Napoli sudahi perlawanan Lazio 2-1

Milan (ANTARA News) – Napoli mencetak dua gol sebelum turun minum dan hampir menjebol gawang Lazio tiga kali, jika saja bola tidak membentur tiang gawang, sebelum akhirnya menyudahi perlawanan Lazio yang bermain dengan 10 orang 2-1 pada Minggu.

Kemenangan ke-15 mereka dalam 20 pertandingan itu menempatkan Napoli yang berada di peringkat dua klasemen Serie A dengan jarak enam poin dari pemuncak Juventus yang akan menjamu Chievo pada Senin.

Tendangan voli Arkadiuz Milik masih membentur tiang gawang, juga sundulan kepala Thomas Strakosha.

Baru pada menit ke-34 tembakan Jose Callehon mampu menjebol gawang Lazio memanfaatkan assist dari Dries Mertens.

Milik menggandakan keunggulan Napoli tiga menit kemudian lewat eksekusi tendangan bebas.

Gol bagi Lazio diciptakan oleh Ciro Immobile pada menit ke-65 memanfaatkan umpan dari Joaquin Correa.

Walaupun mendapati Francesco Acerbi diusir keluar lapangan setelah mendapatkan kartu kuning kedua, Lazio cukup merepotkan Napoli hingga peluit panjang ditiup yang disambut oleh perasaan lega para penonton di San Paolo.

Napoli, dengan 47 poin, membuka jarak 7 poin dari Inter Milan yang berada di peringkat tiga. Sementara AS Roma, yang menang 3-2 atas Torino pada Sabtu naik ke peringkat empat, tempat terakhir di Liga Champions, dengan poin 33.

Sedangkan Lazio tertinggal satu poin di peringkat lima.

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Turun dari bangku cadangan, Messi inspirasi kemenangan Barca atas Leganes

Barcelona (ANTARA News) – Lionel Messi turun dari bangku cadangan untuk membawa Barcelona menang 3-1 atas Leganes di pertandingan La Liga, di Camp Nou, Minggu.

Messi, yang dibangkucadangkan untuk kedua kalinya musim ini, masuk ke lapangan pada menit ke-64 ketika pertandingan imbang 1-1 setelah penyerang Leganes Martin Braithwaite pada menit ke-57membalas gol Ousmane Dembele yang tercipta di babak pertama.

Pemain asal Argentina itu terbukti menjadi penyulut semangat Barca.

Luis Suarez menyumbangkan gol kedua bagi Barca pada menit ke-70. Kemudian tembakan keras Messi pada menit ke-90 dari luar kotak penalti terlalu keras bagi penjaga gawang Ivan Cuellar dan memastikan kemenangan 3-1 untuk Barcelona lewat gol ke-18 yang dia ciptakan musim ini.

Kemenangan itu membuat Barcelona mengantongi 46 poin di puncak klasemen La Liga, unggul lima poin dari Atletico Madrid di peringkat dua, setelah menjalani 20 laga, demikian Reuters.

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Iran kalahkan Oman 2-0 untuk melaju ke perempat final Piala AFC

Abu Dhabi (ANTARA News) – Juara tiga kali Piala AFC Iran lolos ke babak perempat final Piala Asia setelah mengalahkan Oman di 2-0 di Stadion Mohammed bin Zayed, Abu Dhabi, UEA, Minggu (20/1).

Kiper Iran Alireza Beiranvand menyelamatkan gawangnya dari tendangan penalti di menit pembuka babak pertama.

Gol pemain sayap Alireza Jahanbakhsh dan tendangan penalti sang kapten Askhan Dejagah membawa skuat asuhan Carloz Queiroz itu menguasai paruh pertama pertandingan.

Mereka tidak bisa menambah gol di babak kedua namun tidak akan segan-segan kembali menampilkan yang terbaik ke stadion yang sama pada Kamis nanti untuk meladeni skuat China yang menang 2-1 atas Thailand.

Oman, yang pertama kali mencapai babak gugur Piala AFC itu di depan 32.000 penonton, akan dihantui kegagalannya mengonversi penalti di menit awal pertandingan.

Striker Muhsen Al-Ghassani, pemain terbaik Oman, dijegal oleh bek tengah Iran Majid Hosseini di dalam kotak penalti.

Namun, Beiravand berhasil menghalau bola tendangan kapten Oman yang mengarah ke sisi kanan bawah gawang Iran.

Kemudian, kualitas lini serang Iran selalu merepotkan Oman dan tendangan Sardar Azmoun di menit ke-4 merupakan salah satu dari sekian tembakan ke gawang Oman.

Jahabakhsh juga merepotkan pertahanan Oman di sayap kanan tapi justru ketika dia berada sedikit ke tengah lah dia membuka gol untuk Iran di menit ke-32 memanfaaatkan kesalahan lini belakang Oman.

Dejagah menggandakan keunggulan Iran lima menit sebelum turun minum lewat tendangan penalti setelah Mehdi Taremi dilanggar di dalam kotak.

Pelatih Oman Pim Verbeek kemudian mengganti formasi menjadi 4-2-2 di babak kedua untuk mengejar ketertinggalan tapi justru membuka lebih banyak ruang di belakang namun Iran tidak berhasil menambah keunggulannya.

Taremi dan Azmoun mungkin bersaing memperebutkan titel pernyerang terburuk namun lini belakang Iran memastikan tim berjuluk Team Melli itu tetap berada di jalur yang tepat setelah puasa gelar selama 43 tahun.
 

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Gatusso: Higuain tidak siap untuk laga melawan Genoa

Milan (ANTARA News) – Striker AC Milan Gonzalo Higuain tidak akan diturunkan pada pertandingan melawan Genoa pada Senin setelah sang pelatih Gennaro Gattuso memandang pemain asal Argentina itu tidak siap di tengah negosiasi pinjaman ke Chelsea.

Higuain tampak demikian sejak bergabung dengan Milan sebagai status pemain pinjaman dari Juventus pada Agustus.  Total delapan gol dari 22 penampilan merupakan catatan yang terlalu sederhana bagi pemain sekelas dia.

Media di Italia dan Inggris telah melaporkan bahwa negosiasi kepada Juventus sedang berjalan untuk meminjamkan pemain itu ke Chelsea.

“Dia belum siap untuk bermain,”kata Gattuso. “Jika dia pergi, maka kami akan kehilangan satu pemain penting. Saya tidak kecewa, saya telah melakukan apa yang saya bisa…. Dia telah membuat keputusan dan kami harus menerima hal itu tapi rasa hormat tetap ada.”

Sementara itu AC Milan dilaporkan sedang mengincar striker Genoa Krzysztof Piatek, yang telah mencetak 19 gol di 21 penampilannya sejak pindah dari Cracovia pada Juli.

“Belum ada yang diselesaikan,”kata Gattuso, seraya menambahkan bahwa direktur olahraga Leonardo Araujo sedang mengupayakan hal tersebut.

Gatusso mengatakan bahwa terlalu awal untuk membicarakan Piatek. “Piatek memiliki kualitas yang tepat tapi kami akan membahas dia jika dan ketika dia bergabung,” demikian dikutip dari Reuters.

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komite ad hoc integritas PSSI beranggotakan akademisi sampai polisi

Badung, Bali (ANTARA News) – Ketua Komite Khusus (Ad Hoc) Integritas Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Ahmad Riyadh mengatakan, agar menjalankan tugas secara maksimal, organisasi yang dipimpinnya itu akan beranggotakan orang-orang non-sepak bola, meliputi akademisi hingga polisi.

“Saya berharap, dari para anggota akan ada yang merupakan ahli hukum, berasal dari instansi hukum misalnya kejaksaan atau pengadilan, kepolisian maupun dari akademisi,” ujar Ahmad usai kongres tahunan PSSI tahun 2019 di kawasan Nusa Dua, Badung, Bali, Minggu.

Ketua dan wakil ketua komite ad hoc integritas diberikan waktu selama maksimal dua minggu oleh kongres PSSI untuk membereskan organisasi.

Selain mencari lima sampai tujuh anggota, baik Ahmad maupun wakilnya di komite integritas Azwan Karim juga mesti membuat program dan prioritas kerja yang selanjutnya dilaporkan ke komite eksekutif (exco) PSSI untuk ditetapkan.

“Nanti setelah lima atau tujuh orang anggota terkumpul baru kami tentukan program dan prioritasnya apa. Kami mau meniru komite ad hoc AFC yang bekerja sama dengan macam-macam pihak seperti interpol,” tutur Ahmad.

Komite ad hoc integritas PSSI dibentuk untuk memerangi kasus pengaturan skor maupun manipulasi pertandingan di Indonesia. Mereka dituntut untuk menjalin kerja sama erat dengan semua pemangku kepentingan olahraga nasional, termasuk kepolisian.

“Secara umum, nantinya kami dapat memberikan data terkait adanya gejala tidak beres dalam suatu laga. Data itu, kan, bisa mana-mana nantinya. Akan dilakukan pula analisa apakah kasus itu masih masuk ranah PSSI atau tidak,” kata Ahmad.

Sementara Wakil Ketua Komite Ad Hoc Integritas PSSI Azwan Karim yakin pihaknya dapat bekerja sama dengan baik meski dirinya dan sang ketua, Ahmad tinggal berjauhan.

Ahmad Riyadh sendiri merupakan ketua asosiasi provinsi PSSI wilayah Jawa Timur. Sementara Azwan Karim adalah Direktur klub Persita Tangerang yang juga sekretaris jenderal PSSI periode 2015-2016.

“Komite itu tidak ada kantor. Begitu kami mau rapat, bisa saja misalnya dilakukan di kantor PSSI atau di luar. Tidak ada masalah,” tutur Azwan.

Baca juga: PSM sampaikan tiga rekomendasi di Kongres PSSI
Baca juga: Detail pembagian timnas U-16 dan U-19 rampung Februari
Baca juga: PSSI belum tutup kemungkinan kongres luar biasa

 

Pewarta: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kalahkan Thailand, China lolos ke perempat final piala AFC

Jakarta (ANTARA News) – Timnas sepakbola China melaju ke babak perempat final setelah mengalahkan Thailand 2-1 pada babak 16 besar Piala AFC di Stadion Hazza bin Zayed, Al Ain, UEA, Minggu.

Thailand membuka keunggulan lewat gol Supachai Jaided lewat tendangan kaki kanannya memanfaatkan assist dari Thitipan Puangchan lewat tendangan sudut pada menit 31, demikian laman resmi AFC pada Minggu.

Lima menit setelah itu, Jaided memiliki kesempatan untuk menambah keunggulan Thailand namun tendangan kaki kanannya dari luar kotak penalti masih melenceng ke sisi kiri gawang.

Di awal babak kedua, Wu Lei, yang mendapatkan assist dari Gao Lin, belum mampu menjebol gawang Thailand ketika bola yang dia tendang dari dalam kotak melenceng ke kanan gawang.

Menjelang turun minum, pemain China, Liu Yang mengancam gawang Thailand namun tendangannya dari luar kotak penalti mengirim bola jauh di atas gawang.

Skor 1-0 bertahan untuk keunggulan Thailand hingga turun minum.

Baru pada menit ke 67, China, lewat Xiao Zhi berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat tendangan jarak dekatnya.

Tak lama berselang, Chalermpong Kerdkaew membuat pelanggaran di dalam kotak penalti. Gao Lin tidak menyia-nyiakan kesempatan itu dan mengonversi hadiah penalti dari wasit untuk membalikkan kedudukan 2-1.

Tim asuhan pelatih Marcello Lippi itu berhasil mempertahankan keunggulannya hingga peluit panjang untuk meraih satu tiket ke perempat final Piala AFC

Susunan pemain Thailand
        GK         23Sivarak Tedsungnoen
        DF         6Pansa Hemviboon
        DF        4Chalermpong Kerdkaew
        DF        16Mika Chunuonsee
        MF        3Theerathon Bunmathan
        MF        8Thitipan Puangchan
        MF        19Tristan Do
        MF        17Tanaboon Kesarat
        FW        18Chanathip Songkrasin
        FW        22Supachai Jaided
        FW        10Teerasil Dangda

Pemain pengganti
        12Chayanan Pombuppha
        21Pokkhao Anan

Susunan pemain China
        GK        1Yan Junling
        DF        5Zhang Linpeng
        DF        19Liu Yang
        DF        4Shi Ke
        DF        6Feng Xiaoting
        MF        11Hao Junmin
        MF        10Zheng Zhi
        MF        15Wu Xi
        FW        7Wu Lei
        FW        18Gao Lin
        FW        22Yu Dabao

Pemain pengganti
        8Zhao Xuri
        16Jin Jingdao
        9Xiao Zhi

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Manchester City pecundangi Huddersfield Town

Jakarta (ANTARA News) – Manchester City menang mudah 3-0 atas tim papan bawah Huddersfield Town pada laga tandang untuk memperkecil jarak empat poin dengan pemuncak klasemen Liverpool pada Minggu.

City mengawali keunggulannya lewat tendangan Danilo di menit 18, demikian situs resmi Liga Premier pada Minggu.

Gol tersebut menjadi gol City ke-100 di semua kompetisi musim ini, yang membuat mereka satu-satunya klub di lima liga besar Eropa yang memiliki catatan semacam itu.

Anak asuhan Pep Guardiola meningkatkan tempo permainan di babak kedua dan Raheem Sterling melesakkan gol kedua bagi City lewat sundulan kepalanya pada menit 54, sebelum Leroy Sane mencetak gol ketiga dua menit kemudia.

Merupakan penampilan buruk bagi Huddersfield, yang hampir dipastikan terdegradasi dan berpisah dengan manager David Wagner pekan ini.

Kemenangan keempat City berturut-turut itu, setelah didera kekalahan beruntun setelah Natal, membawa mereka mengantongi 56 poin dari 23 pertandingan, sedangkan Liverpool masih di puncak klasemen dengan 60 poin setelah mereka mengalahkan Crystal Palace 4-3 pada Sabtu.

Huddersfield, sementara itu hanya mengantongi 11 poin dan tertinggal 10 poin di belakang Newcastle United yang berada di peringkat 17.
Baca juga: Guardiola: masih terlalu dini bandingkan Sane dengan Giggs
Baca juga: Guardiola: Jika kami tak menang Liverpool pasti juara

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menang adu penalti atas Jordania, Vietnam ke perempat final

Jakarta (ANTARA News) – Vietnam melaju ke perempat final Piala Asia untuk pertama kalinya, setelah negara Asia Tenggara itu menang adu penalti 4-2 atas Jodania dalam pertandingan 16 besar yang dimainkan di Stadion Al Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab, pada Minggu malam WIB.

Kiper Dang Van Lam menjadi pahlawan Vietnam berkat keberhasilannya menahan eksekusi penalti pemain-pemain Jordania, setelah kedua tim bermain imbang 1-1 dalam perpanjangan waktu, demikian catatan pertandingan di laman resmi AFC.

Jordania unggul terlebih dahulu melalui tendangan bebas Baha Abdel Rahman (39′), namun Vietnam berbalik mengendalikan permainan pada babak kedua.

Nguyen Cong Phuong kemudian menyamakan kedudukan untuk Vietnam (51′), di mana sisa babak kedua diwarnai gelombang serangan Vietnam yang masih dapat diredam Jordania untuk membuat pertandingan dilanjutkan ke perpanjangan waktu.

Baha Seif yang menjadi eksekutor kedua Jordania gagal menuntaskan tugasnya ketika sepakannya mengenai mistar gawang, sebelum Van Lam menggagalkan sepakan Ahmed Salah, dan Bui Tien Dung kemudian melesakkan bola yang memastikan Vietnam menuju delapan besar.

Pelatih Vietnam Park Hang Seo mengatakan dirinya sudah memperkirakan pertandingan dengan diwarnai adu fisik, dan timnya kurang mampu mengembangkan permainan saat ditekan oleh Yousef Rawshdeh yang memimpin serangan Jordania.

Tim “Naga Emas” mendapatkan peluang terbaik mereka di babak pertama ketika Doan Van Hau memainkan operan satu-dua dengan Nguyen Quang Hai, sebelum melepaskan tembakan mendatar ke arah gawang, namun kiper Jordania Amer Shafi masih mampu menepis bola.

Setelah Do Hung Dung dihukum karena pelanggarannya terhadap Salem Al Ajalin, Abdel Rahman mengeksekusi tendangan bebas dari tepi kotak penalti, dan bola menuju ke sudut jauh gawang untuk membawa Jordania memimpin 1-0 pada pergantian babak.

Saat babak kedua baru bergulir enam menit, Vietnam menyamakan kedudukan ketika Nguyen Trong Hoang mengirim umpan silang melewati barisan pertahanan Jordania, dan Cong Phuong meluncur untuk menyambar bola yang melewati kepada Shafi sebelum ia mampu bereaksi.

Gol penyama kedudukan itu membakar semangat Vietnam yang berpeluang berbalik unggul ketika Phan Van Duc melepaskan tembakan yang tidak berbahaya saat ia berlari menuju ke gawang lawan sepuluh menit berselang, dan Dung melepaskan sepakan mendatar yang masih dapat ditinju Shafi.

Sepakan voli Yasen Bakheet yang melambung ke atas mistar gawang merupakan peluang terbaik kedua tim pada perpanjangan waktu, dan pemenang laga ini ditentukan ketika Van Lam mengatasi rasa gugupnya, bergerak ke arah kanan untuk menahan penalti Salah, dan memastikan timnya menjadi pemenang adu penalti.

Susunan pemain seturut laman resmi AFC:

Jordania (4-4-2): Amer Shafi, Feras Shelbaieh, Tareq Khattab, Anas Bani Yaseen, Salem Al AJalin, Musa Al Taamari (Ahmad Hamdouni 98′), Bahaa Abdulrahman, Saeed Murjan (Baha Faisal 71′), Khalil Baniateyah, Yusef Al Rawashdeh (Ahmed Samir 105′), Yassine Mahmoud Al Bhakeet (Ihsan Haddad 98′)

Vietnam (5-4-1): Dang Van Lam, Trong Hoang Nguyen (Minh Vuong Tran 117′) , Duy Manh Do, Ngoc Hai Que, Tieng Dung Bui, Van Hau Doan, Quang Hai Nguyen, Huy Hung Nguyen (Van Toan Nguyen 96′), Hung Dung Do, Phan Van Duc (Luong Xuan Truong 105′), Cong Phuong Nguyen (Nguyen Tien Linh 77′)

Baca juga: Jelang 16 besar Piala Asia, Jordania tahu kelemahan Vietnam

Baca juga: Tundukkan Uzbekistan, Jepang amankan posisi juara Grup F

Baca juga: Kalahkan Yaman, Vietnam pelihara peluang lolos 16 besar

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Vietnam cetak sejarah lolos perempat final Piala Asia

Pemain Vietnam Duy Manh Do berebut bola dengan pemain Jordania Saeed Al-Murjan pada pertandingan babak 16 besar Piala Asia 2019 di stadion Al-Maktoum, Dubai, Uni Emirat Arab, Minggu (20/1/2019). Vietnam berhasil mengalahkan Jordania melalui adu pinalti dengan skor 2-4 (1-1). ANTARA FOTO/REUTERS/Thaier Al-Sudani
/pras.

Detail pembagian timnas U-16 dan U-19 rampung Februari

Badung, Bali (ANTARA News) – Pelaksana tugas Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Joko Driyono mengatakan, detail pembagian tim nasional U-16 dan U-19 masing-masing menjadi tiga tim akan diselesaikan pada awal Februari 2019 di tingkat komite eksekutif (exco).

“Exco diberikan kewenangan untuk menyusun mekanisme, strategi dan implementasinya, sesuai dengan target yang diberikan,” ujar Joko usai kongres tahunan PSSI tahun 2019 di kawasan Nusa Dua, Badung, Bali, Minggu. 

Menurut Joko, setelah semuanya selesai dilakukan, maka selanjutnya menjadi tugas pelatih untuk menyusun program, mencari pemain dan lain-lain.

Adapun rencana pembagian timnas U-16 dan U-19 ke dalam tiga grup ini didasarkan pada pertimbangan jumlah pemain yang melimpah di rentang umur tersebut.

Salah satu wacananya, tiga grup itu dipecah berdasarkan wilayah.

Dengan pembagian tiga timnas itu, artinya akan ada total tiga pelatih untuk satu timnas. Khusus untuk timnas U-16, salah satu nama pelatih yang sudah dipastikan memimpin tim adalah Bima Sakti.

Bima sendiri sudah ditetapkan sebagai pelatih timnas U-16 pada akhir Desember 2018.

Kongres tahunan PSSI tahun 2019 pada Minggu (20/1) selesai digelar sekitar pukul 16.00 WITA setelah dimulai pukul 10.00 WIB.

Terkait timnas, kongres PSSI menyetujui semua kegiatan timnas putra meliputi timnas senior, U-22/U-23, U-19 dan U-16 dan timnas putri yaitu senior serta U-16.

Salah satu hal penting yang terjadi di kongres tahunan PSSI tahun 2019 ini adalah pengumuman mundurnya Edy Rahmayadi sebagai ketua umum PSSI. Posisinya pun digantikan Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono.

Baca juga: Kongres PSSI resmikan komite ad hoc integritas

Baca juga: Kelompok suporter desak penggantian orang-orang lama PSSI

Baca juga: Edy Rahmayadi: Mundur keputusan terbaik untuk bangsa

Pewarta: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kongres PSSI resmikan komite ad hoc integritas

Badung, Bali (ANTARA News) – Kongres Tahunan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) tahun 2019 meresmikan pembentukan komite khusus (ad hoc) integritas PSSI yang bertugas memerangi pengaturan skor dan manipulasi pertandingan serta membangun sinergi dengan pemangku kepentingan lain terutama pihak kepolisian.

“Kongres mengesahkan terbentuknya komite ad hoc integritas. Komite ini dipimpin oleh Ahmad Riyadh, dengan wakil ketua Azwan Karim,” ujar Pelaksana tugas Ketua Umum PSSI Joko Driyono usai kongres tahunan PSSI tahun 2019 di kawasan Nusa Dua, Badung, Bali, Minggu.

Ahmad Riyadh sendiri merupakan ketua asosiasi provinsi PSSI wilayah Jawa Timur. Sementara Azwan Karim adalah Direktur klub Persita Tangerang yang juga sekretaris jenderal PSSI periode 2015-2016.

Kedua nama ini diberikan waktu paling lambat dua minggu oleh para peserta kongres untuk melengkapi komite tersebut dengan tiga sampai lima anggota.

“Setelah itu harus dikonsultasikan dengan komite eksekutif PSSI untuk ditetapkan,” kata Joko.

Selain komite ad hoc integritas, kongres PSSI juga sepakat dengan inisiatif PSSI untuk membentuk lembaga independen yang berkaitan dengan wasit profesional khususnya untuk Liga 1 dan Liga 2 Indonesia.

PSSI pun fokus membangun lembaga tersebut dengan menyiapkan tiga pondasi awalnya yaitu sistem dan infrastruktur, manajerial dan sumber daya manusia atau perangkat pertandingan itu sendiri.

“Untuk manajerial tentu kami membutuhkan para ahli. Kemudian harus pula didukung penuh dari unit pengembangan wasit PSSI yang mendapatkan sokongan program FIFA Forward,” tutur Joko. 

Kongres tahunan PSSI tahun 2019 pada Minggu (20/1) selesai digelar sekitar pukul 16.00 WITA setelah dimulai pukul 10.00 WIB.

Selain tentang pengesahan komite ad hoc integritas dan lembaga independen wasit, kongres juga menghasilkan beberapa keputusan seperti jadwal kompetisi tahun 2019.

Salah satu hal penting yang terjadi di kongres tahunan PSSI tahun 2019 ini adalah pengumuman mundurnya Edy Rahmayadi sebagai ketua umum PSSI. Posisinya pun digantikan Wakil Ketua Umum PSSI Joko Driyono.

Baca juga: PSSI: komite ad hoc cikal bakal Departemen Integritas

Baca juga: Pemilik suara dorong PSSI gelar kongres luar biasa

Baca juga: Kelompok suporter desak penggantian orang-orang lama PSSI

Pewarta: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PSM sampaikan tiga rekomendasi di Kongres PSSI

Makassar (ANTARA News) – CEO PSM Munafri Arifuddin menyampaikan tiga rekomendasi kepada kongres tahunan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di Bali.

Munafri Arifuddin yang dikonfirmasi dari Makassar, Minggu, mengatakan tiga rekomendasi diajukan demi pelaksanaan liga yang berkualitas.

“Tiga rekomendasi tersebut yakni meminta komite wasit segera diganti dan dibuat menjadi lembaga yang independen. Sebab wasit lah yang selalu menjadi biang masalah di pertandingan,” katanya.

Rekomendasi kedua, kata dia, meminta kepada PSSI agar Komite Wasit, Komite Disiplin dan Komisi Banding harus selalu independen. “Harus mampu memberikan putusan yang fair,” ujarnya.

Ketiga, rekomendasi PSM adalah agar PSSI dan Operator Liga memperhatikan tingginya biaya tim yang akan melakoni pertandingan terutama soal biaya penerbangan.

Sementara terkait menjabatnya Joko Driyono (Jokdri) sebagai Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PSSI, juga ditanggapi Munafri.

Jokdri mengambil alih tugas Edy Rahmayadi yang mundur sebagai Ketua Umum PSSI.

“Jadi terkait mundurnya Pak Edy, memang tidak ada pemilihan dalam penggantian sebagai ketua umum. Sesuai statuta, kalau ketua umum mundur, secara otomatis wakil ketua yang usianya paling tua akan menjadi Pelaksana tugas Ketua Umum PSSI,” kata Munafri yang mengikuti Kongres PSSI tahun ini.

Adapun jabatan Plt Ketum PSSI, lanjut Munafri, akan dijabat Joko Driyono sampai kongres berikutnya. “Sampai kongres berikutnya. Jadi bukan menolak atau menerima,” tutupnya.

Baca juga: Kongres PSSI resmikan komite ad hoc integritas

Baca juga: Kongres Tahunan PSSI tidak bahas pengaturan skor

Baca juga: Edy: PSSI bisa saja gelar kongres luar biasa
 

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Guardiola: masih terlalu dini bandingkan Sane dengan Giggs

Jakarta (ANTARA News) – Pelatih Manchester City Pep Guardiola mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk mulai membandingkan Leroy Sane dengan Ryan Giggs.

Sane berpeluang untuk meningkatkan rekor 10 gol dalam 28 penampilannya untuk City musim ini saat mereka bertandang ke Huddersfield pada Minggu pukul 20.30 WIB.

Pemain berusia 23 tahun terpilih sebagai Pemain Muda Terbaik PFA musim lalu ketika City memenangkan Liga Premier Inggris dan Piala Carabao (EFL), tetapi Guardiola menolak untuk membandingkan pemainnya dengan sosok legendaris Setat Merah, Ryan Giggs.

“Saya rasa ia (Sane) menjadi jauh lebih konsisten, tetapi tetap saja ia bukan Ryan Giggs,” kata Guardiola kepada The Telegraph pada Minggu (20/01).

“Saya tidak ingat apakah Ryan Giggs seperti Leroy ketika berusia 21, 22 tahun. Saya tidak tahu. Itu bisa dijadikan perbandingan.”

“Saya ingat ketika Ryan Giggs bermain di final Liga Champions melawan kami (pada 2009 dan 2011 ketika Guardiola masih membesut Barcelona). Itu setelah ia bermain di banyak musim di Liga Premier Inggris. Namun, saat awal karier, mereka mungkin cukup mirip.”

“Saya membandingkan Leroy dengan Ryan Giggs di akhir kariernya. Dan tentu saja, Sane tidak seperti Giggs,” ujar pelatih asal Spanyol tersebut.(KR-HSI)

Baca juga: Guardiola: Jika kami tak menang Liverpool pasti juara

Baca juga: Hasil dan klasemen Liga Inggris, Manchester City dekati Liverpool lagi

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sepak Bola – PSSI Paparkan Rancangan Jadwal Kompetisi Musim 2019

Badung, Bali, (ANTARA News) – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memaparkan rancangan jadwal kompetisi di Indonesia mulai Liga 1, Liga 2 hingga turnamen pra-kompetisi yang sudah disetujui oleh para peserta kongres tahunan PSSI tahun 2019.

“Untuk Liga 1 Indonesia tahun 2019, ‘kick off’ akan dilakukan paling lambat 1 Mei 2019 dan paling lambat 8 Mei 2019,” ujar Pelaksana tugas Ketua Umum PSSI Joko Driyono usai kongres tahunan PSSI tahun 2019 di kawasan Nusa Dua, Badung, Bali, Minggu.

Sementara Liga 2, dia melanjutkan, akan berlangsung setidak-tidaknya dua minggu setelah Liga 1 mulai bergulir.

Untuk itu, operator liga PT Liga Indonesia Baru (LIB) diminta bersiap agar semua rencana bisa dilaksanakan sesuai kesepakatan.

“Seluruh rencana di atas harus segera digodok oleh LIB. LIB juga kami minta untuk mengadakan rapat umum pemegang saham paling lambat dua minggu setelah kongres ini selesai,” tutur Joko.

Selain liga, dia melanjutkan, kongres setuju turnamen pra-musim Piala Presiden, yang sebelumnya diadakan tahun 2017 dan 2018, kembali digelar dan rencananya berlangsung di rentang Januari sampai awal April 2019.

Kongres memberikan kesempatan kepada komite eksekutif (exco) PSSI untuk melakukan sinkronisasi dan penyesuaian jadwal mengingat dalam periode tersebut juga ada lanjutan Piala Indonesia tahun 2018.

“Kami ingin kedua turnamen itu dapat terlaksana,” tutur Joko.

Dua turnamen sebelum liga berpotensi membuat klub-klub kerepotan. Namun, hal itu dianggap tidak masalah oleh tim Liga 1 Persib Bandung.

“Kalau memang sudah diatur jadwalnya demikian, kami akan mengikutinya,” kata manajer Persib Bandung Umuh Muchtar.

Kongres tahunan PSSI tahun 2019 pada Minggu (20/1) selesai digelar sekitar pukul 16.00 WITA setelah dimulai pukul 10.00 WIB.

Selain tentang jadwal kompetisi, kongres juga menghasilkan beberapa keputusan seperti pembentukan komite ad hoc integrity dan lembaga individu wasit.

Salah satu hal penting yang terjadi di kongres tahunan PSSI tahun 2019 ini adalah pengumuman mundurnya Edy Rahmayadi sebagai ketua umum PSSI. ***3***

Pewarta: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Editor: Aris Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019