Laga Persinga Ngawi vs Persebaya Surabaya ditunda

Surabaya (ANTARA News) – Pertandingan Persinga Ngawi melawan Persebaya Surabaya di putaran pertama babak 32 besar Piala Indonesia ditunda setelah PSSI menyetujui permohonan tuan rumah terkait pengubahan jadwal.

“Kami sudah menerima surat pemberitahuannya dan memang laga ditunda,” ujar sekretaris Persebaya Ram Surahman ketika dikonfirmasi di Surabaya, Senin.

Pertandingan putaran pertama Persinga sebagai tuan rumah melawan Persebaya sejatinya digelar Selasa, (22/1) dan direncanakan dimainkan di Lapangan Stadion Jala Krida AAL, Bumimoro Surabaya.

Meski Stadion Ketonggo Ngawi sempat ditunjuk sebagai lokasi pertandingan oleh PSSI, kepolisian setempat tak mengizinkan digelarnya laga sehingga harus mencari lapangan alternatif.

Sedangkan, putaran kedua sedianya digelar di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya pada Rabu, 30 Januari 2019.

Namun, berdasarkan surat PSSI Nomor 234/AGB/591/I-2019 yang ditandatangani Sekjen PSSI Ratu Tisha, jadwal kedua laga ditunda, yakni putaran pertama digelar pada 30 Januari pukul 15.00 WIB, lalu di Surabaya pada 7 Februari pukul 19.00 WIB di Stadion GBT.

Surat tertanggal 19 Januari 2019 tersebut diterima oleh manajemen Persebaya pada hari ini (Senin, 21/1) dan ditindaklanjuti ke jajaran pelatih dan pemain.

“Pertandingan putaran pertama stadionnya belum ditentukan karena masih dalam konfirmasi,” ucap Ram.

Sementara itu, manajemen Persebaya menegaskan pengubahan jadwal tersebut tak terlalu memengaruhi mental dan pemain tetap berlatih rutin di bawah arahan asisten pelatih Bejo Sugiantoro.

“Pemain tetap berlatih dan fokus mempersiapkan pertandingan,” katanya.

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ditinggal Indra Sjafri, ujian sikap peserta TC Timnas U-22

Jakarta (ANTARA News) – Sesi hari pertama pekan ketiga pemusatan latihan tim nasional U-22 yang berlangsung di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin, tak ubahnya menjadi ujian bagi para peserta untuk menjaga sikap.

Pasalnya, selama sekira sepekan ke depan mereka ditinggal oleh Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri yang tengah berada di Spanyol untuk mengambil materi modul kelima proses lisensi kepelatihan Pro AFC hingga Jumat (25/1).

Hal itu juga diakui bek tengah Bhayangkara FC Nurhidayat yang menjadi satu dari 30 nama tersisa dalam TC Timnas U-22.

“Walaupun nggak ada pelatih kepala, ya kita harus tetap menghargai asisten pelatih. Kita semua sama,” kata Nurhidayat saat ditemui seusai sesi latihan.

Terlebih lagi, keempat asisten pelatih yang mendampingi Timnas U-22, yakni Hendro Kartiko, Nova Arianto, Nursaelan Santoso dan Yunan Helmi, menjalankan menu program latihan yang sudah disiapkan oleh Indra.

Baca juga: Indra Sjafri tetap pantau TC Timnas U-22 lewat “livestreaming”

Baca juga: Ini alasan Indra Sjafri tak khawatir tinggalkan TC Timnas U-22 ke Spanyol

Nurhidayat mengakui tidak ada perbedaan mendasar antara sesi latihan dengan maupun tanpa kehadiran Indra.

“Sama saja sih, karena ini semua materi dari Coach Indra,” kata Nurhidayat.

Untuk saat ini porsi latihan masih pada pembentukan kondisi fisik dan kebugaran para pemain, sebelum nantinya berlanjut pendalaman cara bermain pada pekan keempat nanti.

Di sisi lain, meski tak hadir secara fisik Indra juga tetap memantau jalannya sesi hari pertama pekan ketiga TC Timnas U-22 melalui sambungan livestreaming.

Mengenai sikap para pemain, diakui Nova Arianto bahwa ketiadaan pelatih kepala biasanya menimbulkan respek yang berbeda dalam sesi latihan.

Namun, Nova menegaskan bahwa hal itu tidak terjadi dengan para pemain peserta TC Timnas U-22, setidaknya hingga hari pertama tanpa kehadiran Indra.

“Mungkin soal respek dari para pemain akan berbeda jika ada pelatih kepala, tapi sejauh ini tetap sama,” kata Nova.

Baca juga: Promosi-degradasi Timnas U-22 rampung sepekan sebelum bertolak ke Kamboja

Baca juga: Ancaman degradasi tak buat persaingan di Timnas U-22 meruncing

Baca juga: Postur Andy Setyo pikat Nova Arianto

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Seusai Edy mundur, ini harapan Nova untuk PSSI dan sepak bola Indonesia

Jakarta (ANTARA News) – Asisten pelatih tim nasional U-22 Nova Arianto berharap kepengurusan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan pengelolaan sepak bola di Indonesia pada umumnya membaik setelah keputusan Edy Rahmayadi mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum PSSI pada Minggu (20/1).

“Mungkin sama dengan harapan semua orang ya, agar PSSI bisa lebih baik dalam segi kompetisi, pembinaan pemain usia dini dan pengelolaan tim nasional,” kata Nova ditemui seusai memimpin sesi hari pertama pekan ketiga pemusatan latihan (TC) Timnas U-22 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin.

“Dan yang pasti sepak bola yang jujur,” ujarnya menambahkan.

Sebab, kejujuran menurut Nova menjadi salah satu aspek penting untuk mencapai prestasi sepak bola.

“Prestasi pasti mengikuti kalau kompetisi bagus, pembinaan usia dini baik dan orang-orangnya jujur,” kata Nova.

Baca juga: Edy Rahmayadi mundur

Baca juga: Edy Rahmayadi: Mundur keputusan terbaik untuk bangsa

Oleh karena itu, mantan bek tengah Persib Bandung dan timnas Indonesia itu mengutarakan jika PSSI memilih ketua umum dan jajaran pengurus baru, maka sosok yang ia idamkan adalah orang-orang yang punya pemikiran baik ke depan untuk sepak bola Indonesia.

“Ya pasti orang yang punya pemikiran baik ke depannya baik dari segi kompetisi dan sebagainya. Dan saya pikir semuanya harus orang-orang jujur yang mau kerja untuk sepak bola Indonesia,” kata Nova.

Kendati demikian harapan Nova untuk memperoleh ketua umum baru mungkin akan tertahan sementara, karena PSSI sejauh ini melungsurkan jabatan ketua umum kepada Joko Driyono selaku wakil ketua umum dengan usia tertua, sebagaimana diamanatkan oleh statuta badan sepak bola internasional, FIFA.

Terlebih hasil kongres tahunan PSSI di Bali juga memutuskan bahwa belum ada permintaan untuk menggelar kongres luar biasa demi memilih ketum baru.

Baca juga: PSSI belum tutup kemungkinan kongres luar biasa

Baca juga: PSM sampaikan tiga rekomendasi di Kongres PSSI

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Postur Andy Setyo pikat Nova Arianto

Jakarta (ANTARA News) – Bek PS Tira, Andy Setyo Nugroho, yang tengah mengikuti pemusatan latihan (TC) tim nasional U-22 menarik perhatian asisten pelatih Nova Arianto.

Pasalnya, menurut Nova, pesepak bola bertinggi badan 180 cm itu memiliki postur tubuh yang baik dan membuatnya ingin mengasah lebih jauh kemampuan bek itu untuk masa depan sepak bola Indonesia.

“Saya punya sedikit fokus ke Andy, karena dia punya postur tubuh yang baik ya. Saya ingin tingkatkan kemampuannya menjadi lebih baik,” kata Nova seusai memimpin sesi hari pertama pekan ketiga TC Timnas U-22 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin.

Andy memang cukup menjadi langganan timnas usia dini dan ia sempat mengemban ban kapten Timnas U-19 ketika di bawah arahan Fakhri Husaini.

Pesepak bola yang juga berstatus sebagai prajurit TNI Angkatan Darat dengan pangkat Sersan Dua itu belakangan juga memperkuat Timnas U-23 yang mencapai babak 16 besar Asian Games 2018.

Baca juga: Ancaman degradasi tak buat persaingan di Timnas U-22 meruncing

Kendati memberikan fokus lebih kepada Andy, Nova menyebut bahwa kemampuan para pemain belakang di TC Timnas U-22 cukup merata.

Bahkan, mantan bek Persib Bandung dan timnas Indonesia itu menilai bahwa semua pemain bisa menjadi calon penerusnya.

“Saya pikir hampir merata ya yang di sini punya kemampuan. Ya semuanya bisa menjadi calon penerus Nova Arianto,” katanya.

Meski mendapat sorotan dari Nova, Andy tentu tetap harus berjuang untuk mendapatkan tempat utama di Timnas U-22, mengingat di posisi bek tengah terdapat sejumlah nama lain seperti Nurhidayat (Bhayangkara FC), Rachmat Irianto (Persebaya Surabaya), Bagas Adi (Arema FC), Dandi Maulana (Barito Putera) bahkan Dallen Ramadhan (Bali United).

Baca juga: Promosi-degradasi Timnas U-22 rampung sepekan sebelum bertolak ke Kamboja

Baca juga: Indra Sjafri tetap pantau TC Timnas U-22 lewat “livestreaming”

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Promosi-degradasi Timnas U-22 rampung sepekan sebelum bertolak ke Kamboja

Jakarta (ANTARA News) – Asisten pelatih tim nasional sepak bola U-22 Nova Arianto memperkirakan proses promosi dan degradasi para peserta pemusatan latihan (TC) akan terus berlangsung dan rampung hinggga mendapatkan skuat berisikan 23 pemain sepekan sebelum bertolak ke Kamboja untuk mengikuti Piala AFF U-22 pada 14 Februari 2019.

“Mungkin setiap Sabtu-Minggu ada keluar satu atau dua, tapi mungkin mendekati akhir kita butuh 23 pemain yang settle,” kata Nova yang ditemui seusai memimpin sesi hari pertama pekan ketiga TC Timnas U-22 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin.

Setiap akhir pekan nantinya diputuskan jika ada pemain yang dianggap belum memenuhi kapasitas untuk mengikuti filosofi permainan yang ingin diharapkan oleh Pelatih Indra Sjafri.

Namun setiap keputusannya masih akan menanti kedatangan kembali Indra, yang tengah mengikuti proses pengambilan lisensi kepelatihan Pro AFC di Spanyol sejak Sabtu (19/1) kemarin.

“Mungkin satu pekan sebelum berangkat bisa final 23. Kami berangkan tanggal 14 (Februari), jadi mungkin seminggu sebelumnya,” ujar Nova.

Baca juga: Indra Sjafri tetap pantau TC Timnas U-22 lewat “livestreaming”

Kurang dari sebulan menjelang mengikuti Piala AFF U-22 di Kamboja mulai 17 Februari 2019, Nova melihat pihaknya masih ingin menanamkan pemahaman yang mendalam atas filosofi bermain yang diinginkan Indra.

“Itu yang nantinya akan difokuskan, tapi sementara menunggu Coach Indra, fokusnya masih di kondisi fisik terlebih dulu,” pungkasnya.

Nova tak sendirian menjalankan program dan menu latihan yang sudah disiapkan Indra sebelum bertolak ke Spanyol, ia didampingi tiga asisten pelatih lainnya yakni Hendro Kartiko, Nursaelan Santoso dan Yunan Helmi.

Sebelumnya dari 38 nama yang dimasukkan dalam daftar TC Timnas U-22 kini hanya tersisa 30 nama saja, menyusul pencoretan lima nama terakhir pada Sabtu (19/1).

Kelima pemain tersebut adalah bek Indra Mustafa dan penyerang Syafril Lestaluhu dari Persib Bandung, gelandang serang Arema FC Jayus Hariono, gelandang Persija Jakarta Anan Lestaluhu serta gelandang Borneo FC Wahyudi Hamisi.

Sedangkan tiga pemain masih berada di luar negeri bersama klubnya masing-masing yakni Ezra Walian (RKC Waalwijk, Belanda), Egy Maulana (Lechia Gdansk, Polandia) dan Saddil Ramdani (Pahang FA, Malaysia).

Baca juga: Lima pemain dipulangkan dari TC Timnas U-22

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ancaman degradasi tak buat persaingan di Timnas U-22 meruncing

Jakarta (ANTARA News) – Bek Bhayangkara FC, Nurhidayat, menegaskan bahwa kemungkinan tercoret dari skuat utama tim nasional sepak bola U-22 tak membuat persaingan di antara para pemain meruncing.

“Ini bukan persaingan sebetulnya, karena kita sama-sama ingin membela Indonesia. Sejauh ini promosi-degradasi tidak mempengaruhi hubungan,” kata Nurhidayat saat ditemui seusai mengikuti sesi hari pertama pekan ketiga pemusatan latihan (TC) Timnas U-22 di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin.

Ia bahkan mengaku menantikan kedatangan sejumlah pemain yang belum bergabung ke dalam TC Timnas U-22 meski namanya tercantum sebagai pemain terpilih.

“Ya tidak apa-apa kalau mereka datang, malah lebih bagus nanti,” katanya.

TC Timnas U-22 saat ini menyisakan 30 nama menyusul dipulangkannya lima pemain pada Sabtu (19/1) lalu, yakni bek Indra Mustafa dan penyerang Syafril Lestaluhu dari Persib Bandung, gelandang serang Arema FC Jayus Hariono, gelandang Persija Jakarta Anan Lestaluhu serta gelandang Borneo FC Wahyudi Hamisi.

Namun demikian, sesi hari pertama pekan ketiga TC Timnas U-22 hanya diikuti 27 pemain karena tiga nama masih berada di luar negeri bersama klubnya masing-masing, yakni Ezra Walian (RKC Waalwijk), Egy Maulana (Lechia Gdansk) dan Saddil Ramdani (Pahang FA).

Jika Nurhidayat terpilih masuk ke dalam skuat final berisi 23 pemain maka ia akan ikut bertolak ke Kamboja pada 14 Februari sebelum mulai berlaga di fase penyisihan Grup B Piala AFF U-22 pada 17 Februari.

Baca juga: Promosi-degradasi Timnas U-22 rampung sepekan sebelum bertolak ke Kamboja

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Septian David Maulana berlabuh ke PSIS

Semarang (ANTARA News) – Penyerang Mitra Kukar, Septian David Maulana, akhirnya berlabuh ke PSIS Semarang menjelang kompetisi Liga 1 Indonesia 2019.

Direktur Utama PSIS Semarang AS Sukawijaya di Semarang, Senin, membenarkan bergabungnya pemain berusia 22 tahun tersebut.

Menurut dia, pemain yang sempat memperkuat Mitra Kukar selama tiga musim itu akan dikontrak selama setahun.

Ia menjelaskan Septian akan menempati salah satu slot penyerang yang ditinggalkan oleh Bruno Silva.

PSIS sendiri tidak akan berburu pemain asing untuk mengisi posisi penyerang.

“Kami akan perkuat lini depan, namun ada rencana mengurangi pemain asing untuk posisi penyerang,” kata pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi ini.

Ia menambahkan Septian sudah mengakhiri kontrak dengan Mitra Kukar yang terdegradasi ke Liga 2 pada musim ini.

“Kontraknya sudah habis, sudah berpisah baik-baik dengan Mitra Kukar,” katanya.

Baca juga: Seleksi terbuka, PSIS libatkan pemain legendanya

Baca juga: PSIS pertahankan Jafri Sastra hadapi kompetisi 2019

Baca juga: PSIS lepas Bruno Silva musim depan

Pewarta:
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

David Luiz: skuat Chelsea masih mendukung Maurizio Sarri

Jakarta (ANTARA News) – David Luiz menekankan bahwa ia dan rekan setimnya di Chelsea masih memercayai filosofi sang pelatih, Maurizio Sarri dan mengatakan “semua orang mendukung” pelatih asal Italia tersebut.

Chelsea menunjukkan performa yang mengecewakan saat kalah 0-2 oleh Arsenal pada Sabtu, yang memangkas jarak dengan The Blues di posisi keempat hanya tiga poin.

Dalam konferensi pers pascapertandingan, Sarri mengkritik mental para pemainnya dan menyebut mereka “sangat sulit untuk dimotivasi.”

Luiz mengatakan bahwa sang pelatih “tidak senang” atas kekalahan tersebut. “Tetapi tidak ada yang senang, jadi itu normal,” tambahnya.

“Ini adalah gaya kami, ini adalah filosofi kami. Saya rasa bila Anda bertanya di awal musim, ‘bisakah Chelsea mempertahankan bola?’ – Anda akan mengatakan tidak,” tambah bek Brazil tersebut yang dilansir Skysports pada Senin.

“Dan sekarang kami dapat melakukan itu, seperti tim-tim terbaik di dunia, tetapi kemudian kami harus (meningkatkan) penyelesaian kami di depan gawang lawan.”

Ketika ditanya apakah lebih sulit untuk memercayai filosofi Sarri ketika Chelsea kalah, Luiz menambahkan: “Ini adalah bagian dari proses, ketika Anda mencoba melakukan sesuatu dan itu ada dalam pikiran Anda, bila Anda yakin, Anda bisa mencapainya,” lanjut mantan pemain PSG tersebut.

“Apa yang dilakukan Sarri sampai sekarang luar biasa karena umumnya sebuah tim membutuhkan satu atau dua tahun untuk memahami filosofi seperti Manchester City dan Liverpool, yang bermain sangat baik dengan bola sekarang.”

“Apa yang ia (Sarri) lakukan sungguh menakjubkan, jadi kita harus mencoba memperbaiki detailnya sekarang. Semua orang memercayai pekerjaannya dan semua mendukungnya.”

Baca juga: Alvaro Morata pindah ke Atletico Madrid pekan ini

Baca juga: Sarri: pemain Chelsea sangat sulit dimotivasi

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Wagub Sumut tidak tahu alasan Edy Rahmayadi mundur dari PSSI

Medan  (ANTARA News) – Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah, mengaku tidak mengetahui pasti alasan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mundur sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Baca juga: Edy Rahmayadi mundur
Baca juga: Edy Rahmayadi: Mundur keputusan terbaik untuk bangsa

“Saya belum bertemu Pak Edy pascaputusan mundur dari Ketum PSSI. Hak Pak Edy untuk memutuskan (mundur sebagai Ketum PSSI),” ujarnya di Medan, Minggu malam.

Dia mengatakan itu menjawab pertanyaan wartawan tentang pengunduran diri Edy Rahmayadi sebagai Ketum PSSI yang disampaikan Edy dalam Kongres PSSI di Bali, Sabtu malam.

Ijeck panggilan akrab Musa Rajekshah menegaskan, pastinya Edy memiliki pertimbangan khusus untuk memutuskan mundur dari Ketum PSSI.

Ijeck mengatakan, pengunduran diri yang dilakukan Edy Rahmayadi merupakan hak pribadi.

“Hak Pak Edy untuk memutuskan (mundur sebagai Ketum PSSI). Dan pastinya beliau memiliki pertimbangan khusus,” ujar Ijeck.

Namun Wagub Sumut itu mengakui kinerja Edy Rahmayadi di persepakbolaan cukup bagus seperti membenahi PSMS.

“Kita ketahui semua. PSMS menjadi bangkit setelah ditangani Pak Edy,” ujarnya.

Menurut Ijeck, sepengetahuannya juga keberadaan Edy di PSSI bukan kemauan Edy Rahmayadi, tapi atas kemauan insan persepakbolaan di Indonesia.

“Setelah beliau menjadi ketua PSSI, baru PSSI diperhatikan, dilihat, dan didengar,” ujarnya.

Sementara pengusaha Sumut, Rahmat Shah mendukung pengunduran diri Edy Rahmayadi sebagai Ketum PSSI.

“Pak Edy sebagai Gubernur Sumut jadi lebih banyak waktu ngurus Sumut agar lebih maju,” katanya.

Pewarta:
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Solskjaer yakin Rashford bisa sukses seperti Rooney dan Ronaldo

Jakarta (ANTARA News) – Pelatih Manchester United (MU) Ole Gunnar Solskjaer yakin Marcus Rashford menjadi sukses seperti Wayne Rooney dan Cristiano Ronaldo. 

Rashford menorehkan penampilannya ke-150 bagi United dengan sebuah gol individu luar biasa yang memastikan kemenangan 2-1 bagi Setan Merah atas Brighton dan Hove Albion pada Sabtu.

Pemain akademi MU kelahiran Wythenshawe ini dengan cemerlang mengecoh pemain Albion, Pascal Gross sebelum mencetak gol kedua United dengan tendangannya yang akurat di sudut sempit.

Itu adalah gol kelima Rashford dalam tujuh pertandingan yang dipimpin Solskjaer, setelah hanya mencetak tiga gol dalam 15 pertandingan tandang sebelumnya di bawah Jose Mourinho.

Pada usia 21 tahun, dua bulan dan 12 hari, Rashford telah menorehkan 150 penampilan, dalam usia lebih muda dibandingkan Rooney dan Ronaldo.

Ketika ditanya apakah Rashford menyamai prestasi Rooney dan Ronaldo di Old Trafford, Solksjaer yakin penyerang tim nasional Inggris tersebut bisa melakukannya.

“Tentu saja, ia bisa menjadi pemain hebat,” kata Solskjaer yang dilansir Independent pada Senin.

“Ia baru berusia 21 tahun tetapi kedewasaan yang ia tunjukkan kadang-kadang melebihi usianya.”

“Semakin banyak Anda mencetak gol, itu akan semakin menambah kepercayaan diri Anda untuk mencetak gol lagi.”

Pelatih asal Norwegia tersebut juga menekankan pentingnya pemain akademi MU untuk ‘DNA’ klub sejak datang menggantikan Mourinho dan berjanji untuk memberi lebih banyak peluang bagi pemain muda di tim utama.

Baca juga: Solskjaer yakin Rashford bisa sebagus Harry Kane

Baca juga: Solskjaer: Lukaku miliki peran penting di MU

Baca juga: Pogba: Di bawah Solskjaer MU temukan kembali hastrat menyerangnya

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Indra Sjafri tetap pantau TC Timnas U-22 lewat “livestreaming”

Jakarta (ANTARA News) – Pelatih tim nasional sepak bola U-22 Indra Sjafri yang tengah berada di Spanyol tetap memantau sesi hari pertama pemusatan latihan (TC) di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin, melalui sambungan langsung livestreaming.

Hal itu diakui Asisten Pelatih timnas U-22, Nova Arianto, yang mendampingi langsung sesi TC yang masih menekankan pada komposisi umpan dan pematangan kondisi fisik para pemain.

“Setiap latihan kami memang ada livestreaming dengan Coach indra, ada video juga, jadi kita sampaikan semua,” kata Nova.

Beberapa kali terlihat memang sejumlah staf kepelatihan Timnas U-22 mengangkat ponsel dengan bagian layar mengarah ke dalam lapangan dalam sesi yang diikuti 27 dari 30 pemain tersisa itu.

Tiga pemain yakni Ezra Walian, Egy Maulana dan Saddil Ramdani memang masih belum bergabung dalam TC Timnas U-22 karena masih berada dengan klub masing-masing di luar negeri.

Baca juga: Lima pemain dipulangkan dari TC Timnas U-22

“Evaluasinya masih tetap ya, setelah dua pekan kemarin masalah passing dan kebugaran pemain itu yang masih akan menjadi fokus sementara,” kata Nova.

Nova juga menegaskan bahwa selama Indra masih menjalani proses pengambilan lisensi kepelatihan Pro AFC di Spanyol hingga Jumat (25/1) nanti, seluruh menu dan program TC Timnas U-22 dijalankan sesuai dengan yang sudah disusun sebelumnya.

“Semua program kami bicarakan sebelum Coach Indra berangkat, jadi selama seminggu ini semua tetap program dari Coach Indra,” katanya.

Nova bersama tiga asisten pelatih lainnya yakni Hendro Kartiko, Nursaelan Santoso dan Yunan Helmi untuk sementara mendampingi TC Timnas U-22 selama Indra masih di Spanyol.

Timnas U-22 disiapkan untuk mengikuti tiga kompetisi sepanjang 2019 yakni Piala AFF U-22, Piala Asia U-23 dan SEA Games 2019.

Baca juga: Ini alasan Indra Sjafri tak khawatir tinggalkan TC Timnas U-22 ke Spanyol

Baca juga: Indra Sjafri yakin peserta TC Timnas U-22 bijak pakai ponsel

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Terus dikaitkan dengan Barcelona dan Madrid, Neymar buka suara

Jakarta (ANTARA News) – Penyerang Paris Saint-Germain (PSG) asal Brazil, Neymar menegaskan bahwa spekulasi transfer yang mengaitkan dirinya dengan Real Madrid dan Barcelona tidak “konkret.”

Neymar telah menjadi topik sejumlah rumor setelah bergabung dengan PSG dari Barcelona, klub Prancis tersebut membuatnya menjadi pemain termahal di dunia ketika memboyongnya ke Ligue 1 dengan nilai 222 juta euro (sekitar Rp3,57 triliun).

Madrid dikatakan sangat tertarik untuk mendatangkan Neymar tahun lalu, tetapi rumor-rumor tersebut mulai mereda sebelum Piala Dunia dan PSG berhasil mempertahankan pemain kunci mereka.

Serangkaian laporan media kemudian mengklaim pada awal musim ini bahwa Barcelona ingin memulangkannya ke Camp Nou, tetapi sejauh ini klub Katalunya tersebut secara terbuka menyangkal klaim bahwa mereka telah berkomunikasi dengan Neymar dalam upaya untuk merampungkan transfer itu pada Selasa.

Rumor transfernya ke Madrid kembali mencuat dalam beberapa hari terakhir, tetapi Neymar mulai buka suara dan membantah kabar-kabar tersebut.

“Selalu ada spekulasi tentang saya,” katanya kepada Canal Plus yang dilansir beIN Sports hari ini.

“Sejak saya menjadi pemain sepak bola profesional, selalu ada spekulasi bahwa saya akan keluar dari klub lain. Tapi tidak ada yang konkret. Begitu ada sesuatu yang pasti, tenang saja saya akan memberitahu semua orang.”

Neymar mencetak dua gol saat PSG menghancurkan Guingamp dengan skor 9-0 pada Sabtu, dan ia memuji dampak dari pelatih Thomas Tuchel.

“Kami bersahabat, tetapi pada saat yang sama, kami saling menghormati,” lanjut pemain tim nasional Brazil itu.

“Saya menghormatinya sebagai pelatih, tetapi ketika kami perlu bicara, kami berbicara.”

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Barcelona tundukkan Leganes 3 – 1

Barcelona tundukkan Leganes 3 – 1

Pemain Barcelona’s Luis Suarez (tengah) memberi aba-aba kepada rekannya setim saat berhadapan dengan kesebelasan Leganes, di stadion Camp Nou, Barcelona, Spanyol, Minggu (20/1/2019). Barcelona tundukkan Leganes 3-1 Antara Foto/REUTERS/Albert Gea/ama.

Alvaro Morata pindah ke Atletico Madrid pekan ini

Jakarta (ANTARA News) – Sejumlah laporan mengungkapkan bahwa Alvaro Morata sudah setuju untuk bergabung dengan Atletico Madrid dan mengakhiri kariernya yang tidak mulus dengan Chelsea.

Pemain Spanyol berusia 26 tahun itu memulai kariernya sebagai pemain muda di Atletico sebelum pindah ke klub rival Real Madrid.

Hengkangnya Morata terjadi saat Maurizio Sarri mencoba untuk merampungkan kesepakatan guna memboyong Gonzalo Higuain ke Stamford Bridge sebagai penggantinya.

Laporan dari Gazzetta dello Sport, yang dilansir Mirror.co.uk pada Minggu waktu setempat (20/01) telah mengungkapkan bahwa kepindahan Morata “sudah rampung” dan ia akan menandatangani kontrak pada Senin ini.

Atletico direncanakan akan mendatangkan Morata sebagai pemain pinjaman terlebih dahulu, dengan opsi pembelian sebesar 55 juta euro (sekitar Rp890,4 miliar).

Morata sebelumnya mengatakan bahwa ia rela gajinya dipangkas agar bisa berseragam Los Rojiblancos.

Penyerang jangkung tersebut saat ini mengantongi gaji 150.000 poundsterling (sekitar Rp2,74 miliar) per pekan di Chelsea sejak didatangkan dengan dana 70 juta poundsterling (sekitar Rp1,28 triliun) pada musim panas 2017.

Baca juga: Ingin gabung Atletico Madrid, Morata rela potong gaji

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019