-2 dari Burnley

Jakarta  (ANTARA News) – Harry Kane mencetak satu gol setelah pulih dari cedera namun Tottenham Hotspur dibungkam tim tuan rumah Burnley 1-2 lewat gol menit-menit terakhir Ashley Barnes.

Spurs, yang mengincar kemenangan kelimanya secara berturut-turut, gagal mengamankan poin untuk mengejar Manchester City dan Liverpool ketika bertandang ke Turf Moor pada laga lanjutan Liga Premier, Sabtu malam.

Burnley memberikan perlawanan tangguh kepada tim tamu dan membuka gol lewat sundulan kepala Chris Wood menyusul sepak pojok Dwight McNail di menit ke-57, demikian laman resmi Premier League pada Sabtu

Kane yang dibangkucadangkan selama enam pekan karena cedera tumit membuat gol penyeimbang di menit ke-65 dari tembakan jarak dekat. Gol kemenangan Ashley Barnes pada menit ke-83 memperpanjang rekor tak terkalahkan Burnley dalam delapan pertandingan dan membawa mereka naik ke peringkat 13 klasemen dengan poin 30 hingga pekan ke-27.

The Clarets meraih kemenangan itu berkat pemain pengganti Johan Berg Gudmundsson yang memberi umpan ke Barnes yang berada di sisi kanan gawang Hugo Lloris untuk mengunci kemenangan Burnley. Dengan hasil itu Tottenham berada di peringkat ketiga dengan poin 60 tertinggal lima poin dari Manchester City dan Liverpool.
A059/

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Persebaya perlu pembenahan meski menang besar

Surabaya, 23/2 (ANTARA News) – Pelatih Persebaya Djadjang Nurdjaman menilai permainan timnya masih memerlukan banyak pembenahan meski menang besar pada laga melawan Persidago Gorontalo di babak 16 besar Piala Indonesia di Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu sore.

“Masih banyak yang harus dibenahi meski menang besar,” ujarnya kepada wartawan usai pertandingan.

Bermain di hadapan 10 ribuan Bonek (suporter Persebaya) yang hadir di stadion, Ruben Sanadi dan kawan-kawan menang 7-0 sekaligus memastikan lolos ke babak delapan besar Piala Indonesia.

Gol-gol Bajul Ijo dicetak empat gol oleh Amildo Balde menit 27, 30, 56 dan 87, lalu masing-masing satu gol Otavio Dutra menit 34, Hansamu Yama menit 37 dan Damian Lizio menit 45+1.

Meski berstatus tuan rumah dan bermain mendominasi, menurut Djanur, anak asuhnya cukup kesulitan menembus pertahanan Persidago, terbukti gol perdana baru diciptakan menjelang setengah jam pertandingan berjalan. 

Selain itu, kekompakan para pemain masih menjadi pekerjaan rumah bagi Persebaya, terlebih tidak lama lagi akan bermain di Piala Presiden melawan tim-tim Liga 1. 

“Di posisi belakang juga ada catatan, sebab beberapa kali penyerang Persidago bisa leluasa di dalam kotak penalti, bahkan melepaskan tendangan mengarah ke gawang,” kata mantan pelatih Persib Bandung tersebut. 

Dalam latihan beberapa hari ke depan, kata dia, akan dilakukan evaluasi agar penampilan di Piala Presiden 2019 yang dimulai awal Maret bisa lebih siap dan menjanjikan. 

Sementara itu, pelatih Persidago Gorontalo Romy Malanua menilai timnya memang kalah kelas dan kualitas dibandingkan Persebaya sehingga harus terhenti di babak 16 besar. 

Ia juga secara khusus menyoroti penampilan penyerang Persebaya Amildo Balde yang sejak awal sebelum pertandingan sudah menjadi momok bagi timnya. 

“Perjuangan kami mengantisipasi Balde belum cukup untuk menahannya mencetak gol,” katanya.

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indra Sjafri tak permasalahkan timnas main sore ataupun malam

Phnom Penh (ANTARA News) – Pelatih tim nasional Indonesia U-22 Indra Sjafri tak mempermasalahkan jika Garuda Muda harus bermain sore ketika matahari masih terik ataupun malam hari saat permukaan lapangan bertemperatur lebih wajar di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja.

Menurut dia, apa yang diperlihatkan Timnas U-22 sesuai dengan linimasa yang dirancangnya mengenai periode puncak penampilan di Piala AFF U-22, sehingga ia meyakini Witan Sulaiman dkk akan tampil lebih baik di semifinal menghadapi Vietnam pada Minggu (24/2) sore.

“Bukan karena adem, tapi karena periodisasi yang kami siapkan nanti ada peak-nya di final,” kata Indra selepas memimpin sesi latihan Timnas U-22 di Stadion Nasional, Sabtu sore.

“Jadi besok akan lebih baik dari yang kemarin, coba lihat pertandingan besok,” ujar dia menambahkan.

Baca juga: Vietnam yakin semifinal selesai 90 menit, Indonesia siapkan algojo adu penalti

Di sisi lain, Indra juga menyatakan bahwa ia melakukan pendekatan berbeda dalam menentukan rotasi pemain menjelang laga semifinal dibandingkan ketika melakoni tiga laga penyisihan Grup B.

Sejauh ini, 22 dari 23 pemain yang dibawa Indra ke Kamboja telah merasakan atmosfer pertandingan dalam tiga laga penyisihan Grup B kecuali penjaga gawang Muhamad Riyandi.

“Tentu berbeda dengan tiga pertandingan yang kemarin. Rotasi dengan tiga kali pertandingan itu membuat pelatih makin jelas melihat siapa starting eleven kami,” ujar mantan pelatih Timnas U-19 itu.

Baca juga: Pelatih Vietnam waspadai trio lini depan Indonesia

Lebih lanjut, ia bahkan tidak menutup kemungkinan bahwa susunan pemain yang diturunkan dalam laga semifinal bakal menjadi bayangan bagi dirinya menyiapkan fase kualifikasi Piala Asia U-23 di Vietnam, Maret mendatang.

Hanya saja, bek tengah sekaligus kapten Timnas U-22 Andy Setyo Nugroho dipastikan bakal absen dari laga semifinal bahkan hingga Piala AFF U-22 berakhir karena mengalami cedera bagian punggungnya.

Indonesia bakal menghadapi Vietnam dalam laga semifinal di Stadion Nasional pada Minggu (24/2) sore, sebelum kemudian tuan rumah Kamboja meladeni Thailand di laga semifinal lainnya.

Baca juga: Kapten Garuda Muda bakal absen hingga pengujung AFF U-22
 

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Burnley tahan Tottenham tanpa gol di babak I

Manajer Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino mengamati permainan anak buahnya saat melawan Burnley pada lanjutan Liga Premier di Turf Moor, Burnley, Inggris, Sabtu (23/2/2019). Burnley menahan Hotspur 0-0 di babak I. ANTARA FOTO/REUTERS/Andrew Yates/foc.

Pelatih Vietnam waspadai trio lini depan Indonesia

Phnom Penh, Kamboja (ANTARA News) – Pelatih timnas Vietnam U-22 Nguyen Quoc Tuan mengaku bakal mewaspadai penampilan trio lini depan Indonesia saat timnya bertemu pada laga semifinal Piala AFF U-22 di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Minggu (24/2).

“Saya menyaksikan semua laga Indonesia di sini,” kata Quoc Tuan selepas memimpin sesi latihan Sabtu sore.

“Indonesia merupakan tim terbaik, mereka miliki beberapa pemain bagus. Nomor tiga, sepuluh dan delapan,” ujar dia menambahkan.

Marinus saat ini tercatat menjadi top skor turnamen Piala AFF U-22 bersama penyerang Vietnam Tran Danh Trung yang sama-sama sudah mengoleksi tiga gol.

Sedangkan Witan tercatat telah mengoleksi satu gol dan satu assist meski tak pernah bermain penuh 90 menit di tiap laga.

Kemudian Osvaldo selalu melakukan tusukan dan walaupun belum mencatatkan namanya di papan skor, ia mengirimkan assist untuk gol perdana Marinus di laga kedua melawan Malaysia.

Oleh karena itu ia menekankan timnya saat ini sangat fokus untuk mempersiapkan diri untuk laga semifinal tersebut.

Baca juga: Cetak dwigol penentu kemenangan, Marinus: semoga semifinal lebih siap

Lebih lanjut, ia meyakini waktu istirahat yang lebih panjang akan memberikan keuntungan bagi Vietnam.

“Saya pikir kami punya dua hari istirahat, lebih lama ketimbang Indonesia, maka besok akan jadi laga yang menarik,” katanya.

Vietnam lolos ke semifinal sebagai juara Grup A dengan catatan tak terkalahkan dalam tiga laga.

Situasi serupa bukan pertama kali dihadapi Indra Sjafri. Dulu semasa ia masih menangani Timnas U-19 ia juga berhadapan dengan Vietnam yang belum terkalahkan di partai final Piala AFF U-19 2013.

Hasilnya, Indonesia menang setelah laga harus ditentukan melalui drama adu penalti dan skuat besutan indra Sjafri menyudahi paceklik gelar dua dekade lamanya bagi sepak bola Indonesia.

“Dulu saya juga pernah ketemu mereka dengan status tak terkalahkan, tapi kami bisa mengalahkan mereka di final,” kata Indra dalam jumpa pers selepas kemenangan atas Kamboja pada Jumat (22/2) kemarin.

Baca juga: Kapten Garuda Muda bakal absen hingga pengujung AFF U-22
 

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Persiapan Timnas U-22

Pemain Timnas U-22 Marinus Wanewar (kanan) memainkan bola di sela latihan menjelang pertandingan Semi Final Sepak Bola AFF U-22 di Stadion Nasional Olimpiade, Phnom Penh, Kamboja, Sabtu (23/2/2019). Timnas U-22 akan menghadapi tim Vietnam di babak semi final pada 24 Februari. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/foc.

Vietnam yakin semifinal selesai 90 menit, Indonesia siapkan algojo adu penalti

Phnom Penh, Kamboja (ANTARA News) – Pelatih tim nasional Vietnam U-22 Nguyen Quoc Tuan meyakini laga semifinal Piala AFF U-22 melawan Indonesia di
di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Minggu (24/2) akan bisa ditemukan pemenangnya dalam 90 menit.

“Saya kira pemenang akan ditentukan dalam 90 menit,” kata Quoc Tuan selepas memimpin sesi latihan timnya di Stadion Nasional, Sabtu sore.

Ketika dikonfrontasi dengan pernyataan Quoc Tuan, Pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri menjawabnya dengan berkelakar meski tak menyembunyikan optimismenya.

“Ya bagus dong, kita juga 85 menit selesai,” ujarnya sembari disambut gelak tawa awak media.

Baca juga: Pelatih Vietnam waspadai trio lini depan Indonesia

Kendati demikian, Indra tetap memilih untuk menyempatkan para pemainnya melakoni latihan eksekusi tendangan penalti pada sesi latihan sore selepas Vietnam berlatih.

“Ya karena besok pertandingan setelah dua kali 45 menit akan dilanjutkan dengan dua kali 15 menit dan kalau tetap draw adu penalti,” kata Indra.

“Makanya semua kemungkinan yang akan terjadi besok kita antisipasi dari sekarang,” ujar mantan pelatih Timnas U-19 itu menambahkan.

Indra memang pernah sukses mengalahkan Vietnam lewat adu penalti saat mengantarkan Timnas U-19 menjuarai Piala AFF U-19 2013 silam.

Oleh karena itu, ia tak kehilangan keyakinan bahwa timnya bisa meraih hasil terbaik saat menghadapi Vietnam esok.

Lebih lanjut dengan waktu istirahat yang lebih pendek, Indra ingin memastikan kondisi para pemainnya cukup siap menghadapi laga menentukan besok.

Baca juga: Pelatih Vietnam waspadai trio lini depan Indonesia
 

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Persebaya kalahkan Persidago

Pesepak bola Persebaya Surabaya Otavio Dutra (tengah) melakukan selebrasi usai mencetak gol saat menghadapi Persidago Gorontalo pada pertandingan babak 16 besar leg kedua Piala Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (23/2/2019). Dalam pertandingan tersebut Persebaya Surabaya mengalahkan Persidago Gorontalo dengan skor akhir 7-0. ANTARA FOTO/Moch Asim/foc.

Kapten Garuda Muda bakal absen hingga pengujung AFF U-22

Phnom Penh (ANTARA News) – Bek tengah sekaligus kapten tim nasional Indonesia U-22, Andy Setyo Nugroho, dipastikan bakal absen hingga Garuda Muda menuntaskan kiprah mereka di Piala AFF U-22 di Kamboja.

Hal itu dikonfirmasi dokter tim Syarif Alwi dan Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri di sela-sela sesi latihan di Stadion Nasional, Phnom Penh, Kamboja, Sabtu.

Syarif menjelaskan bahwa Andy Setyo menderita kompresi hernia dalam laga melawan Malaysia, Rabu (20/2) lalu, dan bukan saja bakal absen hingga AFF U-22 berakhir, Selasa (26/2), tetapi juga membutuhkan waktu sekira dua hingga tiga pekan.

“Kemungkinan sampai AFF U-22 selesai tidak bisa main. Ini cedera grade satu, tapi sebetulnya dia punya kemauan buat sembuh lebih cepat,” kata Syarif.

Menurut Syarif pihaknya melakukan terapi stem cell untuk penanganan cedera Andy, guna memacu proses pemulihan yang seharusnya berlangsung lebih dari satu bulan menjadi 2-3 pekan saja.

Baca juga: Cetak dwigol penentu kemenangan, Marinus: semoga semifinal lebih siap

Baca juga: Soal pergantian dua bek, Indra Sjafri: Bagus karena menang, kalah di-“bully”

Indra Sjafri mengaku tidak khawatir dengan absennya Andy Setyo hingga akhir rangkaian Piala AFF U-22.

“Kan sudah dilihat sendiri kemarin. Itu yang bikin kami senang, kualitas pemain yang kami bawa itu semuanya hampir sama,” kata Indra.

Indra memang melakukan perombakan di lini belakang dengan memasang duet Nurhidayat Haji Haris dan Bagas Adi Nugroho menggantikan Andy Setyo yang selalu berpasangan dengan Rachmat Irianto di dua laga sebelumnya.

Di sesi latihan Sabtu sore, Andy Setyo juga tidak terlihat bergabung dengan rekan-rekannya melainkan menjalani sesi privat bersama fisioterapis tim di tepi lapangan.

Indonesia bakal menghadapi juara Grup A Vietnam di babak semifinal pada Minggu (24/2) sore di Stadion Nasional, sebelum tuan rumah Kamboja melawan Thailand di laga semifinal lainnya.

Baca juga: Bungkam Kamboja, pelatih sebut performa Timnas U-22 belum maksimal

Baca juga: Hasil dan klasemen akhir Grup B, Indonesia dampingi Kamboja ke semifinal

***3***

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Persebaya lolos ke delapan besar Piala Indonesia

Surabaya (ANTARA News) – Persebaya Surabaya memastikan diri lolos ke babak delapan besar Piala Indonesia usai menaklukkan Persidago Gorontalo dengan skor 7-0 pada laga leg kedua babak 16 besar di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu sore.

Dengan kemenangan besar tersebut, tim yang mempunyai suporter fanatik yaitu Bonekmania ini menang dengan agregat gol 11-1, setelah dipertandingan leg pertama di Gorontalo menang dengan skor 4-1.
Baca juga: Persebaya menang besar di kandang Persidago

Gol-gol kemenangan tim yang berjuluk Bajul Ijo pada leg kedua itu diciptakan oleh Amildo Balde sebanyak empat gol yaitu pada menit 27, 30, 56 dan 87, berikutnya masing-masing satu gol lewat Otavio Dutra menit 34, Hansamu Yama menit 37 dan Damian Lizio menit 45+1.

Pada 25 menit babak pertama berjalan, tuan rumah sempat kesulitan menembus pertahanan Persidago yang tampil ngotot dan memberikan perlawanan maksimal. Baru pada menit ke-27, top skorer Persebaya sementara di Piala Indonesia, Amildo Balde mencetak gol melalui tendangan keras kaki kanannya dari dalam kotak penalti memaksimalkan umpan terobosan Manuchehr Jalilov.

Tiga menit berselang, lagi-lagi kombinasi kerja sama Jalilov dan Balde membuat kiper Persidago Mario Fabiyo Londok memungut bola dari gawangnya setelah Balde mencetak gol keduanya. Gol ketiga Persebaya dicetak bek asing yang tidak lama lagi berstatus Warga Negara Indonesia (WNI), Otavio Dutra, menit ke-34 memanfaatkan bola muntah sundulan Balde yang terbentur tiang gawang.

Gol berikutnya Persebaya kembali dicetak pemain belakang, yang kali ini melalui Hansamu Yama lewat sundulan kepala memanfaatkan umpan terukur tendangan bebas Damian Lizio menit ke-37.
Baca juga: Persebaya datangkan pemain asal Bolivia, Damian Lizio

Pada menit 45+1 atau injury time babak pertama, giliran striker baru asal Bolivia, Damian Lizio, yang membuktikan kualitasnya usai lolos jebakan offside dan tinggal berhadap-hadapan dengan kiper Persidago.

Skor 5-0 bertahan hingga wasit Fariq Hitaba asal Yogyakrta membunyikan peluit tanda berakhirnya 45 menit babak pertama. Babak kedua berjalan 11 menit, kembali Amildo Balde menunjukkan kelasnya sekaligus membuktikan pantas menggantikan peran David Da Silva yang musim lalu menjadi predator di Persebaya.

Gol tercipta memanfaatkan kesalahan bek Persidago yang gagal mengontrol bola silang kiriman Ruben Sanadi sehingga bola terlepas dan dicocor keras oleh Balde dari dalam kotak penalti.

Persidago bukannya tanpa serangan, berkali-kali striker bernomor punggung 14, Ismail Adam memaksa kiper Persebaya Abdul Rohim bekerja ekstra keras menghalau sejumlah peluang.

Menit ke-87, lagi-lagi Amildo Balde mengoyak jala Persidago yang kali ini melalui sundulan kepalanya usai menerima umpan silang matang Alwi Slamat. Gol keempat pemain yang pernah merumput di Celtic FC itu menjadi gol penutup di laga yang disaksikan 10.530 penonton itu.

Sementara itu, dari delapan tim yang akan berlaga di perempat final, sudah ada tujuh tim yang sudah memastikan lolos, yakni Persib, Madura United, Persija Jakarta, Borneo FC, PSM Makassar, Bali United dan Persebaya.

Satu tiket lagi masih diperebutkan antara PSIS Semarang dan Bhayangkara FC yang akan bermain pada Minggu (24/2).
Baca juga: Bali United taklukkan Persela Lamongan 2-0
Baca juga: Gol Fitra dan Ryuji loloskan Persija ke perempat final
Baca juga: Arema gagal melaju ke babak delapan besar Piala Indonesia

Pewarta:
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Persija rekrut kembali Rohit Chand gantikan Jahongir

Jakarta (ANTARA News) – Tim Persija Jakarta merekrut kembali gelandang asal Nepal Rohit Chand untuk menggantikan posisi pemain asing lain Jahongir Abdumuminov yang dilepas dari tim.

Dikutip dari laman resmi Persija di Jakarta, Sabtu, Rohit Chand dikontrak selama satu tahun.

“Kami merekrut kembali Rohit Chand untuk mengisi posisi Jahongir. Ini sesuai dengan keinginan pelatih Ivan Kolev,” ujar CEO Persija Ferry Paulus.

Ferry pun tidak lupa berterima kasih kepada Jahongir yang sudah memperkuat Persija Jakarta sejak Januari lalu.

“Kami melepas Jahongir setelah melakukan evaluasi dengan tim. Terima kasih tentunya kepada Jahongir yang pernah berjuang bersama kami,” tutur dia.

Selama kariernya, berikut tahun ini, Rohit Chand sudah dua kali berstatus “dikontrak kembali” oleh Persija.

Situasi serupa pernah terjadi pada 2017, di mana dia kembali didatangkan Persija setelah merumput untuk tim Macan Kemayoran pada 2013-2015. Setelah itu, Rohit merumput selama dua tahun atau sampai 2018.

Musim 2018 menjadi puncak karier pesepak bola berusia 26 tahun tersebut. Bersama Persija, dia berhasil meraih tiga gelar juara, termasuk kampiun Liga 1 Indonesia yang sudah dinanti selama 17 tahun.

Rohit Chand pun menyambut baik kepulangannya ke Persija.

“Saya sangat gembira kembali ke Persija. Persija adalah klub saya dan saya tak sabar memberikan kontribusi untuk klub,” tutur dia. 
Baca juga: Persija resmi kontrak Silvio Escobar
Baca juga: Gol Fitra dan Ryuji loloskan Persija ke perempat final
Baca juga: Pertahanan disiplin berbuah ‘clean sheet’ pertama untuk Ivan Kolev

 

Pewarta: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Manchester United vs Liverpool

Manchester United vs Liverpool

“El Clasico” ala Inggris kembali akan tersaji di Old Trafford akhir pekan ini. Lawatan Liverpool ke kandang Manchester United itu bakal menjadi beban berat buat pasukan Jurgen Klopp. Kemenangan menjadi harga mati bagi mereka jika ingin tetap bersaing merebut juara Liga Primer musim ini. Mampukah The Reds mengalahkan Setan Merah yang tengah bangkit bersama Ole Solskjaer?

Zanetti yakin masalah Icardi di Inter bisa diselesaikan

“Saya turut prihatin dengan situasinya (Icardi), tetapi tidak ada yang lebih penting dibandingkan klub.”

Jakarta (ANTARA News) – Situasi Mauro Icardi di Inter Milan masih keruh, tetapi wakil presiden Javier Zanetti yakin bahwa masalah di internal klub dapat diatasi. 

Mantan kapten Nerazzuri itu menjelaskan bahwa kesejahteraan klub harus didahulukan, sambil mengekspresikan optimisme Icardi dapat kembali ke bermain. 
Baca juga: Ban kapten dicopot, Icardi tolak ikut Inter ke Wina

“Ketika ada masalah di ruang ganti, hal-hal ini perlu diselesaikan di sana,” kata Zanetti kepada Sky Sports yang dilansir Marca pada Sabtu. 

“Bahkan kemungkinan ada peluang untuk membentuk grup yang lebih kuat. Saya turut prihatin dengan situasinya, tetapi tidak ada yang lebih penting dibandingkan klub.”

“Icardi adalah bagian dari sekelompok pemain dan mereka perlu menyelesaikan masalah mereka sendiri, sambil memikirkan kepentingan tim,” tambah Zanetti. 

“Icardi masih pemain penting bagi kami. Kami berharap ia bisa bermain untuk 16 besar (Liga Eropa) karena itu akan membantu tim. Saya tidak punya masalah dengan Icardi, tetapi saya selalu memikirkan yang terbaik untuk tim.”

Inter Milan dipastikan hadapi Eintracht Frankfurt setelah undian fase 16 besar Liga Eropa, yang digelar Jumat waktu setempat.

Baca juga: Babak 16 besar Liga Europa: Frankfurt vs Inter Milan, Napoli vs Salzburg

Baca juga: Ivan Rakitic mendarat di Inter Milan

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pochettino sebut laga melawan Burnley seperti final

“Fokus kami sepanjang pekan ini adalah memberi para pemain gagasan bahwa laga melawan Burnley adalah yang terpenting,” kata Pochettino.

Jakarta (ANTARA News) – Tottenham Hotspur akan menjalani laga “final” melawan Burnley pada Sabtu pukul 19.30 WIB, bila mereka ingin tetap bersaing meraih gelar Liga Premier Inggris, ujar sang pelatih Mauricio Pochettino yang dilansir Reuters menjelang pertandingan tersebut, Sabtu.

Setelah mendapatkan waktu istirahat yang cukup, skuat Pochettino harus menghadapi serangkaian pertandingan krusial dengan derby London beruntun melawan Chelsea dan Arsenal sebelum pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Borussia Dortmund.

Meski Spurs difavoritkan menang di Turf Moor, tetapi pelatih asal Argentina itu mengatakan bahwa para pemainnya harus fokus “200 persen” untuk mengatasi Burnley yang tak terkalahkan dalam tujuh pertandingan liga Inggris.

Kemenangan liga kelima berturut-turut Tottenham akan membuat mereka hanya terpaut dua poin di belakang pemuncak klasemen Manchester City dan Liverpool, yang memiliki poin sama.

“Fokus kami sepanjang pekan ini adalah memberi para pemain gagasan bahwa laga melawan Burnley adalah yang terpenting,” kata Pochettino.

Spurs sedikit mendapatkan semangat baru setelah penyerang andalan mereka Harry Kane bisa pulih lebih cepat setelah menderita cedera pergelangan kaki.

“Kami tahu bahwa orang-orang membicarakan Chelsea, Arsenal dan Dortmund, tetapi bagi kami fokusnya adalah menerjemahkan gagasan bahwa Burnley akan sulit.”

“Untuk Burnley kita perlu lebih termotivasi dan dengan lebih banyak energi dibandingkan di pertandingan lain. Kita perlu percaya bahwa tiga poin melawan Burnley akan menentukan. Ini seperti final,” tambahnya.

Baca juga: Kane kembali berlatih jelang laga tandang Tottenham ke Burnley

Baca juga: Pochettino: Jalan masih panjang walau menang 3-0 atas Dortmund

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019