LIB belajar pengelolaan kompetisi dari La Liga

Jakarta (ANTARA News) – Operator liga di Indonesia PT Liga Indonesia Baru (LIB) belajar pengelolaan kompetisi dari operator Liga Spanyol, La Liga yang dianggap sukses mengembangkan kompetisi di negaranya sehingga menjadi salah yang terbaik di dunia.

Kerja sama keduanya diresmikan dalam sebuah nota kesepahaman (MoU) ditandatangani di Jakarta, Rabu. PT LIB diwakili CEO Risha Adiwijaya, sementara La Liga diwakili Managing Director untuk Asia Tenggara, Jepang, Korea dan Australia Ivan Codina.

“Kami berharap mendapatkan ilmu dari La Liga dan membuat kompetisi sepak bola nasional menjadi lebih baik,” ujar Risha Adi Wijaya dalam acara penandatanganan MoU dengan La Liga di Jakarta, Rabu.

Risha melanjutkan, tindak lanjut dari MoU tersebut, LIB dan La Liga akan bermitra dalam berbagai hal seperti manajemen, keorganisasian, pemasaran, manajemen keuangan, keamanan stadion, administrasi, integritas, pengaturan pertandingan dan internasionalisasi merk.

Pihak La Liga akan memberikan bantuan dan wawasan kepada LIB dalam hal pemberantasan pengaturan skor. Terkait dipilihnya Indonesia dan LIB sebagai mitra kerja sama, La Liga punya alasan sendiri.

Ivan Codina menyebut, Indonesia merupakan pasar utama sepak bola di kawasan Asia Tenggara. Ditambah lagi liganya, terutama Liga 1 Indonesia, pada 2018 mendapatkan penghargaan terbaik ketiga kategori “Best Developing Football League of The Year” dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan Sports Industry Awards.

“Kami dengan LIB sudah menjalin kerja sama dalam dua tahun terakhir. Kami ingin mempererat ini. La Liga hadir untuk memberikan bantuan dalam hal pengembangan sepak bola lokal,” tutur Ivan.

Sebagai informasi, kerja sama La Liga dengan LIB akan berlangsung selama tiga tahun.

Selain semua hal yang disebutkan di atas, La Liga juga akan memberikan bantuan kepada Indonesia untuk mengembangkan sepak bola putri. Seperti diketahui, sepanjang sejarah persepakbolaan nasional, Indonesia belum memilik kompetisi liga sepak bola putri yang berjalan rutin setiap tahun. 
Baca juga: LIB akan terus benahi Liga 1

Pewarta: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menpora sampaikan rencana naturalisasi pemain Aceh United di DPR

Jakarta (ANTARA News) – Menteri Pemuda dan Olahraga RI Imam Nahrawi menyampaikan rencana pengajuan kewarganegaraan atau naturalisasi salah satu pemain dari klub Aceh United pada rapat kerja dengan Komisi X DPR-RI.

“Sebelum kami mengajukan ke Kemenkumham, kami ingin mengetahui sikap dari Komisi X. Ternyata ya DPR setuju, memberi rekomendasi pemberian kewarganegaraan Indonesia,” tutur Imam saat ditemui usai rapat di Gedung DPR-RI Jakarta, Rabu sore.

Pemain Aceh United yaitu Egwuatu Godstime Ouseloka, yang berasal dari Nigeria, mengajukan naturalisasi atau status kewarganegaraan Indonesia kepada pemerintah.

Sejauh ini, baik Kemenpora dan PSSI menyetujui permintaan tersebut dan sudah melakuka  pemeriksaan berkas, dokumen, dan catatan pemain berusia 30 tahun itu selama bermain di Indonesia.
    
Menurut Imam, pihaknya sudah menyetujui dan bahkan sudah menyampaikan permohonan kewarganegaraan tersebut kepada Presiden Joko Widodo.
   
“Saya sudah sampaikan ke Pak Presiden, dan beliau juga ingin mengetahui apakah DPR memberikan rekomendasi atau tidak. Kalau sudah mendapat rekomendasi, tinggal kami ajukan ke Kemenkumham,” ujar Imam menerangkan.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi X DPR-RI Djoko Udjianto menilai Egwuatu layak untuk menerima rekomendasi dari pihaknya atas pengajuan naturalisasi.

Menurut dia, catatan baik selama bertanding, tujuan berkompetisi, dan niat untuk mematuhi peraturan serta hukum nasional dinilai cukup untuk diberikan rekomendasi dari DPR.

“Tadi kan dia juga sudah mau membuktikan kesungguhannya, dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan menyebutkan Pancasila di dalam rapat,” kata Djoko saat dtemui pada kesempatan yang sama.

Dengan disetujuinya rekomendasi ini, maka langkah Egwuatu untuk menjadi warga negara Indonesia pun sudah ada di depan mata.

“Ini tinggal ke Kemenkumham saja. Prosesnya ya tidak terlalu lama,” Menteri Imam menambahkan.

Baca juga: Markus Horison awali karir pelatih di Aceh United

Baca juga: Zulhelmi, remaja Aceh bertolak ke Manchester United Training Camp

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Nova Arianto Siap Gantikan Indra Sjafri di Timnas U-22

Jakarta (ANTARA News) – Asisten pelatih tim nasional U-22 Indonesia Nova Arianto siap menggantikan untuk sementara posisi pelatih kepala Indra Sjafri di skuat timnas yang disiapkan menuju Piala U-22 AFF 2019 tersebut.

Indra Sjafri akan menjalani lanjutan materi lisensi pelatih Pro AFC modul kelima di Spanyol pada 19-25 Januari 2019. Tugasnya dijalankan oleh para asisten pelatih Indra yakni Yunan Helmi, Hendro Kartiko, Nova Arianto dan Nursaelan Santoso.

Baca juga: Indra Sjafri Tinggalkan Timnas U-22 Lima Hari

“Program latihan sudah kami buat terlebih dahulu sebelum Indra berangkat. Semuanya sejalan dengan apa yang disusun oleh Indra,” ujar Nova di Jakarta, Rabu.

Pria yang semasa aktif berperan sebagai bek tengah tim nasional itu merasa yakin para pemain timnas U-22 Indonesia dapat menjalani semua menu latihan meski beberapa hari tanpa Indra Sjafri.

Semua pesepak bola muda timnas U-22 dianggap memiliki tekad dan kemampuan untuk menghadirkan prestasi tertinggi.

“Kami ingin menjadi yang terbaik di Piala U-22 AFF tahun 2019,” tutur Nova.

Indra Sjafri sendiri yakin tim pelatih dan pemain timnas U-22 Indonesia dapat menjalankan semua program yang sudah direncanakan meski tanpa dirinya.

Saat pelatih yang membawa Indonesia juara Piala U-19 AFF tahun 2013 itu ke Spanyol, timnas U-22 menjalani pemusatan latihan (TC) minggu ketiga yang dimulai pada Senin (21/1).

“Program latihan sudah kami bicarakan dan diskusikan,” tutur Indra.

TC timnas U-22 Indonesia sebagai persiapan menuju Piala U-22 AFF tahun 2019 memasuki pekan kedua mulai Senin (14/1). Sebelumnya, minggu pertama berlangsung pada 7-12 Januari 2019. 

Piala U-22 AFF 2019 berlangsung di Kamboja pada 17 Februari-2 Maret 2019.

Di turnamen itu, Indonesia bergabung di Grup B bersama Malaysia, Myanmar, Singapura dan tuan rumah Kamboja.

Baca juga: Indra Sjafri menyebut kerangka Timnas U-22 sudah terlihat

Baca juga: Osvaldo: Luis Milla dan Indra Sjafri seperti ayah
 

Pewarta: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Persib maksimalkan waktu untuk hadapi Persiwa di Piala Indonesia

Bandung (ANTARA News) – Persib Bandung akan memaksimalkan mepetnya waktu untuk persiapan menghadapi Persiwa Wamena dalam babak 32 Besar Piala Indonesia di Stadion Wijayakusuma, Cilacap, pada 27 Januari 2019.

“Kita akan mempersiapkan tim ini dengan baik dan kita serius untuk mempersiapkan tim di Piala Indonesia tanggal 27 nanti,” ujar asisten pelatih Yaya Sunarya di Stadion Arcamanik, Kota Bandung, Rabu.

Tanpa pelatih Miljan Radovic yang sedang berada di Montenegro untuk kursus lisensi UEFA Pro, program latihan tetap berjalan. Sebab, Miljan sudah merancang program latihan dan mendelegasikannya kepada para asisten pelatih untuk menjalankannya.

“Tanpa coach Miljan kita tidak mengubah program yang sudah ditetapkan. Karena semuanya sudah dirancang, termasuk untuk persiapan Piala Indonesia,” kata Yaya.

Sementara dalam sesi latihan kali ini, pemain yang berlatih berjumlah 23 orang. Sebab, ada tambahan satu pemain yang baru bergabung, yakni Ardi Idrus.

Tapi, masih ada beberapa pemain yang belum bergabung karena masih ada keperluan keluarga. Mereka adalah Bojan Malisic, Esteban Vizcarra, Ezechiel Ndouassel, dan Patrich Wanggai.

Pemain lain yang absen adalah trio pemain muda, Gian Zola, Indra Mustafa, dan Billy Keraf. Mereka saat ini masih bergabung dalam pemusatan latihan timnas U-22.

“Terlepas dari adanya pemain yang datang terlambat, kondisi semua pemain bisa dibilang bagus saat ini,” kata Yaya.

Baca juga: Supardi memahami perasaan Atep usai didepak
Baca juga: Srdan Lopicic akan buktikan dirinya belum `habis`
Baca juga: Frets Butuan tak menyangka menjadi pemain Persib

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ini target Dybala

Roma (ANTARA News) – Pemain Juventus Paulo Dybala memotivasi diri untuk mencapai target menjadi pemain yang terbanyak mencetak gol dalam ajang Piala Super Italia (Supercoppa) 2018-2019.

Target Dybala itu siap terwujud dalam duel antara Juventus dengan AC Milan dalam laga final Piala Super Italia 2018-2019, yang digelar di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, pada Rabu petang waktu setempat, atau Kamis dini hari, pukul 00.30 WIB. Pertandingan itu akan ditayangkan secara langsung oleh TVRI.

Dybala yang berjuluk La Joya itu tentu mempunyai hitung-hitungan tersendiri menghadapi laga melawan AC Milan dalam ajang Piala Super Italia, kalau saja pelatih Massimiliano Allegri memberi kepercayaan kepadanya untuk meneror pertahanan tim asuhan pelatih Gennaro Gattuso.

Dybala telah mengoleksi tiga gol selama melakoni laga Piala Super Italia. Ia masih berada di bawah posisi yang diraih Samuel Etoo (Inter Milan), Alessandro Del Piero dan Carlos Tevez (Juventus), dan pahlawan AC Milan Andriy Shevchenko, sebagaimana dikutip dari laman Football Italia.

Dybala mencetak gol ketika Juventus menang 2-0 atas Lazio pada Agustus 2015, kemudian ia mampu melesakkan bola ke gawang Lazio pada Agustus 2017.

Baca juga: Prediksi Juventus vs AC Milan

Baca juga: Cristiano Ronaldo gusur posisi Dybala di Juventus

Baca juga: Juventus tolak tawaran tiga klub Eropa untuk Dybala

Baca juga: Pirlo ingin Dybala berlatih seperti Ronaldo

Pewarta: AA Ariwibowo
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Max Allegri berharap tidak terjadi adu penalti

Jeddah (ANTARA News) – Massimiliano Allegri berharap duel antara Juventus dengan AC Milan tidak berakhir dengan drama adu penalti dalam ajang Piala Super Italia 2018-2019.

Juventus siap meladeni tantangan AC Milan dalam laga final Piala Super Italia 2018-2019, yang digelar di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, pada Rabu petang waktu setempat, atau Kamis dini hari, pukul 00.30 WIB. Pertandingan itu akan ditayangkan secara langsung oleh TVRI.

Allegri yang menjadi allenatore Juventus melihat bahwa kedua tim yang bertanding berpotensi memperkokoh lini pertahanan dari gempuran lawan.

Juventus mengandalkan Cristiano Ronaldo, sementara AC Milan besar kemungkinan menurunkan Gonzalo Higuain. Kedua pemain ini berperan sebagai ujung tombak yang eksplosif.

Allegri yang melatih tim berjuluk Bianconeri itu mencatat dalam jumpa pers bahwa pertandingan di Jeddah nanti tidak mengalami perpanjangan waktu, bahkan diteruskan dengan adu penalti untuk menentukan juara Piala Super Italia 2018-2019.

Statistik dari laga Piala Super Italia, yang diadakan sejak 1989, menunjukkan bahwa ada delapan dari 30 pertandingan yang diselenggarakan lewat babak perpanjangan waktu.

Baca juga: Kontroversi di balik Piala Super Italia

Sementara, ada lima laga diselesaikan lewat adu penalti, dan dua di antaranya dilakoni dalam duel antara Juventus dengan AC Milan, sebagaimana dikutip dari laman Football Italia.

Pada 3 Agustus 2003, pertandingan berakhir imbang 0-0 setelah berlangsung 90 menit, dan akhirnya beroleh hasil 1-1 setelah diadakan babak perpanjangan waktu. Akhirnya Juventus keluar sebagai juara lewat adu penalti.

Pada 23 Desember 2016, laga berakhir imbang 1-1 setelah pertandingan diadakan selama 90 menit, setelah itu AC Milan akhirnya keluar sebagai juara.

Baca juga: Allegri puji penampilan timnya pada Derby d’Italia

Baca juga: Prediksi Juventus vs AC Milan

Baca juga: Ini target Dybala

Penerjemah: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Almoez Ali pimpin daftar pencetak gol Piala Asia

Jakarta (ANTARA News) – Pemain depan Qatar Almoez Ali memimpin daftar pencetak gol pada kejuaraan sepak bola Piala Asia di Uni Emirat Arab, hingga pertandingan fase grup Selasa malam (Rabu pagi WIB).

Almoez Ali sudah mengoleksi lima gol dari dua pertandingan yang dilakoni Qatar, termasuk empat golnya saat timnya membantai Korea Utara 6-0.

Pemain klub Al Duhail SC berusia 22 tahun itu masih berpeluang menambah koleksi golnya karena Qatar sudah pasti lolos ke babak 16 besar dan masih menyisakan satu pertandingan grup melawan Arab Saudi, Kamis.

Urutan kedua daftar pencetak gol, ditempati pemain Uzbekistan Eldor Shomurodov dan pemain Iran Sardar Azmoun, masing-masing dengan tiga gol.

Berikut daftar sementara pencetak gol  Piala Asia 2019, dipantau dari laman AFC:
5 gol – Almoez Alu (Qatar)
3 gol – Eldor Shomurodov  (Uzbekistan),  Sardar Azmoun (Iran)
2 gol –  Ali Mabkhout (UEA), Yu Dabao (China),  Awer Mabil (Australia),  Fahad Al Muwallad (Arab Saudi),  Mehdi Taremi (Iran),  Yuya Osako (Jepang),  Wu Lei (China), Muhanad Ali (Irak),  Sunil Chhetri (India).

Baca juga: Ali sumbang empat gol, Qatar amankan langkah ke 16 besar

Baca juga: Qatar hantam Lebanon dua gol tanpa balas

Pewarta: Teguh Handoko
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Prediksi Juventus vs AC Milan

Jeddah (ANTARA News) – Dua raksasa sepak bola Italia bersua untuk berduel di Jeddah, Arab Saudi. Juventus dihuni sederet pemain bintang antara lain Cristiano Ronaldo, sementara AC Milan diperkuat oleh Gonzalo Higuain.

Juventus siap menerima tantangan AC Milan dalam laga final Piala Super Italia (Supercoppa) 2018-2019, yang digelar di King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, pada Rabu petang waktu setempat, atau Kamis dini hari, pukul 00.30 WIB. Pertandingan itu akan ditayangkan secara langsung oleh TVRI.

Baik Ronaldo maupun Higuain sama-sama memiliki naluri mencetak gol ke gawang lawan, hanya saja CR7 lebih diunggulkan, tinggal sekarang apakah laga bakal berakhir imbang?

Data tim:

Juventus:
* Massimiliano Allegri siap membenahi lini pertahanan manakala melawan AC Milan. Ia akan menurunkan tiga atau empat pemain bertahan.

* Mario Mandzukic belum dapat turun bertanding. Tempatnya akan diisi oleh Douglas Costa yang cenderung beroperasi dari sayap kiri. Pemain ini punya kecepatan dan daya dobrak ke lini pertahanan lawan.

* Paulo Dybala dan Cristiano Ronaldo siap berduet sebaga ujung tombak, hanya saja Federico Bernardeschi belum tentu diturunkan oleh Max Allegri.

Baca juga: Cristiano Ronaldo gusur posisi Dybala di Juventus

Baca juga: Cristiano Ronaldo, antara kepo dan cinta 

AC Milan:
* Gonzalo Higuaín yang dilego dari Juventus ke AC Milan, dan belakangan diterpa isu bakal hengkang ke Chelsea, besar kemungkinan diturunkan oleh pelatih Gennaro Gattuso.

* Masa depan Higuain belum jelas benar. Ini tentu mempengaruhi penampilannya bersama AC Milan.

* Suso masih mengalami masa suspensi, untuk itu AC Milan besar kemungkinan kehilangan pemain yang aktif membuka kran mencetak gol. 

* Paqueta siap turun berlaga melawan Juventus setelah melakukan debut melawan Sampdoria di ajang Coppa Italia.

Baca juga: Gattuso akui Higuain ingin tinggalkan AC Milan

Prakiraan susunan pemain:

* Juventus (4-3-3):
Szczesny (penjaga gawang), Sandro, Chiellini, Bonucci, Sciglio, Matuidi, Pjanic, Bentancur, Costa, Ronaldo, Dybala
Pelatih: Massimiliano Allegri

* AC Milan (4-4-2):
Donnarumma (penjaga gawang), Rodríguez, Romagnoli, Zapata, Calabria, Paquetá, Bakayoko, Kessié, Calhanoglu, Higuaín, Cutrone
Pelatih: Gennaro Ivan Gattuso

Prediksi Man of the Match (whoscored.com):
1.Cristiano Ronaldo (54,55 persen)
2.Lucas Paquetá    (36,36 persen)
3.Paulo Dybala (9,09 persen)

Prediksi jalannya laga:
* Juventus memulai musim panas dengan menuai kemenangan atas Sampdoria, dan menundukkan Bologna.

* Bianconeri bakal mengandalkan kecepatan pergerakan agar mampu menguasai lapangan tengah.

* Juventus siap mendominasi distribusi bola dengan mengedepankan umpan-umpan akurat. Tinggal sekarang, apakah Cristiano Ronaldo mampu mengonversi peluang menjadi gol?

* AC Milan meraih dua kemenangan, ini tentu menaikkan moral bertanding dalam melawan Juventus.

* Kubu AC Milan menurunkan Patrick Cutrone bila saja Higuain jadi hengkang dari AC Milan.

* Rossoneri memberi kepercayaan penuh kepada Lucas Paqueta yang tampil makin kinclong sebagai gelandang.

Prediksi hasil laga:
* Juventus: 1
* AC Milan: 0

Baca juga: Cancelo masuk skuat Juve untuk hadapi Milan di Piala Super 

Pewarta: AA Ariwibowo
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Supardi memahami perasaan Atep usai didepak

Bandung (ANTARA News) – Bek kanan Persib Bandung Supardi Nasir memahami perasaan Atep yang didepak dari skuat `Maung Bandung` pada musim kompetisi 2019.

“Pasti butuh waktu (untuk bisa menerimanya), saya juga pernah merasakan itu. Ketika saya dua tahun di sini kemudian pindah, itu terasa berat,” ujar Supardi di Bandung, Selasa.

Menurutnya, wajar jika Atep merasa berat meninggalkan Persib yang sudah 10 tahun diperkuat. Apalagi, sosok Atep sudah identik dan bahkan menjadi ikon Persib.

Ia pun mendoakan Atep segera bangkit dan memilih klub baru. Sehingga, karir pemain yang identik dengan nomor punggung 7 bisa tetap berlanjut.

“Saya selalu berdoa untuk kesuksesan dia berkarir di mana pun. Saya yakin dia bisa beradaptasi dengan cepat di tim mana pun,” kata Supardi.

Supardi mengatakan, datang dan perginya seorang pemain ke sebuah klub adalah hal biasa. Begitu juga dengan pelatih yang bisa datang dan pergi kapan saja.

“Inilah dunia sepakbola. Sekarang Atep (yang keluar), tahun besok bukan enggak mungkin saya yang enggak ada di tim,” ujarnya.

Bahkan, kata dia, pemain muda juga tidak menjamin akan bertahan lama di suatu klub, termasuk di Persib. Sehingga, setiap pesepakbola harus terus berusaha menampilkan yang terbaik agar tetap menjadi bagian tim impiannya.

Baca juga: Atep terkejut harus tinggalkan Persib Bandung
  Arsip. Pesepak Persib Atep (kiri) berebut bola dengan pesepak bola PSKC Ciamahi Haryanto Lamala (kanan) dalam laga Piala Presiden 2018 di Stadion Wiradadaha, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (15/8/2018). PSKC Cimahi dikalahkan Persib Bandung dengan skor 2-1. (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi)

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Bordeaux rebut tiga poin di markas Angers

Jakarta (ANTARA News) – Bordeaux merebut tiga poin di markas Angers berkat kemenangan 2-1 dalam pertandingan Liga Prancis yang dimainkan di Stade Raymond Kopa, Angers, Prancis pada Rabu dini hari WIB.

Tim tamu membuka keunggulan melalui gol Samuel Kalu (31′), Angers kemudian menyamakan kedudukan melalui Mateo Pavlovic (64′) sebelum Yann Karamoh (92′) mengemas gol penentu kemenangan, demikian catatan pertandingan di laman resmi Liga Prancis.

Dengan hasil ini, Bordeaux naik ke peringkat ke-11 dengan 25 poin, sedangkan Angers tetap berada di peringkat ke-15 dengan 20 poin.

Angers memulai pertandingan dengan baik di mana Stephane Bahoken memaksa kapten Bordeaux Benoit Costil melakukan penyelamatan dalam sepuluh menit pertama. Falvien Tait kemudian mengancam gawang Bordeaux setelah bekerja sama satu-dua dengan Baptiste Santamaria, namun tembakannya terdefleksi. Cheikh N’Doye menyambar bola pantul namun sepakannya melambung di atas mistar gawang.

Kerap ditekan, Bordeaux justru mampu memecah kebuntuan. Maxime Poundje menggebrak di sisi kiri sebelum mengirimkan umpan silang kepada Samuel Kalu, dan ia mengungguli Pierrick Capelle untuk mengemas gol keduanya dalam tiga pertandingan.

Angers memiliki peluang untuk membalas pada awal babak kedua setelah Jules Kounde melanggara Romain Thomas di kotak penalti, namun Costil mampu menggagalkan eksekusi Jess Reine-Adelaide pada menit ke-59′.

Peruntungan Angers membaik beberapa saat kemudian, ketika Pavlovic menyambar tendangan sudut Tait setelah berada dalam posisi tidak terkawal untuk menyamakan kedudukan.

Toma Basic melepaskan tendangan bebas yang membentur dinding pemain Angers pada menit ke-72, sebelum Pavlovic kembali hampir mencetak gol dengan memaksa Costil menepis bola sundulannya.

Bordeaux mengamankan kemenangan mereka, ketika Karamoh menyelesaikan pergerakan serangan balik untuk mengunci kemenangan 2-1.

Susunan pemain seturut laman resmi Liga Prancis:

Angers (4-3-3): Ludovic Butelle, Abdoulaye Bamba, Mateo Pavlovic, Romain Thomas, Pierrick Capelle, Cheikh Ndoye (Harisson Manzala 85′), Baptiste Santamaria, Thomas Mangani, Jeff Reine Adelaide (Angelo Fulgini 62′), Stephane Bahoken (Cristian Lopez 76′), Flavien Tait

Bordeaux (4-2-3-1): Benoit Costil, Sergi Palencia, Jules Kounde, Vukasin Jovanovic, Maxime Poundje, Otavio, Lukas Lerager (Jaroslav Plasil 90′), Samuel Kalu (Samuel Kalu 69′), Jimmy Briand, Nicolas De Preville (Yann Karamoh 69′), Andreas Cornelius

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kalteng Putra hadirkan pelatih asal Brazil

Palangka Raya (ANTARA News) – Pemilik klub Kalteng Putra Agustiar Sabran mengatakan bahwa pelatih asal negara Brazil Gomes De Oliveira resmi bergabung untuk melatih pasukan “Laskar Isen Mulang” pada Liga I Indonesia musim kompetisi 2019.

“Iya, Gomes De Oliveira resmi melatih Kalteng Putra untuk kompetisi musim 2019. Mengenai kontraknya akan ditandatangani pada tanggal 17 Januari 2109. Kami juga sudah memberikan uang tanda jadi,” kata Agustiar di kediamannya Jalan Kutilang, Kota Palangka Raya, Selasa.

Kakak kandung dari Gubernur Kalteng Sugianto Sabran itu menegaskan, kesepakatan Gomes dan dirinya tentunya untuk bisa mengangkat prestasi sepak bola di tanah Dayak Kalteng lebih baik lagi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Pria asal Amerika latin tersebut yang tidak lagi diperpanjang kontraknya dengan klub asal Madura United tersebut, dikontrak Kalteng Putra selama satu tahun.

“Dalam enam bulan nanti setelah penekenan kontrak apabila target yang kami bebankan kepada dirinya tidak tercapai, maka tentunya saya akan lakukan evaluasi mengenai dirinya,” tandas Agustiar.

Namun, apabila ada peningkatan dan prestasi yang ia berikan terhadap tim, tentunya saya akan memberikan reward untuk Gomes, tambahnya.

Mengenai berapa nilai kontrak yang disodorkan kepada Gomes, Agustiar yang juga mencalonkan sebagai Anggota DPR RI nomor urut tiga dari Partai PDI-Perjuangan itu enggan menyebutkan berapa jumlah nominalnya.

“Nanti kalau saya sebutkan saya dibilang sombong, makanya saya masih rahasiakan berapa besarannya,” katanya sambil tersenyum kepada sejumlah awak media.

Disinggung mengapa tidak memilih kembali Kas Hartadi sebagai pelatih yang membawa Kalteng Putra naik ke kasta Liga I, dengan tegas pria asal Kabupaten Pangkalan Bun itu membeberkan, sebelumnya dirinya sempat meminta Kas untuk kembali melatih tim miliknya itu untuk menghadapi Piala Indonesia, yang mempertemukan Kalteng Putra lawan PSM Makasar pada 26 Januari 2019.

Karena tidak ada kejelasan dari mantan pelatih Sriwijaya FC tersebut dan persiapan mepet, untuk menghadapi tim dua terbaik di Liga I musim 2018. Agustiar pun menunjuk Gomes sebagai juru taktik tim yang didukung ratusan masyarakat Kalteng itu.

“Saat itu saya sempat meminta Kas Hartadi untuk kembali melatih Kalteng Putra guna menghadapi Piala Indonesia, namun katanya ia ada kesibukan dan sepertinya tidak siap. Sedangkan Gomes saat berkomunikasi dengan saya, ia mengaku siap dan langsung saya kontrak, karena tanggal 17 Januari akan digelar latihan perdana di Stadion Tuah Pahoe untuk menghadapi pertandingan tersebut,” demikian Agustiar Sabran.

Baca juga: Kalteng Putra bakal diperkuat para mantan pemain timnas

Baca juga: Sambut musim 2019, Kalteng Putra pertahankan 50 persen pemainnya

Baca juga: Batal bergabung, Sandi Sute kembalikan uang ke Kalteng Putra
 

Pewarta:
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PSSI: Ada potensi penggantian anggota Exco di kongres

Jakarta (ANTARA News) – Wakil Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Joko Driyono mengatakan, ada potensi penggantian anggota komite eksekutif (exco) PSSI dalam kongres tahunan di Nusa Dua, Bali, Minggu (20/1).

“Bisa saja, ada kemungkinan itu. Kongres dapat mengadakan agenda mengangkat atau memberhentikan seseorang karena memang disanalah forumnya,” kata Joko kepada Antara di Jakarta, Selasa.

Jika hal tersebut dilakukan, anggota exco baru PSSI itu akan menggantikan Hidayat yang mengundurkan diri pada awal Desember 2018 setelah tersangkut kasus pengaturan skor di Liga 2 Indonesia.

Terkait metode pemilihannya, Joko menyebut bisa saja dilakukan dengan mekanisme “co-opted member” atas usulan exco, lalu disahkan di kongres.

Sementara terkait status Hidayat, Joko menjelaskan jika semua keputusan akan diputuskan pada kongres yang akan diikut oleh pemilik suara PSSI itu.

Artinya, mulai pernyataan mundur pada awal Desember 2018 hingga sebelum kongres, Hidayat sejatinya belum mundur secara definitif meski faktanya dia sudah tidak menjalankan tugasnya dan tidak mendapatkan hak sebagai anggota exco.

“Hidayat mundur secara pribadi. Namun keputusan bahwa dia dianggap non-anggota exco harus disahkan di level kongres,” tutur Joko.

Pada kongres tahunan nanti, PSSI juga akan melakukan evaluasi kegiatan organisasi selama satu tahun ke belakang dan rencana kerja tahun berikutnya atau tahun 2019.

Beragam isu akan dibahas pula dalam kongres ini. Selain soal exco yang disebut di atas, dibicarakan pula soal tim nasional hingga terkait kasus-kasus pengaturan skor yang mencuat beberapa bulan terakhir. 
Baca juga: PSSI: Kongres tahunan bahas situasi terkini
Baca juga: PSSI: Persiapan kongres tahunan di Bali sesuai rencana

 

Pewarta: Michael Teguh Adiputra Siahaan
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019